Review

Bandung Lautan Silat Hadirkan Atraksi Para Pendekar




Bandung Lautan Silat 12 - 13 Desember 2015 di Balai Kota Bandung

Halaman Balai Kota Bandung, Jl. Wastukancana, Sabtu (12/12/2015), ramai oleh kehadiran ratusan pendekar silat dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Mereka datang bukan untuk menyerbu Kota Bandung, melainkan untuk turut serta dalam acara Temu Pendekar Internasional bertema "Bandung Lautan Silat" yang digelar oleh Masyarakat Pencak Silat Indonesia (Maspi).

Atraksi Manusia Petasan
Dalam acara yang diresmikan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Sanjaya, sekitar pukul 10.30 WIB
ini digelar atraksi dari para pendekar yang hadir. Salah satu yang menarik perhatian adalah atraksi manusia petasan, Debby Batik. Warga Kampung Jawara, Desa Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ini tampil berkalungkan 500 petasan sepanjang 3,5 meter.

Bukan hanya dikalungkan, Debby pun menyulut petasan-petasan yang itu hingga satu per satu meledak. Walaupun mengejutkan hadirin, namun Debby tampak tenang-tenang saja melakukan aksi berbahayanya itu. Kulitnya seolah-olah kebal dan tidak terpengaruh oleh letusan-letusan petasan yang terkalung di lehernya.

Debby menyatakan sudah berpengalaman melakukan atraksi yang merupakan adat dari daerah Betawi ini. Menurutnya, tidak ada ritual khusus sebelum melakukan atraksi ini. Meski demikian, awalnya ia mengaku merasakan sengatan-sengatan dari ledakan petasan pada kulitnya, namun lama-lama ia jadi terbiasa dan bahkan tidak merasakan sakit lagi. Meski ia berharap atraksi seperti yang dilakukannya ada generasi penerusnya, namun ia melarang keras masyarakat mencobanya sendiri tanpa dibimbing orang yang sudah ahli.

Diikuti Paguron Silat dari Berbagai Daerah
Atraksi lainnya dilakukan para pendekar dari berbagai perguruan silat dan aliran di Tanah Air, seperti  Cimande, Cikalong, Gajah Putih, Beksi, Ulin Makau, Si Jampang, dan Maenpo Peupeuhan. Acara yang akan berlangsung hingga Minggu (13/12/2015) ini dihadiri pendekar dari 25 perguruan silat dalam dan luar negeri. Mereka berasal dari perguruan silat di Jawa Barat dan sekitarnya, daerah-daerah lain di Indonesia, Amerika Serikat, beberapa negara Eropa, Malaysia, dan Timor Leste.

Sebelum melakukan atraksi di Balai Kota Bandung, ratusan pendekar ini melakukan long march menyusuri jalanan di Kota Bandung dari Gedung Merdeka. Iring-iringan para pendekar ini tentu saja menarik perhatian warga Bandung dan para wisatawan sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas. Para pengendara dan orang-orang yang sedang berada di dalam gedung memilih menghentikan aktivitasnya sebentar dan mengabadikan pemandangan langka ini dengan antusias.