Review

Bandung Bakal Punya Kereta Gantung




Kereta Gantung Bandung

Pada bulan November tahun ini, pengerjaan prototipe kereta gantung Bandung akan mulai dikerjakan. Ke depannya, rute kereta gantung Bandung ini direncanakan memiliki rute sepanjang 42 km. Adapun prototipe yang ada sekarang digunakan untuk rute dari Gelap Nyawang (Dago) ke Cihampelas, yakni sekitar 850 meter. Prototipe kabin kereta gantung sendiri sudah nongkrong di kantor Balai Kota Bandung pada akhir Oktober 2015.

Prototipe berupa kabin kereta gantung warna putih tersebut dipajang di dekat halaman parkir Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandung. rototype ini sengaja dipajang untuk memberitahukan masyarakat mengenai moda transportasi masa depan di Kota Bandung ini. Ke depannya, kereta gantung ini akan menjadi angkutan umum.

Bagi Anda yang penasaran, bisa datang ke Balai Kota Bandung dan mencoba suasana di dalam kabin. Purwarupa Bandung Skybridge ini hanya dipajang sampai akhir tahun 2015. Ke depannya, jika benar-benar sudah jadi, perjalanan menggunakan kerta gantung ini yakni dari Stasiun Dago - Stasiun Cihampelas dengan melintasi lembah Siliwangi. Dalam proyek purwarupa ini akan menggantung sekitar 60 kabin yang mampu mengangkut 2.400 orang per jam. Prototipe yang ada sekarang akan jadi contoh untuk proyek kereta gantung tahap I dari Stasiun Bandung hingga ke Ledeng.

Adapun pengerjaan kereta gantung ini akan dilaksanakan oleh PT Aditya Dharmaputra Persada. Untuk tahap awal pengerjaan proyek prototipe kereta gantung akan dimulai untuk rute 850 meter dengan nilai 8 juta euro (sekitar Rp 123 miliar/kurs Rp 15 ribu per euro). Proyek ini awalnya masih untuk tujuan wisata. Nantinya jika benar-benar sudah rampung semua, akan disambung dari backbone dari Stasiun kereta api terus ke atas lewat Cicendo, Cihampelas, Sukajadi, PVJ, hingga Ledeng.

Diperkirakan akan ada 50 - 60 unit kabin kereta gantung yang akan beroperasi untuk rute 850 meter tersebut. Setiap kabin dapat mengangkut sebanyak 8 - 10 orang. Antarstasiun, kereta gantung ini hanya membutuhkan waktu selama 2,5-3 menit dalam sekali perjalanan. Selain alat transportasi yang anyar, kereta gantung ini bisa menjadi wahana baru bagi wisata di Kota Bandung. Untuk prototipe tahap awal ini pihak Pemkot akan menerapkan tarif murah. Jika sukses, rute akan dilanjutkan dari Stasiun Bandung hingga Jln. Dr Setiabudhi (Ledeng).