Review

Profil Nizar Ibrahim Pemeran Baba (Penodong) di Sinetron Preman Pensiun





Pada episode 34 sinetron "Preman Pensiun", ketika copet Saep sedang berjalan di pinggir jalan sedang nyeunghil pakai tusuk gigi, ia mendadak kaget. Bagaimana tidak, di depannya tiba-tiba sudah menghadang duo pemalak, Bobi dan Baba.  "Wah, ketemu lagi..!" kata Bobi
"Langganan..." B
aba menimpali.
'Dompet, HP..!!" Bobi pun mulai memalak.
"Saya gak punya uang, dompet saya juga kosong. Hari ini saya belum dapat penghasilan. HP juga nggak ada. Baru saya gadai. Sumpah..!" kata Saep dengan wajah memelas.

Namun, hari itu kembali menjadi hari apes bagi copet Saep. Sebelumnya pada aksi pertama di dalam angkot, pemuda yang duduk di depan Saep terus mendehem. Pemuda itu tahu akan aksi Saep yang hendak mencopet. Pada aksi selanjutnya, ia ketiban sial lagi karena saat akan beraksi mencopet di dalam angkot ternyata ada polisi. Kesialan Saep lengkap sudah ketika duo pemalak Bobi dan Baba tak mau tahu Saep sedang benar-benar tak punya uang. Maka, sukseslah Saep dipurutulan dimana baju, celana, dan tasnya diambil paksa oleh kedua pemalak tersebut. Saep pun hanya bisa terdiam di bawah pohon di pinggir jalan; hanya menggunakan kaos dalam berkolor ria.   

Profil Pemeran Baba

Salah satu tokoh pemalak diperankan oleh Nizar Ibrahim. Ia berperan sebagai pemalak Baba. Pria asli Bandung ini lahir pada 11 Oktober 1989. Ia pernah sekolah di  SDN Garuda dan saat menempuh sekolah dasar tersebut ia pindah ke Pulau Lombok hingga SMP. Ia tinggal di Pulau Lombok mengikuti ayahnya yang pindah tugas kerja di sana. Nizar mengaku bisa ikut main di "Preman Pensiun" setelah ikut casting bareng temannya, Andra Manihot (pemeran Dikdik). Nizar kemudian terpilih menjadi salah satu pemeran tokoh pemalak.

Pria yang tinggal di daerah Sarijati, Margacinta ini sehari-harinya biasa bekerja di bidang seni. Ia dengan Andra Manihot biasa kerja di studio rekaman dan juga membuat videoklip lagu-lagu Sunda. Pria pengemar kuliner tahu gejrot khas Cirebon ini merasakan antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap "Preman Pensiun". Jika sedang jalan di tempat umum, kadang ia dipanggil "si tukang todong". Namun baginya, ia merasakan berkah luar biasa dari keterlibatannya di sinetron komedi ini. Selain penerimaan masyarakat yang positif, ia juga merasakan suasana duduluran yang sangat terikat di antara para pemain juga kru. *Abah

Akun Twitter Nizar Ibrahim: https://twitter.com/nizaar_ibrahim