Review

Taman Ujungberung: Sarana Hiburan Rakyat di Kawasan Bandung Timur





Titik pusat keramaian warga juga sarana hiburan kini mulai dipecah oleh pihak Pemkot. Jika selama ini titik keramaian atau sarana wisata kota hanya terpusat di kawasan pertengahan Bandung alias kawasan Alun-Alun Bandung, kini wilayah lain pun mulai digarap. Salah satunya area publik kini dibenahi di alun-alun Ujungberung, Bandung Timur. Pada Minggu, 14 Juni 2015, Wali Kota Bandung Ridwan Kami telah meresmikan Taman Ujungberung yang letaknya di kompleks Masjid Agung dan Pasar Ujungberung. Sebelumnya, kawasan taman di pinggir Jln. AH Nasution ini memang jadi tempat kumpulnya warga, namun belum tertata dengan baik. 

Fasilitas di Taman Alun-Alun Ujungberung
Sebagai taman di kawasan tempat keramaian kedua setelah Alun-Alun Bandung, di sekitar taman ini menyajikan banyak alternatif bagi warga untuk belanja, jalan-jalan, atau berburu kuliner.  Untuk itulah, setelah berkeliling seputaran alun-alun Ujungberung, Anda bisa melepas lelah di taman ini. Berikut ini fasilitas yang disediakan di Taman Alun-alun Ujungberung:

1. Luas Taman
Taman Alun-alun Ujungberung ini memiliki luas sekitar 4.200 meter.
2. Konsep Panggung/Ampitheater
Di sebelah timur lokasi ini terdapat panggung yang memanjang dari ujung ke ujung. Konsep panggung memang disediakan untuk sarana pergelaran yang identik dengan warga Ujungberung sebagai barometer seni dan budaya di Kota Bandung. Ujungberung memang dikenal sebagai pusatnya musik cadas sekaligus kesenian dan budaya tradisional. Di wilayah ini dikenal dengan adanya Ujungberung Rebels yang lahir pada era 1990-an. Di sini band sekaliber Burgerkill, Nicfit, The Clows, Karinding Attack, dan Paperback lahir.
3. Kolam Ikan
Ada dua kolam ikan yang ditata cantik dengan tanaman-tanaman hias dimana di depannya disiapkan bangku-bangku untuk duduk. Letaknya dekat dengan Masjid Besar Ujung Berung. Tempat itu dibuat untuk membuat warga rileks. Atau juga bisa dimanfaatkan mereka yang akan membaca atau mengaji.
4. Taman Bermain Anak
Dekat dengan amphiteater disiapkan arena bermain anak-anak. Di empat penjuru taman juga terdapat bale-bale atau gazebo yang dibuat dalam posisi yang cukup tinggi sejajar amphiteater sehingga warga bisa melihat pemandangan dari atas saat duduk di gazebo.
5. Jogging Track
Fasilitas lainnya yaitu jogging track dan batu refleksi. Area taman juga dihiasi bola batu sama seperti yang berada di kawasan Asia Afrika Bandung.
6. Area PKL
Area PKL juga akan disiapkan dengan rapi supaya menambah kenyamanan.

Media Ekspresi Seni dan Budaya
Konsep panggung di Taman Ujungberung memang pas untuk memfasilitasi jiwa bermusik warga Ujungberung. Belum lagi di daerah ini berkembang pula kesenian dan budaya tradisional seperti olahraga kesenian gulat Benjang. Nantinya taman ini diharapkan dapat menampilkan khazanah lokal khas Ujungberung. Begitu pula lokasi taman yang persis ada di tempat keramaian Ujungberung bisa menjadikan kawasan ini sebagai Alun-Alun kedua di Kota Bandung. Taman Ujungberung diapit oleh pasar di sebelah timur dan selatan/jalan raya, Masjid Agung di sebelah barat, serta perumahan penduduk di sebelah utara.

Pada peresmian pertengahan Juni kemarin, alun-alun ini sebetulnya belum selesai dibangun. Taman ini baru 95% masih dalam masa pembenahan. Nantinya di belakang panggung akan dipasang tulisan 'Alun-alun Ujungberung' berukuran raksasa. Selain itu, di sekitar alun-alun ini juga belum dipasangi lampu. Taman ini bisa menjadi wahana wisata bagi masyarakat sekitar Ujungberung (Cijambe, Cilengkrang, Cipadung, Cibiru, Cinunuk, Cileunyi, dsk.)

Selain Taman Ujungberung, di kawasan Bandung Timur ini nantinya akan dibangun dua taman lagi. Taman yang akan dibangun yakni Taman Militer di komplek perumahan Zipur dan Taman Dinosaurus di Kompleks Perkantoran Pekerjaan Umum.

Peta lokasi Taman Alun-alun Ujungberung: lihat di sini