Review

Sinopsis Sinetron Preman Pensiun Season 2





Tayangan Preman Pensiun season 2 ini mulai tayang kembali pada 25  Mei 2015. Sebanyak 46 episode hadir di season 2 ini yang akhir penayangannya pada 18 Juli 2015. Adapun kisah yang dihadirkan selama season 2 ini adalah sebagai berikut.

Melanjutkan tayangan terakhir di season 1, Kang Bahar benar-benar pensiun dan menyerahkan estafet kekuasaan pada Kang Muslihat. Begitu pula Bos Jamal yang keluar dari penjara kembali melakukan starteginya untuk merongrong kekuasaan Kang Mus. Sementara Kang Mus mulai fokus menjadi pemimpin para preman jalanan, preman terminal, dan preman pasar.

Pada season 2 ini, Kang Mus diceritakan telah pindah rumah. Penampilannya pun berubah, dari cara berpakaian yang lebih dandy, motor Vespa yang diganti motor matic, hingga gayanya yang selalu membawa sisir rambut. Perubahan penampilan ini tak lain katanya karena permintaan sang istri, Ceu Esih. Sementara, Ceu Edoh di season 2 ini menjadi asisten rumah tangga keluarga Kang Mus.

Wafatnya Kang Bahar
Salah satu alur cerita yang berubah adalah di keluarga Kang Bahar. Kang Bahar diceritakan meninggal dunia dan dimakamkan di Garut. Anak-anak Kinanti merasa kehilangan sosok ayahnya. Apalagi Kinanti yang sedang mendalami sejarah kehidupan ayahnya tersebut. Kinantu pun banyak diskusi dengan sahabat ayahnya yaitu Kang Bagja. Kinanti pun diceritakan lebih dekat dengan Uyan.

Kedekatan Uyan dengan Kinanti ini sempat dicurigai oleh Kang Mus. Dimana Kang Mus curiga bahwa Uyan sebenarnya "mata-mata" yang sedang mengorek siapa dan apa Kang Bahar serta bisnis yang dijalaninya. Uyan disangka sebagai wartawan yang sengaja mendekati Kinanti karena punya misi tertentu. Namun, kecurigaan ini akhirnya tak terbukti.

Para Preman Bersiap Pensiun
Sementara di hadapan para preman, Kang Mus mengajak para preman untuk keluar dari bisnis yang selama ini dijalani, alis mengikuti jejak Kang Bahar untuk pensiun. Kang Mus sendiri ingin berjualan kicimpring, bohim kursus menyablon, Iwan fokus latihan tinju untuk ikut Porda, Gobang latihan beternak lele, Cecep ingin membuka usaha sentra oleh-oleh makanan khas Sunda, Jony menjadi security, dan Jupri mencoba berjualan sepatu. Sementara Dikdik, Murad, dan Pipit belum tahu ke depannya akan melakoni usaha apa.

Pada season 2 ini pun diceritakan pada masa bulan Ramadhan. Kang Komar diceritakan berjualan kolak bersama istrinya, Bebeb. Kisah para preman pasar pun banyak konflik. Salah satunya dengan seringnya ketidakhadiran Komar yang kerap pulang ke Depok menjenguk ibunya yang sakit. Selain itu, karena lalai dalam menjaga pasar, para preman pun diskors oleh Kang Mus. Imbasnya, konflik kian meruncing di dalam tubuh preman sendiri. Salah satunya, Kang Komar mencurigai Dikdik dalang dibalik mereka diskors. Atas hasutan Ujang pada Jupri bahwa Dikdik ingin merebut kekuasaan Kang Mus, Komar berniat mengadakan perhitungan dengan Dikdik. Konflik Komar ini pun membuat ia dipensiunkan oleh Kang Mus.

Cerita di preman pasar inilah yang kiranya menjadi titik pertikaian di Preman Pensiun 2. Belum lagi dengan kehadiran orang lain yang ikut di pasar, yakni Taslim sang juru parkir dan pengamen pasar.  Dikdik yang dianggap pangkal masalah pun merembet saat ia diceritakan dihabisi oleh Odang. Dikdik pun akhirnya "diamankan" dengan dirawat di Cimahi karena tangannya patah. Namun hilangnya Dikdik dengan tanpa kabar mengganggu hubungannya dengan Imas. Hal inilah yang kemudian membuat Kinanti turun tangan, ada apa sebenarnya dengan Dikdik. Watak Kang Bahar yang keras, bisa terlihat di sosok Kinanti kali ini. Kinanti tak menemukan jawaban dari Kang Mus sendiri akan apa yang menimpa Dikdik. Hingga akhirnya Kinanti sendiri mendatangi preman Odang yang telah menghabisi Dikdik.

