Review

Karnaval Kemerdekaan 2017, Branding Bandung sebagai Ikon Kota Wisata




Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahayangan 2017

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas kesuksesan Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan yang digelar di Bandung Sabtu, 26 Agustus 2017. Persiapan yang sangat singkat membuat seluruh tim harus bekerja sangat keras mewujudkan kemeriahan itu.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran yang sudah membantu total atas kontribusi dan kerja kerasnya, sehingga terselenggaranya Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan yang langsung dihadiri oleh Bapak Presiden Joko Widodo," ungkap Ridwan di Pendopo Kota Bandung, Minggu (27/8/2017).

Antusiasme warga Bandung
Ia bersyukur bahwa seluruh aspek kegiatan, baik fasilitas, sumber daya manusia, hingga cuaca sangat mendukung event tahunan ini. Presiden Jokowi, menurutnya, juga gembira melihat antusiasme warga Bandung yang menghadiri hari spesial itu.

"Alhamdullilah karnaval sangat meriah, dimulai dengan anak-anak yang menyambut Presiden, yang juga sangat gembira karena melihat warga Bandung yang sangat antusias," katanya.

Sejak pembukaan yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di halaman Gedung Sate, rombongan karnaval melintasi jalan-jalan bersejarah di Kota Bandung hingga Alun-Alun kota. Presiden sendiri, bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menaiki kendaraan khusus yang didesain oleh seniman Jawa Barat.

Peserta karnaval yang berjumlah 2.500 orang berasal dari 13 provinsi di Tanah Air, 20 kota/kabupaten di Jawa Barat, serta 43 komunitas dan perwakilan dari berbagai daerah penyelenggara festival-festival terbaik di Indonesia, seperti Jember Fashion Carnaval dan Tomohon Flower Festival.

Pasukan kuda renggong
Tak hanya manusia, karnaval ini pun menghadirkan pasukan kuda renggong yang berjalan sesuai hentakan irama musik dan barisan domba garut yang menurut dituntun oleh si pemilik. Hal itu cukup mengundang perhatian para penonton dan jajaran tamu VIP.

Kemeriahan tidak berakhir di sana. Malam harinya, Jalan Braga diramaikan dengan festival kuliner yang juga dihadiri oleh Wali Kota Bandung. Pengunjung tidak hanya datang dari Bandung saja, tetapi juga dari luar kota. Makanan-makanan yang sangat beragam tersaji dalam booth-booth yang disediakan panitia.

Rangkaian acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan memang telah berakhir. Namun, dampak sosial dan ekonomi acara tersebut kepada Bandung justru sebaliknya. Ridwan berterima kasih kepada jajaran media, baik lokal, nasional, maupun internasional yang telah membantu menyampaikan kemeriahan Bandung kepada dunia. Hal ini, menurutnya, penting untuk mempromosikan Bandung sebagai kota wisata yang ramah dan dirindukan.

 "Semoga siapapun yang mendengar dan melihat kebahagiaan di Bandung juga bisa turut berbahagia, dan suatu saat bisa datang ke Bandung merasakan langsung bagaimana bahagianya warga Bandung yang mencintai kotanya," katanya