Review

Tirtawening Discovery Park, Taman Rekreasi dan Edukasi di Lahan PDAM




Taman Air PDAM Tirtawening Bandung

Tirtawening Discovery Park, itulah destinasi wisata berupa ruang publik yang bakal hadir di Bandung. Taman tersebut dibangun di atas lahan PDAM Tirtawening Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung. Kawasan Taman Air tersebut berada di atas lahan milik PDAM di Jalan Badaksinga, Kota Bandung. Sementara latar belakang dibangunnya taman air ini karena adanya perwal yang menyatakan bahwa BUMD harus mengoptimalkan aset untuk kepentingan ekonomis.

Desain taman dengan konsep berbasis ilmu pengetahuan dan digital menyerupai taman dengan fasilitas yang menunjang masyarakat Kota Bandung untuk berlibur. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan pada Jumat (17/3/2017).

Berikut ini seputar profil Tirtawening Discovery Park:
1. Di atas lahan terdiri atas discovery world (destinasi wisata ilmu pengetahuan dan digital), taman tematik, dan gedung parkir
2. Gedung parkir nantinya bisa menampung mencapai 500 mobil dan 1.000 sepeda motor.
3. Pembuatan Taman Tirtawening ditargetkan enam  bulan dan untuk gedungnya, tahun 2018, sudah harus bisa digunakan. Tahap awak mulai dari ruang terbuka/ruang publik, berlanjut ke pembangunan gedung, dan fasilitas lainnya.
4.Poyek Taman Tirtawening di atas lahan sekitar 11 ribu meter persegi.
5. Di atas lahan juga akan dibangun foodcourt.
6. Sistem kerja sama pengelolaan, sistem build opration transfer (BOT), setelah dioperasikan selama 30 tahun dekola PT Aditya akan dikembalikan ke PDAM Tirtawening.
7. Nilai investasi pembangunan Tirtawening Discovery Park sekitar Rp 500 miliar.

Tirtawening Discovery Park, dibangun untuk memanfaatkan sejumlah aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar memiliki nilai ekonomi. Selama ini, banyak lahan BUMD yang dibiarkan begitu saja. Ridwan Kamil memberikan gagasan agar aset-aset BUMD bisa diaktivasi.

"Berkaca dari keberhasilan Taman Sejarah, di lokasi ini juga akan dibuat kolam air dangkal untuk anak-anak bermain air. Sehingga mereka memiliki banyak pilihan untuk berlibur saat akhir pekan di Kota Bandung dengan gratis tanpa harus mengeluarkan uang sepersenpun," papar Ridwan Kamil. Tidak hanya itu, tambah Ridwan Kamil, rencananya akan dibuatkan perpustakaan untuk mengedukasi masyarakat bahwa berlibur sambil berlanjar di Kota Bandung sangat mudah dijumpai. (WB-001)