Review

Ridwan Kamil Panen Jutaan Followers




Humor Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di akun media sosial

Wali Kota Bandung saat ini, Ridwan Kamil memang fenomenal. Selain dikenal sebagai orang yang inovatif dengan  gebrakan-gebrakannya, ia  pun ternyata sangat populer di media sosial. Bayangkan  saja,  jumlah followers-nya di akun Instagram, @ridwankamil sudah mencapai 2 juta orang, dan terus bertambah. Hal  serupa juga terjadi di akun Twitternya. Orang nomor satu  di Kota  Bandung yang akrab disapa Kang Emil ini  memiliki  pengikut  di Twitter hingga 1,12 juta orang. Yang istimewa, pengikutnya tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga hingga mancanegara.

Baca juga: Akun Media Sosial dan Gaya Banyolan Ala Ridwan Kamil

Menanggapi begitu banyak pengikutnya, Kamis (24/12) Emil  sendiri mengaku terkejut. Mengenai jumlah pengikutnya di Instagram  yang lebih banyak bila dibandingkan followers di media sosial lainnya,  Emil menyatakan kemungkinan karena  Instagram  memiliki basis visual berupa foto.

Salah  satu tips Emil agar akunnya tidak sepi dan selalu  mengundang  banyak  komentar adalah tidak kaku dan  selalu  menyelipkan banyolan.  Ia bahkan tidak segan-segan menyentil kaum  pria  yang masih jomblo dengan memberikan saran-saran yang unik dan aneh.

Menurut Emil, ngabanyol memang perlu agar mendapat  tanggapan  hangat dari followers. Meski demikian,  bukan berarti ia tak pernah serius. Ia pun sering mengabarkan mengenai berbagai kegiatannya dan menyosialisasikan program yang  digulirkan. Agar porsinya seimbang, komentar serius  di  media sosial sekitar  60  persen, sedangkan yang berupa  candaan  sekitar  40 persen.

Rahasia  lain  Emil menjaring begitu banyak  pengikut  barangkali adalah keluwesannya dalam berkomunikasi dalam bahasa anak  muda. Ia tidak canggung untuk berinteraksi lintas generasi dan memiliki akun  di  media sosial yang beragam, seperti  Facebook,  Twitter, Instagram,  dan  Path.  Semoga dengan begitu,  makin  mudah  Emil sebagai Wali Kota Bandung mengajak generasi muda untuk menyukseskan program-program di Kota Kembang.