Review

Wana Wisata Pasir Ipis, Spot Wisata Alam yang Makin Ngehits di Jayagiri Lembang




Wana Wisata Pasir Ipis Jayagiri Lembang

Jayagiri, sebuah kawasan di Lembang dari dulu menjadi salah satu daerah wanawisata yang banyak digemari oleh pecinta alam. Bahkan, grup Bimbo pernah menyanyikan lagu "Melati dari Jayagiri" ciptaan Abah Iwan Abdurachman. Jayagiri memang bagi urang Bandung sendiri menjadi tempat favorit untuk kegiatan wisata alam.

Di kawasan nan hijau dan sejuk ini biasa dijadikan aktivitas untuk kemping maupun jelajah alam. Dari arah Jayagiri pun menjadi trek favorit bagi pecinta alam yang ingin ber-hiking ke arah Gunung Tangkuban Parahu. Sayangnya, kawasan ini memang belum dikelola dengan baik untuk jadi kawasan wisata. Salah satunya, akses jalan yang dari dulu tidak banyak berubah. Selain sempit, kondisi jalan pun terbilang kurang mulus. Berkat swadaya masyarakat dan pihak terkait lainnya, Pasir Ipis kini semakin nyaman untuk dikunjungi.

Namun, di pertengahan 2017, kelompok Karang Taruna setempat berupaya untuk menjadikan salah satu spot di Jayagiri menjadi destinasi wisata. Mereka membenahi sebuah kawasan bernama Pasir Ipis yang kini makin ngehits di kalangan wisatawan. Pasir Ipis sendiri mempunyai arti pasir artinya dalam bahasa Sunda 'gunung kecil/bukit' dan ipis yang artinya 'tipis'.

Di kawasan wanawisata Pasir Ipis biasa dikenal adanya bekas benteng tua peninggalan zaman penjajahan. Benteng Pasir Ipis masih "bersaudara" dengan Benteng Pasir Malang di Maribaya dan Benteng Gunung Putri. Benteng tersebut dibangun pada tahun 1900an oleh pihak penjajah Belanda sebagai benteng pertahanan. Lokasinya sendiri di Kampung Pasir Ipis, RT05/RW06, Desa Jayagiri, Lembang.

Dan wanawisata Pasir Ipis yang sudah dibenahi oleh pihak Karang Taruna setempat kini telah bersolek menjadi tempat wisata alam untuk aktivitas kemping dan outbond. Tak sedikit para mahasiswa yang mengadakan Mabim alam terbuka di camping ground Pasir Ipis. Kini, spot wisata alam ini sudah dilengkapi dengan aneka fasilitas seperti gardu pandang untuk melihat keindahan hutan pinus di kaki Gunung Tangkuban Parahu; sarang burung buat berselfie ria; villa/penginapan rumah warga; hingga spot deck berbentuk love yang banyak disukai pengunjung untuk berfoto. Fasilitas penunjang lainnya ada mushola, toilet, hingga saung-saung yang menjual aneka macam jajanan.

Untuk akses ke wanawisata Pasir Ipis bisa dari arah Alun-Alun/Pasar Lembang. Dari Polsek lurus terus hingga terdapat patokan rumah makan Mandarin. Masuk ke gang yang terdapat pangkalan ojek, tidak jauh dari pangkalan ojeg anda mengambil arah belok kanan ke Pasir Ipis. Sementara untuk tiket masuknya Rp10.000. Anda pun bisa menyewa hammock dengan harga sewa Rp5000. Untuk kemping ditarik biaya Rp17.500 per orang. Untuk tenda dapat menyewa di tempat ini dengan biaya Rp75.000 per malam. Untuk sewa homestay berkisar dari Rp 1 juta s.d. Rp 1,5 juta per malam. Harga bisa berubah sewaktu-waktu. Bagi yang ingin disediakan makanan bisa koordinasi dengan pengelola setempat.

WANA WISATA PASIR IPIS
Jl. Pasir Ipis, Jayagiri, Lembang, Kab. Bandung Barat
[Lihat peta lokasi]

Kontak info dan reservasi: 0857-3262-7120 (Elan Suherlan)
Instagram @wanawisatapasiripis