Review

Kompetisi dan Pameran Filateli Internasional Bandung 2017




World Stamp Exhibition Bandung 2017

Pameran Filateli Dunia (World Stamp Exhibition) “Bandung 2017” yang berlangsung dari Kamis s.d. Senin, 3 - 7 Agustus 2017 di  The Trans Luxury Hotel diisi berbagai kegiatan, seperti lomba menata prangko, lomba mewarnai prangko, lomba desain prangko, lomba membuat kartu pos, baca puisi, mendongeng, bermain dan berekreasi bersama badut dan permainan-permainan lainnya. Selama pameran diselenggarakan juga aktivitas filateli lain seperti seminar filateli berbagai topik, workshop filateli, penyuluhan filateli tingkat pemula dan sebagainya.

Pameran filateli internasional di Bandung kali ini dimeriahkan dengan hadirnya sekitar 60 stand/ booth pendukung baik postal operator dan para stamp dealer dari berbagai negara dan dari seluruh indonesia. Inilah peluang yang baik bagi para kolektor dan masyarakat untuk melengkapi koleksinya dan yang tidak kalah menariknya adalah diterbitkannya “paspor filateli”.

Para pengunjung akan mendapat kesempatan mengunjungi gerai pos negara-negara peserta membeli secarik prangkonya, ditempelkan pada halaman paspor yang memuat data negara terkait dan meminta stampel peringatan pameran.

Kepesertaan
Pameran kali ini tercatat peserta dari indonesia sebanyak 40  peserta dengan jumlah frame 207 atau sekitar 10 % dari jumlah keseluruhan peserta. Dalam pameran ini, jumlah koleksi yang akan diterima panitia terdiri dari 1918 frame dari 9 kelas yang dipertandingkan, terdiri dari 371 di atas frame/panel dan 84 judul literatur, serta 5 frame koleksi kehormatan (undangan) dan 14 frame koleksi Grand Prix FIP.

Selain koleksi yang dipertandingkan, pada pameran ini akan diikuti pula oleh lebih dari 60 stand yang terdiri dari 35 booth pedagang prangko/ numismatik luar negeri serta administrasi pos dari berbagai negara dan 25 booth pedagang prangko/numismatik dalam negeri.

Administrasi pos yang akan mendaftar antara lain: Singapore Post, Chunghua Post, China Post, DPR Korea Post, Bangladesh Post, Malaysia Pos, Vietnam Post, Philippina Post, Macau Post, Bostwana Post, Leichtenstein Post, Turkey Post, German Post, India Post dan Namibia Post.

Indonesia sendiri telah menggelar 5 pameran yang sama untuk tingkat internasional/dunia yaitu: INDOPEX 93 di Surabaya, JAKARTA 95 di Jakarta, INDONESIA 96 di Bandung, JAKARTA 2008 di Jakarta dan INDONESIA 2012.

Sebanyak 60 federasi negara-negara anggota FIP yang akan ikut serta dalam  sembilan kelas kompetisi dan non-kompetisi termasuk court of honour atau koleksi kehormatan dan grand prix yang merupakan koleksi-koleksi filatetli terbaik dunia dari kolektor-kolektor benda filateli berbagai negara.

Dalam kompetisi ini, exhibit-exhibit yang didatangkan akan dinilai oleh 49 orang juri dan 8 orang calon juri magang yang merupakan ajang ujian bagi calon-calon juri filateli internasional. Dewan juri Bandung 2017 akan menilai dan menetapkan perolehan medali dari masing-masing koleksi yang dipamerkan yang terdiri dari medali brown sampai dengan large gold (nilai 60 s.d. 100). (Humas Kemenpar RI)