Review

Belajar Bahasa Sunda (Online)




 Bagi Anda yang sedang belajar bahasa Sunda, sama halnya dengan bahasa lainnya. Bahasa adalah media komunikasi yang bisa dipelajari lebih cepat dengan praktek langsung. Baik hal ini dalam hal mendengarkan, membaca, menulis, dan yang terpenting berbicara. Kadang orang mengerti apa yang sedang dibicarakan, namun sulit untuk mencoba membalas percakapan tersebut. Apalagi untuk bahasa Sunda yang memiliki tingkatan bahasa atau undak usuk bahasa. Sang komunikan akan merasakan kekakuan untuk bicara dalam bahasa Sunda karena takut salah. Ya, daripada bicara kasar alias tak sesuai konteks, lebih baik memilih diam. Namun, belajar bahasa Sunda tidak sesulit itu. Minimal Anda bisa menjadi pengguna bahasa Sunda yang pasif, itu sudah lebih baik. 

Berikut ini beberapa tips yang bisa membantu Anda dalam memahami pembelajaran bahasa Sunda:

1. Bahasa Sunda itu sebenarnya unik. Ada yang menyebut bahwa bahasa Sunda adalah bahasa yang memakai hati. Dalam artian, untuk memahami bahasa Sunda, pakailah hati. Entah, mungkin karena kosakata dalam bahasa Sunda yang beragam dengan penyesuaian pada situasi dan rasa tertentu. 

Misalnya, untuk menyebut kata "makan" saja, ada ragam varian dalam penggunaannya. Untuk kata "makan" bisa disesuaikan untuk diri sendiri, orang lain, hingga untuk binatang. Misalnya ketika Anda mengucapkan: "Abdi bade neda" (Saya mau makan) kata "neda" itu diucapkan untuk diri sendiri. Beda dengan penggunaan untuk orang lain, contohnya: "Mang Dadang atos tuang?"  (Mang Dadang sudah makan?), kata tuang digunakan untuk orang lain. Adapun untuk situasi yang setata/seumuran, bisa menggunakan: "Maneh geus dahar can?" (Kamu sudah makan belum?). Untuk binatang lain lagi, misalnya: "Soang keur lolodok" (Angsa sedang makan).

2. Kemahiran pemahaman bahasa tentunya berhubungan dengan penguasaan kosakata. Anda bisa mencari kata-kata berbahasa Sunda dan dicari artiannya dalam bahasa Indonesia, atau sebaliknya. Kebetulan ini ada dalam dunia online, Anda bisa belajar referensi kosakata bahasa Sunda media-media berikut silakan klik:
- Karya sastra: Fiksimini Basa Sunda
- Humor Sunda: Banyolan Sunda
- Majalah Bahasa Sunda: Majalah Mangle
- Media audio bisa mendengarkan: Radio Baraya Sunda

3.Setelah Anda mendapatkan referensi-referensi tersebut, silakan belajar sendiri. Salah satunya dengan meningkatkan kosakata bahasa Sunda dan juga pemahaman tata kalimat dalam bahasa Sunda. Misalnya, Anda bisa belajar mengenal terlebih dahulu nama-nama anggota badan, warna, bilangan, sebutan anggota keluarga, kata kerja, kata sifat, dsb. Akan lebih baik jika Anda juga punya buku yang membahas cara belajar bahasa Sunda, misalnya buku-buku terbitan Penerbit Geger Sunten, Bandung.