Review

Kemenpar Kembangkan 10 Destinasi Wisata Baru




Menpar Arief Yahya

"10 Bali Baru" merupakan program Kementerian Pariwisata RI dalam menggenjot potensi destinasi wisata nusantara. Ada top tiga prioritas yang dipersiapkan untuk mempercepat pengembangan Danau Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua DKI Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jatim, Mandalika Lombok, Labuan Bajo Komodo NTT, Wakatobi Sultra, dan Morotai Maluku Utara.

Adapun percepatannya mengarah ke peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas. Utamanya fasilitas bandara, pelabuhan, jalan, hingga energi. Promosi kepada calon investor juga ikut dilakukan. Dan semuanya, tetap mengacu pada top 10 program prioritas Kemenpar 2018 yaitu digital tourism, homestay desa wisata, airlines, branding, top 10 originasi, top 3 destinasi utama, pengembangan 10 DPP, sertifikasi kompetensi SDM, gerakan sadar wisata, serta pengelolaan crisis center.

Tahun 2018, Kemenpar fokus pada pelaksanaan tiga dari 10 program prioritas itu, yakni digital tourism, homestay desa wisata, dan airlines. Nantinya Top 3 Prioritas ini akan menjadi acuan dan ukuran measurement bagi setiap tim pokja percepatan 10 destinasi Bali baru.

Danau Toba misalnya. Saat ini,  sudah disiapkan tiga prioritas andalan, pertama, persiapan akhir penerbangan Internasional perdana Bandara Silangit yang rencananya akan dilaksanakan pada 28 Oktober 2017. Nomor duanya percepatan pembangunan jalan tol Medan-Tebing Tinggi. Dan yang ketiga, peningkatan kualitas air Danau Toba.

Tanjung Kelayang juga sama. Dari mulai pengusulan Geopark Nasional, International Flight Bandara HAS Hanandjoedin hingga pengembangan homestay desa wisata, sudah disiapkan untuk mempercepat pengembangan destinasi yang disebut-sebut tak kalah dari Phuket, Thailand itu. “Top 3 prioritasnya bermuara pada penataan destinasi kelas dunia, terawat indah dan sustainable. Arahnya semua ke sana,” tambah Dadang.

Menpar Arief Yahya pun makin pede. Makin optimistis bisa mengejar target 15 juta wisman di 2017. “Berbagai jurus dan strategi yang kita lakukan telah membuahkan hasil yang cukup signifikan. Tak terkecuali progress pengembangan 10 destinasi prioritas juga semakin kita kebut. Dan ini diperlukan komitmen penuh para CEO untuk solid dan bersinergi satu sama lain agar kita bisa bekerja semakin cepat. Seperti yang selalu saya singgung, bahwa 50% sukses pariwisata daerah itu berasal dari CEO Commitment. Keseriusan, keberpihakan, dan kejelasan pimpinan daerahnya dalam mengurus pariwisata," kata Menpar Arief Yahya.

Berikut ini Top 3 Prioritas Pengembangan "10 Bali Baru".

Danau Toba
1. Persiapan Akhir Penerbangan Internasional Bandara Silangit
2. Jalan Tol Medan -Tebing Tinggi
3. Kualitas Air Danau Toba

Tanjung Kelayang
1. Pengusulan Geopark Nasional
2. International Flight Bandara HAS Hanandjoedin
3. Pengembangan Homestay Desa Wisata

Borobudur
1. New Yogya International Airport di Kulonprogo
2. Jalan Tol Bawen-Yogyakarta
3. KA Bandara Adi Soemarno Solo

Wakatobi
1. Pengembangan Bandara Wakatobi
2. Peningkatan Konektivitas Udara
3. Penataan Kawasan Sombu Dive dan Puncak Toliamba

Morotai
1. Pengembangan Bandara Pitu Morotai
2. Pembangunan Infrastruktur didalam kawasan KEK
3. Pembangunan Infrastruktur diluar KEK

Tanjung Lesung
1. Jalan Tol Serang-Panimbang
2. Bandara Banten Selatan
3. Re-aktivasi KA Rangkasbitung Labuan

Kepulauan Seribu dan Kota Tua
1. Jakarta Sewerage System
2. Peningkatan Kapasitas Energi di kep Seribu
3. Homestay Desa Wisata

Bromo Tengger Semeru
1. Tol Malang-Pandaan
2. Tol pasuruan-Probolinggo
3. Homestay Desa Wisata

Mandalika
1. Pembangunan Masjid Agung
2. Penataan Kawasan Pantai Mandalika
3. Pembangunan Toilet dan penanganan sampah di Rindjani

Labuan Bajo
1. Pengembangan Bandara Komodo
2. Pembangunan Kawasan Marina dan Pelabuhan Labuan Bajo
3. Pengelolaan Sampah Terpadu