Review

Festival Tangkuban Parahu 2016, Event Promosi Wisata Kabupaten Bandung Barat




Festival Tangkuban Parahu 2016 di Lembang

Tak seperti biasanya, pada Selasa (24/05/2016), kawasan Alun-alun Lembang, Kabupaten Bandung Barat tampak meriah. Pada 24-25 Mei 2016 digelar Festival Tangkuban Parahu. Kegiatan rutin tahunan di Kabupaten Bandung Barat ini melibatkan para seniman, budayawan, pegiat seni tradisional, instansi pemerintah, Polri, TNI, Satpol PP, pelajar, komunitas masyarakat, dan sejumlah stake holder pariwisata. Karnaval para peserta digelar di Jalan Raya Lembang (dari depan Polsek Lembang hingga Alun-alun Lembang). Karnaval ini digelar selama hampir tiga jam.

Ajang Promosi Wisata Kabupaten Bandung Barat
Tampak Bupati Bandung Barat Abubakar Nataprawira, Dansesko TNI Angkatan Udara Marsda Dwi Putranto,  Ketua DPR RI Ade Komarudin, serta dari perwakilan Kementerian Pariwisata RI Florida Pardosi ikut menghadiri festival ini. Kegiatan Festival Tangkuban Parahu mempunyai misi untuk mempromosikan wisata, seni dan budaya yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Dan objek wisata Gunung Tangkuban Parahu merupakan tempat wisata yang sudah dikenal oleh wisatawan domestik maupun turis mancanegara.

"Dengan digelarnya Festival Tangkuban Parahu secara rutin, bisa menjadi sarana promosi yang  efektif untuk mengangkat daya  tarik wisata, seni dan budaya yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Sehingga wisatawan tertarik untuk datang ke Kabupaten Bandung Barat. Festival Tangkuban Parahu ini pun besar manfaatnya bagi pelaku wisata, seni, dan budaya,” tutur  Bupati Kab. Bandung Barat dalam sambutannya.

Karnaval Budaya
Festival Tangkuban Parahu 2016 dibuka secara resmi oleh Ketua DPR RI Ade Komarudin. Pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera start secara simbolis di atas panggung yang berada tidak jauh dari Jln. Raya Lembang. Setelah itu, seluruh peserta yang hadir  memulai karnaval dengan menampilkan seniman lokal seperti sisingaan, jujungkungan, rampak kendang, dan yang lainnya.

Sementara pada Rabu, 25 Mei 2016, Festival Tangkuban Parahu direncanakan bakal menghadirkan penampilan senam, pergelaran pencak silat, calung, tari-tarian, maupun pertunjukan band. Festival ditutup pada malam harinya setelah pertunjukan wayang golek. Dalam event kali ini, tidak hanya seniman lokal yang terlibat, namun  turut dimeriahkan pula oleh keluarga besar artis dan musisi Jawa Barat.

Agenda Tahunan Festival Gunung Tangkuban Parahu
Event yang merupakan sinergi pariwisata dengan kearifan budaya lokal ini, pernah pula digelar pada tahun-tahun sebelumnya, yakni:

1.  Festival Budaya dan Pariwisata Tangkuban Parahu munggaran digelar pada 2011, di Curug Ninih, Cikole, Kabupaten Bandung Barat. Festival ini dibuka pada hari Sabtu, 14 Mei 2011 dan berlangsung hingga Sabtu 21 Mei 2011. Dalam event waktu itu digelar kesenian reog, kaulinan kendang, tari tradisional Sunda, rampak kacapi, sampai penanaman pohon, dan sosialisasi antibencana. Adapun tema yang diangkat yakni "Merekatkan dan Melestarikan Budaya Sunda dan Nusantara Sebagai Aset Budaya Bangsa untuk Memajukan Pariwisata Indonesia".

2. Festival Budaya dan Pariwisata Gunung Tangkuban Parahu 2012 berlangsung pada 16-19 Mei 2012 di kawasan Gunung Tangkuban Parahu. Waktu itu dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, Ketua DPR RI Marzuki Alie, dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Fathul Bahri.

3. Festival Budaya dan Pariwisata Tangkuban Parahu 2013 digelar dari 5 Mei hingga 16 Mei 2013. Kali ini mengusung tema 'Bhineka Tunggal Ika Menghasilkan Spirit Pluralisme dan Optimisme untuk Membangkitkan Kearifan Budaya Lokal juga Kemajuan Pariwisata Indonesia'. Festival dibuka dengan rangkaian parade Seni Budaya Jawa Barat seperti Sisingaan, Pencak Silat, Reog, Calung, Karinding, Rajah, dan tari-tarian tradisional. Selain parade Seni Budaya parade ini juga diikuti oleh pelajar sekolah pada tingkat SD, SMP, dan SMA di sekitar Lembang dan juga diikuti oleh parade Kavaleri SECAPA AD dan Marching Band Kodam III Siliwangi.

4.  Festival Budaya da Pariwisata Gunung Tangkuban Parahu 2014 digelar Lapangan Alun-Alun Lembang Kabupaten Bandung Barat, pada 15-16 Mei 2014. Festival Budaya dan Pariwisata Gunung Tangkuban Parahu Ke IV - 2014 mengusung tema  "Dengan Semangat Bhinneka Tunggal Ika Mari Kita Cintai Seni Budaya dan Pariwisata Indonesia".

5. Festival Budaya da Pariwisata Gunung Tangkuban Parahu 2015 digelar di Alun-alun Lembang dan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu pada tanggal 10 - 11 Oktober 2015. Event kali ini mengambil tema “Sesuai dengan konsep Nawa Cita dan Semangat Bhineka Tunggal Ika, Mari Kita majukan Wisata Alam Indonesia.”

Festival tahun pada tahun 2015 tersebut dibuka oleh Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Putu Ngurah. Acara dimeriahkan dengan sajian Sisingaan Subang, Tarian Rampak Kendang Putri, Seni Tradisi Kaulinan Barudak, Tarawangsa, Karinding, dan Celempung. Pawai PAUD, Komunitas Motor Gede, Marching Band, Pramuka, Komunitas bengkel teater lembang dengan Zombienya, Pencak Silat, Pelajar SMP, Cheerleader cilik SMP PGRI, Marching Band SMP PGRI, Pencak Silat, Paskibra, SMK 45 Lembang, Pasjarpara SMAN 1 Lembang, Komunitas Bebegig, dan Kuda Kavaleri.

Video Festival Tangkuban Parahu 2016 tonton di sini