Review

Istilah-Istilah Suasana Perasaan Hati dalam Bahasa Sunda




Istilah suasana hati dalam bahasa Sunda

Berikut ini daftar istilah suasana perasaan hati dalam bahasa Sunda beserta artinya:

1. ambek: rasa yang timbul akibat benci, tidak setuju, dsb. (sewot/marah)
Contoh kalimat:
Mang Dadan ambek pisan basa apaleun anakna milu tawuran.
(Mang Dadan sangat marah saat mengetahui anaknya ikut tawuran)

2. asa-asa: waswas
Contoh kalimat:
Ari ngalakukeun nu kana kabeneran mah tong asa-asa.
(Kalau melakukan sesuatu yang benar jangan waswas)

3. atoh /bungah/gumbira: senang, gembira
Contoh kalimat:
Barudak atoh pisan basa dibéjaan rék dibawa ulin ka Bandung.
(Anak-anak sangat gembira saat diberitahu akan dibawa main ke Bandung)

4. bagja: bahagia
Contoh kalimat:
Mugia rumah tangga urang duaan aya dina kabagjaan salawasna.
(Semoga rumah tangga kita berdua ada dalam kebahagiaan selamanya)

5. bogoh: suka kepada orang lawan jenis
Contoh kalimat:
Abdi bogoh ka salira, tapi salira nampik waé.
(Saya suka sama kamu, tapi kamu menolak terus)

6. cangcaya: tidak terlalu percaya
Contoh kalimat:
Kuring mah cangcaya méré kapercayaan ka pamingpin nu sok muji manéh.
(Saya tidak terlalu percaya memberi kepercaayaan kepada pemimpin yang suka memuji dirinya sendiri)

7.  éra: malu
Contoh kalimat:
Urang éra euy rék nginjeum duit ka manéhna.
(Saya malu mau pinjam uang ke dia)

8. embung: tidak mau
Contoh kalimat:
Urang mah embung teuing bobogohan jeung manéhna, tukang ngabohong.
(Saya tidak mau pacaran dengan dia, tukang berbohong).

9. guligah: gelisah, galau
Contoh kalimat:
Haté kuring guligah mikiran waé anjeun.
(Hatiku gelisah memikirkan terus kamu)

10. nyaah: sayang
Contoh kalimat:
Ngaranna nu jadi kolot tangtu nyaah ka anakna.
(Namanya yang jadi orang tua pasti sayang ke anaknya)

Istilah lainnya:
- bingbang: bimbang karena suatu masalah atau mengambil keputusn
- deudeuh: sayang banget
- geuleuh:  benci, tidak suka
- embung: tidak mau
- gilig: tekad bulat untuk menghadapi sesuatu
- gimir: takut oleh musuh
- ginggiapeun: teringat terus atas kejadian tak enak yang takut dialami kembali
- handeuueul/hanjelu: kecewa karena sesuatu yang diharapkan tak terjadi
- hanjakal/kaduhung: menyesal karena telah telah berbuat salah
- hayang: mau, mengharapkan sesuatu yang diingini
- honcéwang: tidak tegar
- karunya: kasihan
- kasima: terkesima
- kesel: kesal
- keueung: takut, misal karena sedang sendirian di suatu tempat
- keuheul: benci/jengkel karena kelakuan orang lain
- lebar: sayang karena tidak tidak bisa dipakai/digunakan
- melang: takut terjadi sesuatu (misal meninggalkan anak pergi sendiri keluar)
- nalangsa: nelangsa, sedih
- ngéwa: bencing banget sama kelakuan orang lain
- nyungkelit: sakit hati, misal karena ada yang menghina atau menyindir
- paur: takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, misal takut jatuh
- resep: rasa suka, tertarik pada orang, hobi, atau sesuatu lainnya
- reugreug: tenang hati, misal sudah menyelesaikan kewajiban
- reueus: rasa bangga, misal karena prestasi orang lain
- sieun: takut, karena tak sanggup menjalani
- sirik: iri karena keberhasilan orang lain
- sungkawa: sedih, misal karena ditinggal orang yang dicintai
- tagiwur: tak tenang suasana hati karena kejadian sesuatu. misal bencana alam
- waas: ingat pada kenangan masa lalu
- wani: berani
- watir: kasihan

Bahasan lainnya seputar belajar bahasa Sunda LIHAT DI SINI