Review

Cara Wisata di Bandung Naik Kendaraan Umum




Wisata di Bandung naik angkutan umum

Saat pelesiran di Bandung, para wisatawan tentunya tidak semuanya menggunakan kendaraan pribadi. Mak, angkutan umumlah yang jadi alat transportasi untuk berkunjung dari satu titik ke titik lainnya di Bandung. Akan tetapi, masih ada kebingungan dari para wisatawan yang berkunjung seputar transportasi umum ini. Hal ini karena kurangnya informasi alat transportasi angkutan umum maupun masih bingung akan rute yang harus ditempuh saat berkeliling Bandung.

Untuk wisata di Bandung dengan naik kendaraan umum, Anda bisa menggunakan pilihan naik angkot, ojek wisata, bus DAMRI, atau taksi. Juga bisa dengan layanan transportasi online dengan menggunakan aplikasi Uber, Go-Jek, Grab, atau aplikasi taksi Blue Bird.

Berikut ini kami sajikan beberapa tips saat Anda berkunjung ke Bandung dengan menggunakan angkutan umum.

1. Tentukan titik kedatangan di Kota Bandung
Bila Anda dari luar kota menggunakan bus, terminal di sini berada di daerah Kota Bandung. Bukan di kawasan Kabupaten Bandung (Ciwidey dan sekitarnya) atau Kabupaten Bandung Barat (Lembang dan sekitarnya).

a. Untuk bus dari arah barat, titik kedatangan di Terminal Leuwipanjang. Lokasi wisata yang bisa dijangkau dari sini ada sentra sepatu Cibaduyut (tinggal jalan kaki ke arah perempatan tugu sepatu).
- Dari sini pun bisa langsung ke Ciwidey dengan naik angkutan umum.
- Bila ingin ke daerah Lembang, bisa naik bus luar kota juruan Subang atau Indramayu. Bisa juga naik bus DAMRI ke Terminal Ledeng, dilanjutkan naik angkutan umum ke Lembang.
- Untuk ke kawasan Alun-Alun Bandung bisa naik DAMRI jurusan Leuwipanjang - Cicaheum.
- Alternatif lain, silakan naik angkot dimana banyak rute ke beberapa tempat di sini. Misalnya, ke Peta Park ada angkot jurusan Cibaduyut - Karangsetra.

b. Untuk bus dari arah timur, titik kedatangan di Terminal Cicaheum. Lokasi wisata yang bisa dijangkau dari sini yang terdekat ke arah Padasuka (Saung Angklung Udjo, Caringin Tilu, Curug Batu Templek, Puncak Bintang). Lalu ke arah barat bisa ke daerah Gedung Sate melewati Jalan Suci dan ke arah Alun-Alun Bandung (bisa naik bus DAMRI).

c. Bagi yang turun di Stasiun Bandung, bisa ke Lembang dengan naik angkutan umum yang langsung ke kawasan tersebut. Lokasi wisata yang dekat dari Stasiun Bandung ada Chinatown Bandung, Pasar Baru, Jalan Braga. Dari sini silakan naik angkot, taksi konvesional, taksi online, atau ojek online.

d. Bila menggunakan layanan tavel, ada beberapa tempat yang jadi titik kedatangan. Pool travel ada di daerah Pasteur, Cihampelas, Dipatiukur, Jalan Diponegoro, Margahayu Raya, hingga Buah Batu.

2. Tidak semua kawasan di Bandung ramah angkutan online
Bila Anda ingin berkeliling atau mengunjungi tempat wisata di Bandung, salah satu pilihannya bisa naik ojek online. Ini akan lebih mudah, maklum saja di Bandung seringkali rawan kemacetan. Naik motor akan jadi solusi perjalanan Anda.

Namun patut diingat, tidak semua kawasan di Bandung menerima kehadiran ojek online, terutama adanya penolakan dari ojek pangkalan. Lebih baik bicarakan dulu dengan pengemudi ojek online yang akan mengantar Anda.

Begitu pula bila Anda yang melancong di Bandung dengan naik pesawat. Untuk di Bandara Husein Sastranegara sendiri, disarankan naik taksi konvensional atau taksi online. Hal ini karena untuk mencapai pengeteman angkot di kawasan ini lumayan harus jalan kaki.

3. Sewa mobil atau motor wisata
Inilah salah satu solusi bagi Anda yan berwisata di Bandung apalagi ngabring alias bareng-bareng. Dari rumah ke Bandung bisa naik kereta api, pesawat, mobil travel, atau bus. Sesampainya di Bandung akan lebih nyaman bila bareng-bareng rental kendaraan.

Sewa kendaraan ini bisa Anda booking sebelumnya sebelum hari keberangkatan ke Bandung. Dengan menyewa mobil, Anda bisa leluasa mengunjungi tempat wisata di Lembang, Ciwidey, pusat kota Bandung, hingga menjelajah aneka sentra kuliner di seputaran Bandung. Selain mobil, Anda pun bisa sewa ojek wisata Bandung. Bila berminat sewa ojek wisata, silakan bisa kontak ke nomor telepon/SMS/WhatsApp 0898-876-2395.

4. Jelajah Bandung naik angkot
Angkutan kota (angkot) bisa jadi pilihan bagi Anda yang ingin menjajal tempat-tempat wisata di seputaran Bandung. Hanya saja bagi sebagian wisatawan agak njelimet juga bila naik sarana transportasi umum yang satu ini. Kecuali Anda memang ingin benar-benar menikmati jelajah wisata Bandung tanpa beban dengan menikmati perjalanan di Bandung, walau angkotnya kadang ngetem atau terjebak kemacetan di sebagian titik, apalagi saat musim liburan.

Di tempat-tempat wisata di Bandung dilewati oleh jalur angkot. Misalnya, di Lembang ada angkot jurusan Stasiun Hall - Lembang yang melewati daerah Ledeng, Amazing Art World (foto 3D), Rumah Hobbit Farmhouse Susu Lembang, sampai Alun-Alun Lembang. Dari Alun-Alun Lembang mau ke Floating Market atau De Ranch bisa jalan kaki. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Alun-Alun Lembang. Bila ingin ke The Lodge Maribaya bisa naik angkot jurusan Lembang-Cibodas. Begitu pula ke tempat wisata di Cihideung atau Parongpong. Bisa naik dari Terminal Ledeng.

Lalu bagi yang ingin ke kawasan wisata Ciwidey (Bandung Selatan), Anda tinggal naik angkutan umum dari Terminal Leuwipanjang ke Terminal Ciwidey. Dari Terminal Ciwidey bisa naik angkot ke Rancabali (gerbang Kawah Putih, Rancaupas, Situ Patenggang, dll.). Jika Anda masih bingung soal trayek angkot di Bandung, bisa bertanya ke penduduk sekitar atau cek rute-rute angkot Bandung di https://angkot.tibandung.com.