Review

Video Mapping Karya Sembilan Matahari Meriahkan Peringatan KAA ke-60





Video mapping adalah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada obyek-obyek. Obyek-obyek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis. Perubahan visual tersebut terjadi dari sebuah proyeksi yang menampilkan grafis video digital kepada suatu obyek, benda, atau bidang.

Video Mapping sebagai metode baru yang menarik adalah bagian dari evolusi seni visual. Sebagai manifestasi pencitraan seni visual dan teknologi. Para seniman dapat mewujudkan ide yang mereka desain kedalam materi 3D apapun di dalam bentukan arsitektur.Video Mapping menggabungkan pemetaan film dan video sebagai strategi pertunjukkan. Disatukan dengan perjalanan visual-narasi kita dapat mempromosikan kepekaan lokal dan global dari identitas sebuah tempat, orang, dan sejarahnya (id.wikipedia.org.)

Video Mapping di Gedung Merdeka

"Hajat Bandung" mungkin itulah suasana untuk menggambarkan Bandung dari pra-peringatan KAA hingga selesai. Puncak peringatan tanggal 24 April 2015 memang telah selesai. Namun, event-event di Kota Bandung masih dilaksanakan dalam memperingati pertemuan para pemimpin Asia dan Afrika ini. Dari tanggal 25 April 2015 hingga awal Mei, masih banyak rundown kegiatan yang dilaksanakan. Event-event ini dirangkum dalam Asian African Carnival 2015, dari pameran batu akik, roadshow ke sekolah dan kampus, pameran kuliner, hingga video mapping show di Gedung Merdeka.

Event video mapping yang menyorot Gedung Merdeka dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2015 mulai pukul 7 malam.  Dengan mengusung tema '1955: The New Asia and Africa' karya dokumenter inovatif berbentuk video mapping  akan menampilkan sajian teknologi dan efek visual berdurasi sekitar 25 menit. Jalan Asia-Afrika menjadi area untuk lalajo (nonton) sajian video mapping ini. Dalam video mapping tersebut, para penonton akan dibawa pada kaleidoskop sejarah Konferensi Asia Afrika yang mengguncangkan dunia 60 tahun yang lalu.

Di dinding, jendela, dan pintu Gedung Merdeka menjadi media berekspresi barudak Sembilan Matahari untuk mengekspresikan karyanya. Dalam sajian video mapping kali ini, Sembilan Matahari bekerja sama dengan studio visual effect dan animasi 3D yaitu Anamorphic, Kampung Monster, S/VFX, dan Ayena Studio. Untuk urusan video mapping, Sembilan Matahari sudah berpengalaman menggelar kegiata serupa. Sembilan Matahari pernah membuat Museum Fatahillah, Gedung Sate, Museum Batik Pekalongan, dan Museum Nasional bak hidup dengan tampilan gambar dan cahaya yang memukau.

Sembilan Matahari juga pernah menyulap Gedung VDNHK yang bersejarah dan ikonik di Moskow menjadi layar besar yang menceritakan kisah batik, diiringi gamelan khas Sunda. Tiang-tiang bangunan pun berubah menjadi deretan angklung yang menyuarakan alunan musik nan memukau.

Lihat video:
Video mapping Sembilan Matahari di Moskow, Rusia
- Video mapping karya Sembilan Matahari di Universitas Pelita Harapan
- Sembilan Matahari di Kick Andy - Metro TV