Review

Taman Alun-Alun Dibenahi dengan Rumput Sintetis




Taman Alun-Alun Bandung adalah landmark bagi Kota Kembang. Kini, di era pemerintahan Ridwan Kamil, Alun-Alun Bandung mengalami penataan. Revitalisasi Taman Alun-alun Bandung dilakukan pada Oktober dan selesai Desember 2014.  Taman di depan Masjid Raya Bandung ini berwajah baru dengan dipasang rumput sintetis.

Adapun alasan pemasangan rumput sintetis adalah kalau rumput biasa di ruang publik itu tidak akan tumbuh. Hal ini karena rumput akan terinjak-injak. Sementara, kelebihan lainnya rumput sintetis ini menyerap air. Rumput sintetis memang lebih mahal dibanding rumput alami. Tetapi,  rumput sintetis tidak rumit dalam perawatannya. Perawatan lebih mahal rumput asli. Bisa dua kali lipat.

Sumber: https://twitter.com/ridwankamil/

Taman  yang lokasinya di seberang Pendopo Bandung ini. Pengerjaan Taman Alun-alun Bandung berlangsung sejak Oktober 2014. Targetnya pada 20 Desember mendatang proses pengerjaan bisa tuntas. Peresmian taman yang terletak di jantung Bandung rencananya 30 Desember 2014. Fasilitas di taman ini dibuat nyaman bagi masyarakat. Di Taman Alun-Alun ini pula nantinya akan disediakan akses internet gratis (WiFi).

Adapun untuk perawatan di 2015, masih ditanggung oleh pemberi hibah. Dana dan pengelolaannya belum dilakukan sepenuhnya oleh Pemkot Bandung. Pada perayaan malam tahun baru 2015 warga Bandung sudah bisa menikmati suasana baru di alun-alun tersebut. Perubahan lainnya, akan tampak pada penggunaan nama Alun-Alun Bandung pada sisi jalan dengan tinggi empat meter.

Taman dengan luas 10.000 meter persegi itu, akan dihiasi berbagai tanaman hias dengan rumput sintesis di bagian bawah. Pada sisi Jalan Asia Afrika dan Dalem Kaum, akan dibangun gerbang sebagai pintu masuk taman.