Review

Disbudpar Kota Bandung Adakan Seminar dan Workshop Pengembangan Wisata




Seminar dan Workshop Disbudpar Bandung di Hotel Mitra 29-30 Agustus 2016

Kota Bandung memiliki potensi wisata yang terbilang lengkap, dari wisata alam, wisata kuliner, wisata sejarah, wisata belanja, hingga wisata seni budaya. Khusus untuk wisata seni budaya, kehadiran jenis wisata tersebut tak lepas dari keaktifan masyarakat, komunitas, dan sanggar-sanggar seni untuk melestarikan budaya dan seni asli Sunda.

Potensi seni budaya tersebut bahkan tersebar hampir di setiap kecamatan yang ada di Kota Bandung. Namun selama ini, tak sedikit sanggar atau pegiat seni budaya yang berjalan dengan pengelolaan dan menggelar aneka kegiatan secara mandiri karena belum maksimalnya perhatian dari pihak pemerintah atau sokongan dari pihak-pihak terkait lainnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung bersama masyarakat pun berupaya untuk bersinergi dalam upaya menjaga kelestarian seni budaya Sunda di wilayah kota yang sekarang dipimpun Wali Kota Ridwan Kamil tersebut. Salah satu upaya pelestarian seni dan budaya Jawa Barat adalah dengan membangun dan mengembangkan objek-objek wisata seni dan budaya di Kota Bandung.

Seperti terlihat di lapangan, objek-objek wisata yang menjadi pusat pelestarian budaya ini kini berkembang menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan. Sebut saja wisata seni budaya di Saung Angklung Udjo di Padasuka atau Kampung Seni Budaya di ECO Bambu Cipaku di daerah Ledeng, Bandung. Tak sedikit wisatawan yang berkunjung ke tempat-tempat wisata budaya tersebut sebagian besar berasal dari luar kota Bandung bahkan para turis asing.

Untuk menjembatani hal tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mengadakan seminar dan workshop pengembangan wisata di Kota Bandung, Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin dan Selasa (29 dan 30/8/2016) yang berlangsung di Hotel Mitra, Jln. WR. Supratman No. 98, Bandung.

Memaksimalkan Pendataan dan Pemetaan Wisata Seni Budaya
Kegiatan ini diikuti  berbagai kalangan, antara lain Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari tiap kecamatan, perwakilan Komunitas Penggerak Pariwisata (Kompepar) tiap kecamatan, dan sanggar-sanggar seni yang berada di Kota Bandung.

Dalam kegiatan ini, Disbudpar Kota Bandung akan memaksimalkan pendataan dan pemetaan potensi-potensi wisata yang berada di tiap kecamatan di Kota Bandung. Dalam sambutannya, Kabid Pariwisata Kota Bandung Nanang Sodikin menyatakan bahwa Disbudpar akan menggali potenasi wisata di seputaran Kota Bandung.

"Ke depannya, wisata-wisata yang ada di Kota Bandung diharapkan bisa lebih berkembang dan Kota Bandung jadi kota tujuan wisata," tutur Nanang.

Adapun dari hasil seminar dan workshop tersebut, Disbudpar Kota Bandung akan mengembangkan potensi yang ada di tiap kecamatan yang selama ini belum tersentuh oleh dinas tersebut. (Bagja Ikhsan)