Review

Tips Liburan Tahun Baru di Kota Bandung





Setiap akhir tahun baru, Kota Bandung menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi favorit pengunjung dari luar kota, khususnya dari Jakarta. Hal inilah yang menjadikan Bandung sebagai kota yang selalu padat dan juga tak luput dari kemacetan setiap akhir tahun menjelang. Liburan sejatinya adalah aktivitas bagi Anda untuk menghibur diri, bukan malah sebaliknya tersiksa selama perjalanan, misalnya kena macet di setiap titik di jalanan Kota Bandung. Kawasan wisata di Kota Bandung selalu dipenuhi wisatawan, baik itu kawasan wisata Bandung Utara (Lembang, Dago, dan sekitarnya) juga Bandung Selatan (Ciwidey dan sekitarnya). Lantas bagaimana agar liburan Anda di Kota Kembang ini lebih nyaman dan membuat Anda terpuaskan? 

Berikut ini beberapa tips yang kiranya bermanfaat bagi Anda yang ingin wisata di Kota Bandung.

1. Jika Anda blank alias belum tahu benar mengenai wisata Kota Bandung, cobala searching di internet kira-kira tempat mana saja yang ingin Anda datangi nanti. Ini nantinya berhubungan dengan lokasi penginapan, tempat makan, serta jalur lalu-lintas yang akan Anda tempuh.

2. Cek juga tempat penginapan atau hotel yang akan Anda gunakan untuk menginap nanti. Dalam hal ini berhubungan dengan akses dan fasiltas atau tempat wisata lain yang ada di sekitar penginapan. Ini juga menyiasati jika tempat penginapan yang akan Anda tuju biasanya suka penuh. Lebih baik jauh-jauh hari Anda booking. Jangan pula memaksakan Anda menginap di tempat penginapan tertentu yang sudah biasa, misalnya Anda memaksakan diri untuk memilih hotel di daerah Lembang, padahal perjalanan ke Lembang biasanya jadi "neraka" akibat kemacetan yang kadang membuat stres pengemudi. Bayangkan saja, perjalanan 1 jam bisa menjadi 4-6 jam jika sedang terjadi kemacetan. Mengapa Anda tidak memilih saja penginapan di kawasan Jalan Setiabudi (Ledeng) atau kawasan Ir. H. Juanda (Dago). Anda tidak perlu khawatir masih bisa kok tetap ke Lembang dengan mengambil jalur Hutan Raya Juanda - Punclut - Lembang. 

3. Masih tentang kemacetan. Ini kadang yang kerap memusingkan pengunjung dari Jakarta yang memaksakan keluar dari GT Pasteur. Padahal di sana macetnya minta ampun. Anda bisa memilih keluar dari GT Kopo atau Moh. Toha. Hindari keluar tol Buah Batu atau Pasirkoja. Di kedua GT ini sama juga macetnya, walau tidak separah GT Pasteur. Jika Anda bingung jalur selanjutnya dari tol Moh. Toha misalnya, sekarang zaman GPS dan peta. Gunakan saja penunjuk peta tersebut.

4. Jika Anda tetap ingin keluar dari GT Pasteur, jangan memaksakan menuju arah Jembatan Pasupati. Macetnya sama-sama parah. Keluar tol Pasteur, coba Anda ambil jalur kiri. Belok ke arah Dr. Djunjunan. Kemudian nanti ke arah Jln. Lemah Neundeut terus ke arah Geger Kalong. Anda lebih aman, nantinya bisa langsung keluar dekat ke kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Perhatikan pula jam sibuk. Biasanya sore hari merupakan arus padat di kawasan Pasteur, Ledeng, dan kawasan sekitar Cihampelas. Dari arah Pasteur dan Jln. Dr. Djunjunan, Anda juga bisa langsung ke arah utara melalui jalur Cihideung. Jalur Cihideung ini bisa juga dari arah Cimahi.

5. Untuk mengetahui update titik-titik macet, bisa Anda cek di Twitter @infobdg. Di sini update akan selalu bisa dilihat dari laporan admin atau tweet para pengguna lalu lintas Kota Bandung.  Bisa juga Anda update melalui siaran radio, misalnya Radio PR FM News dengan gelombang 107.5 FM.

6. Rencanakan liburan akhir tahun Anda dengan membuat list tempat wisata atau tempat belanja yang akan Anda kunjungi. Ini agar lebih memudahkan akses Anda nantinya mendatangi keramaian. Pusat-pusat perbelanjaan biasanya mengadakan pesta diskon setiap akhir tahun. Anda bisa mengunjungi factory outlet yang ada di kawasan Jalan Setiabudi, Dago, atau kawasan Jln. LLRE Martadinata (Jalan Riau). Untuk perayaan tahun baru di Kota Bandung biasanya terkonsentrasi di kawasan Jln. Dago, Lapangan Gasibu (Gedung Sate), dan juga Lapangan Tegallega. 

7. Jangan lupa, perhatikan pula masalah kenyamanan dan keamanan Anda selama perjalanan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa beberapa titik di kawasan Kota Bandung rawan genk motor. Atau jika Anda mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan selama berada di Bandung, misalnya masalah jalan yang kurang layak atau pedagang kaki lima dan hal lainnya, cobalah membuat laporan langsung ke Wali Kota Bandung dengan mention tweet ke Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di https://twitter.com/ridwankamil‎. Untuk bukti, silakan Anda kirim juga foto untuk mendukung laporan.