Review

Kemenpar Gelar Kegiatan Optimalisasi Wisata Halal Melalui Media Sosial




Kegiatan Optimalisasi Wisata Halal Melalui Medsos di Bandung

Dalam rangka penyusunan target pasar wisata religi dan keagamaan, Asisten Deputi Strategi Pemasaran Dariwisata, Kementerian  Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menggelar kegiatan optimalisasi peningkatan wisata halal melalui media sosial. Kegiatan ini bertempat Hotel The  Forest Resort, Jln.Sersan Bajuri No. 102, Cihideung, Parongpong, Kab. Bandung Barat, pada Sabtu (6/8/2016).

Beberapa pihak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Target Pasar, Katijah, Asdep Strategi  Pemasaran Pariwisata Nusantara Watie Moerany S, M.Hum,  Creative Strategic  Expert GEN PI  Taufan Rahmadi, Team leader /Communication Strategy/Public and Media Relation Volunteer Wonderful Lombok Sumbawa Siti Chotijah, MA, Staf khusus Bidang Publikasi Optimalisasi Peningkatan Wisata Halal Melalui Media Sosial  Don Kardono, Ketua Blogger Bandung Agus Wibowo, Komunitas Blogger Bandung, Komunitas Kaskuser, dan Komunitas Media Kampus.

Potensi Wisata Jabar untuk Dipromosikan ke Dunia
Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Katijah, mewakili Deputi yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Katijah memaparkan bahwa Jawa Barat terpilih untuk dijadikan objek wisata halal karena memiliki banyak potensi destinasi wisata yang belum diperkenalkan kepada dunia. Dalam sambutannya Kabid target pasar ini pun berharap kepada para komunitas yang hadir untuk membantu melakukan promosi wisata halal melalui media sosialnya masing-masing.

“Saya berharap kerja sama dengan komunitas-komunitas untuk mempercepat proses promosi wisata melalui medsos. Karena saya yakin semua anggota komunitas ini adalah pengguna media sosialyang aktif,” papar Katijah.

Promosi Wisata Halal di Era Digital
Sementara Taufan Rahmadi yang bertindak sebagai narasumber menuturkan bahwa wisata halal itu adalah tempat wisata yang memberikan pelayanan dengan bersertifikasi halal. Ia mencontohkan dengan upaya pihak pengelola tempat wisata dalam menyajikan makanan halal, menyediakan musala, juga fasilitas dan layanan lain yang mengandung unsur halal.

Menurut Taufan, dengan adanya wisata halal akan menciptakan wisata yang nyaman.  Pria yang berhasil memasukan Lombok masuk nominasi Wisata Halal Dunia tahun 2015 ini memberikan tips untuk berhasil menguasai bisnis di bidang wisata, salah satunya adalah dengan mempromosikan tempat wisata menggunakan media sosial. Alasannya, dengan kemajuan jaman saat ini, sebagian besar masyarakat sudah mulai beralih menggunakan media digital.

“Dengan menguasai dunia maya, kita akan bisa menguasai dunia, karena dengan media sosial akan lebih cepat untuk memperkenalkan tempat wisata ke seluruh dunia,“ tutur Taufan.