Review

Teras Cikapundung Diresmikan dan Kembali Dibuka untuk Umum




Peresmian Teras Cikapundung 30 Januari 2016

Animo masyarakat terhadap ruang publik di kawasan Babakan Siliwangi ini memang luar biasa. Sejak dibuka dalam rangka uji coba, Teras Cikapundung menyedot perhatian masyarakat. Berdasarkan hasil uji coba selama tiga hari (31 Desember 2015 hingga 3 Januari 2016) banyak masyarakat yang berkunjung ke sana untuk merasakan sensasi taman kota di kawasan dekat Cihampelas ini. Tak mengherankan jika tempat ini kemudian jadi salah satu titik kemacetan di Bandung. Hal ini karena tempat parkir bagi pengunjung yang kurang representatif.

Teras Cikapundung kemudian ditutup sementara untuk dilakukan berbagai pembenahan sekaligus evaluasi. Wisata di aliran Sungai Cikapundung ini rencana akan diresmikan pada 27 Januari 2016. Dan akhirnya, jadwal tersebut mundur dan diresmikan pada Sabtu, 30 Januari 2016. Masyarakat bisa kembali menikmati wisata di Teras Cikapundung.

Sarana Rekreasi dan Edukasi
Acara peresmian dihadiri Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mudjiadi, serta Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Setelah peresmian, acara dilanjutkan dengan melepaskan balon dan gunting pita. Mudjiadi dan Kang Emil juga melakukan kegiatan tanam pohon di sekitar Teras Cikapundung, serta melepaskan sejumlah bibit ikan ke Sungai Cikapundung. Sebelumnya, selama dua tahun restorasi ini sempat mangkrak hingga akhirnya proyek garapan BBWS ini rampung di penghujung 2015 lalu. Nilai proyek tersebut yakni sebesar Rp 3,2 miliar.

Restorasi Sungai Cikapundung diharapkan mampu menjadi sarana dan prasarana akomodatif serta representatif baik dari segi fungsi maupun estetika, guna mendukung program Cikapundung Bersih.  Usai melakukan prosesi peresmian, Ridwan Kamil yang hadir bersama sang Ibunda, turun ke bibir sungai dan menaiki perahu. Sang ibu ikut naik. Menyusul Mudjiadi juga turun dan ikut menaiki perahu karet berwarna biru tersebut. Mereka menyapa warga yang berbondong-bondong mengikuti prosesi peresmian.

Sang Wali Kota sendiri bermimpi dan berharap suatu saat nanti tempat tersebut bisa menjadi wisata perahu seperti di Venesia. Ia berharap Teras Cikapundung menjadi destinasi wisata baru layaknya di Venesia. Sementara, Mudjiadi mengungkapkan, dirinya cukup puas dengan hasil kerja tim BBWS yang bekerjasama dengan Pemkot Bandung. Ia pun mengungkapkan akan menambah kawasan edukasi dan rekreasi seperti ini di Bandung. Mudjiadi mengingatkan agar masyarakat bisa menjaga kebersihan di sekitar Teras Cikapundung.

Areal Sawah dan Amphitheater
Teras Cikapundung merupakan bagian dari restorasi Sungai Cikapundung yang diharapkan mampu menyediakan sarana dan prasarana yang akomodatif serta representatif, baik dari segi fungsi maupun estetika yang mendukung program Cikapundung Bersih. Selain itu, penataan di sepanjang kawasan sempadan Sungai Cikapundung pun dilakukan untuk menampung aktivitas sosial masyarakat serta menggali potensi di sekitarnya.

Sebelum direstorasi, Sungai Cikapundung yang melintas di Jalan Siliwangi ini layaknya sungai biasa. Banyak sampah dan kumuh. Di bantaran, ada sekitar 108 jiwa yang menghuni bangunan permanen. Rata-rata mereka sudah menempati rumah di tanah milik negara itu selama puluhan tahun. Kini, sungai tersebut berubah menjadi lebih menarik. Masyarakat bisa menikmati fasilitas publik tersebut.

Kawasan ini dulu merupakan areal persawahan namun akhirnya terdesak oleh bangunan. Selanjutnya, kawasan Babakan Siliwangi pun menjadi area hutan kota. Namun karena pengelolaan yang kurang maksimal, kawasan ini sempat dicap "tempat jin buang anak" saking tak terurusnya. Kini, luas lahan yang kini tengah digarap di area Teras Cikapundung sekitar 1.800 meter persegi. Dengan pembagian, sekitar setengah lahan digunakan untuk sawah, sisanya untuk amphitheater. Untuk pengadaan bibit padi, bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Rute Menuju Teras Cikapundung
1. Dari Jalan Ir. H. Juanda (Dago) di simpang lima belok kiri ke Jln. Sumur Bandung, pas pertigaan ambil arah kanan ke Jln. Tamansari kemudian belok kiri ke arah Jalan Siliwangi/kawasan Babakan Siliwangi.
2. Dari Jln. Cihampelas, ambil ke arah Jln. Ciumbuleuit, di pertigaan belok kanan ke Jln. Siliwangi (jalan ke arah stopan simpang Dago)

Teras Cikapundung
Kawasan Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil)
Jalan Siliwangi, Bandung
[Lihat peta lokasi di sini]

Info lainnya:
- Foto-foto pengunjung di Teras Cikapundung lihat di sini. Ingin foto Anda tampil? Upload foto di akun Instagram yang berlatar Teras Cikapundung dan di caption pakai hashtag #terascikapundung.
- Akun Twitter Teras Cikapundung: @tecibdg
- Akun Instagram Teras Cikapundung: @tecibdg
- Video keindahan Teras Cikapundung dari udara tonton di sini
- Video Teras Cikapundung malam hari tonton di sini