Hadirnya Sosok Kang Idrus
Kedatangan Kang Idrus ke Terminal Cicaheum, menguak kisah masa lalu Kang Bahar. Kang Idrus adalah preman yang ngamuk di kampung dan mencederai penduduk hingga menimbulkan korban jiwa. Dari pembicaraan Kang Idrus dengan Kang Mus diketahui bahwa bisnis yang dijalani Kang Bahar memang rumit, dimana banyak orang yang mengincar posisi Kang Mus jika bisnis ini ditinggalkan begitu saja. Kisah masa lalu Kang Bahar dari Kang Idrus, dilengkapi pula dengan cerita Kang Bagja pada Kinanti.

Bos Jamal yang Masih Diliputi Dendam
Pergerakan strategi Bos Jamal untuk menghancurkan jaringan Kang Mus masih terus berlanjut. Dengan hanya tersisa Ujang sebagai anak buah, usaha Bos Jamal seringkali mengalami kegagalan. Misalnya, saat Ujang disuruh untuk merekrut orang sebagai debt collector, namun dua penagih utang tersebut ternyata harus berhadapan dengan Murad dan Pipit yang lebih senior dibanding keduanya.

Begitu pula saat Bos Jamal mencoba menggunakan Resti, si gadis penipu, untuk dijadikan umpan mengacak-acak keluarga Kang Bahar dan hubungan preman anak buah Kang Mus. Upaya Resti menghasut Amin pun gagal. Resti ketahuan telah memfitnah Dikdik melalui Amin. Dan Dikdik terbukti tidak punya niatan untuk merebut kekuasaan dari Kang Mus. Malah Dikdik sendiri rencana ingin pensiun, bekerja layaknya orang biasa, dan berniat menikahi Imas.

Kisah Saep dan Para Mantan Copet
Pada Preman Pensiun 2, Saep diceritakan telah keluar dari penjara. Ajakannya pada Ubed dan Junaedi untuk meramaikan khasanah percopetan ternyata tidak mempan. Ubed memilih untuk dagang cilok bersama Dewi. Begitu pula Junaedi yang awalnya gamang, kemudian lebih memilih gabung dengan Dewi dan Ubed untuk usaha jualan baju muslim menjelang Lebaran.

Saep akhirnya merekrut anak buah yakni Arman, Enang, dan Putri. Ketiganya dilatih mencopet oleh Saep. Bahkan pergerakan percopetan pun merambah hingga ke pasar yang keamanannya berada di bawah Kang Komar. Kesialan demi kesialan terus membuntuti Saep. Termasuk ungkapan cintanya dengan Putri yang kandas total. Malah, Putri akhirnya berkhianat dengan berhasil mengajak Arman dan Enang untuk alih profesi menjadi penjambret. Namun, akhirnya Arman dan Enang kembali ke Saep. Di season 2 ini pula, Saep mengalami gangguan jiwa karena otaknya terlalu banyak berteori akan idealisme meramaikan khasanah percopetan. Namun, kegagalan demi kegagalanlah yang membuat otak Saep akhirnya terganggu.

Selain konflik antartokoh, di season 2 ini pun para tokoh saling terkoneksi. Misalnya Ubed yang dekat dengan Diza hingga membuat Dewi cemburu. Begitu pula Amin yang saingan dengan Ubed dalam urusan mengambil simpati Diza. Amin pun bahkan harus rela bersaing dengan Uyan dalam meraih perhatian Siska. Asmara Amin kembali harus gigit jari. Koneksi lainnya yakni penodong Boby dan Baba yang terus sial karena ternyata yang ditodong masih terkait dengan jaringan Kang Mus. Bahkan kedua copet binaan Saep pun diceritakan dapat ditangkap di pasar oleh Murad dan suami Kirani. Di Preman Pensiun 2 hadir pula cameo, antara lain Pangdam III Siliwangi dan Dubes Amerika Serikat.