Review

Ceker Midun: Sajian Ceker Pedas Plus Aneka Tema Suasana Kafe





Olahan ceker alias kaki ayam biasanya menjadi pelengkap saat Anda makan bakso. Namun, jika Anda ingin menikmati olahan ceker dengan rasa yang pedas dalam beberapa level bisa mendatangi Ceker Midun yang Berlokasi di Jln. Singaperbangsa No. 103 C Dipatiukur, Bandung. Ceker Midun ini merupana kafe dengan konsep ruangan gurun sahara. Di kafe yang terletak di kawasan Bandung utara ini, disajikan varian olah ceker untuk memanjakan lidah para pengunjung. Apalagi jika Anda penikmat makanan pedas. Rasa pedas memang menjadi ciri khas Ceker Midun. Selain itu, tentunya juga rasanya yang ajib.

Hidang ceker di sini memang menjadi menu favorit pengunjung. Tak heran jika para pengunjung selalu membeludak, sampai-sampai pakai nomor antrian jika sedang penuh. Di sini, ditawarkan aneka tingkat kepedasan olahan ceker dengan nama-nama tempat. Salah satunya cekeran lapindo. Cekeran lapindo sendiri, menu makanan ceker yang disiram dengan kuah berwarna hitam. Sedangkan cekeran setan merapi, kudapan ceker dengan siraman kuah berwarna merah. Dari rasa kedua menu wajib kafe ini, begitu lezat di lidah. Ceker atau kaki ayamnya empuk, ditambah sentuhan kuahnya yang gurih, mampu membuat ketagihan penikmatnya.

Kafe yang mengusung tema ‘ceker maut, mengoet perut’ ini dibuka sejak Maret 2013. Cekeran Midun pun menyediakan varian ceker yang tak kalah enaknya, yaitu cekeran laut mati, ceker dengan guyuran kuah bening, cekeran kuah baso, cekeran porsi jumbo dan midun. Minuman segar pun hadir untuk menemani saat memakan ceker. Terdapat teh manis, orange jus, lemon tea, coffee, cappucino, lychee squash dan milk tea cola.

Satu lagi yang tak kalah unik adalah kekreatifan Ceker Midun dalam menyajikan suasana kafe. Misalnya, Senin konsep midun kakoet, Selasa midun bilingual, Rabu midun ngadalang, Kamis midun kliwon, Jumat midun dugem, Sabtu midun bobogohan, serta Minggu midun challenge. Setiap hari cekeran midun membuat cerita seru sesuai konsep yang diusung. Sambil melayani para tamu, seluruh pegawai kompak mengenakan properti sesuai konsep. Misalnya pada saat midun ngadalang, semua kru memakai kostum wayang. Saat midun kliwon, semua berpakaian horor sampai lampu dimatikan dan hanya diterangi lilin.  Jadi, jika Anda yang sedang asyik menyantap ceker, jangan kaget kalau tiba-tiba ada pocong atau kuntilanak jadi-jadian yang tiba-tiba membuat Anda kaget.