Review

Inilah Tren Wisata di Bandung Sepanjang Tahun 2018



Tend Wisata Bandung 2018

Bandung, kota dengan tujuan wisata masih menjadi favorit kunjungan pelancong dari berbagai daerah juga dari negara lain, terutama dari negeri tetangga. Setiap tahunnya selalu ada inovasi yang baru dalam hal wisata di Bandung, dari tempat wisata, kuliner, sampai penginapan. Konsep-konsep wisata inilah yang selalu ditunggu oleh para wisatawan. Tak heran bila persaingan urusan wisata ini lumayan ketat untuk di Bandung.

Menjelang akhir tahun 2018, kami punya beberapa catatan terkait tren wisata di Bandung. Untuk bahan catatan berasal dari pantauan di berbagai media; kunjungan ke tempat-tempat wisata dan kuliner; pantauan event-event; juga interaksi langsung dengan para pelaku usaha dan wisatawan.

Umumnya, untuk perkembangan wisata tahun 2018 ini terbilang adem ayem dibanding tahun lalu. Berikut ini beberapa catatan terkait tren wisata di Bandung 2018:

1. Destinasi wisata alam masih favorit
Nama Lembang dan Ciwidey masih jadi favorit wisatawan. Sajian beberapa tempat wisata di Bandung Utara dan Bandung selatan ini masih jadi magnet bagi wisatawan. Pengelola tempat wisata di kedua wilayah Bandung tersebut terus memoles fasilitas di lokasi wisatanya, misalnya Kawah Putih yang menyajikan suasana baru dengan hadirnya jembatan di tengah kawah.

Lalu di kawasan Cikole, nama Grafika Cikole dan Orchid Forest masih jadi favorit wisatawan. Lokasi wisata di arah ke Gunung Tangkuban Parahu ini selalu ramai terutama akhir pekan dan musim liburan. Dan nama Orchid Forest pun kian terangkat dimana tahun 2018 ini, Kemenpar secara langsung ikut mempromosikan dengan menggelar aneka kegiatan wisata di sana.

Untuk tempat wisata lainnya seperti Dusun Bambu dan Floating Market, masih menjadi tujuan para wisatawan. Suasana alam di lokasi wisata ini dikemas dengan hadirnya fasilitas-fasilitas yang instagramable. Begitu pula The Lodge Maribaya Lembang tetap jadi primadona wisatawan, terutama wisatawan dari luar kota.

Ada satu lagi yang mulai naik ke permukaan, yakni kawasan wisata alam Gunung Puntang yang kini sudah dipoles oleh pihak Perhutani. Selain tempat kemping, di sini pun sekarang ramai oleh pengunjung wisata yang bisa mandi di aliran sungai nan jernih.

2. Wisata kuliner
Untuk wisata kuliner, konsep tempat kuliner instagramable dan ramah anak jadi favorit pengunjung. Lalu booming kue artis sepertinya tidak seramai 2017 lalu. Satu yang lagi banyak dicari selama 2018 adalah Bolu Susu Lembang.

Lainnya, untuk wisata kuliner pada 2018 ini lagi musim tempat kuliner yang instagramable. Contohnya tempat-tempat wisata di kawasan Punclut, Ciumbuleuit. Salah satunya yang viral adalah Dago Bakery Punclut. Juga nama Lereng Anteng, dan D'Dieu Land masih jadi primadona wisatawan.

Tempat kuliner lainnya yang menyajikan konsep kesejukan alam yang lagi digandrungi adalah di kawasan Dago Pakar. Lalu di kawasan timur Bandung ada nama Dapur Caringin Tilu yang menyajikan pesona keindahan pemandangan Bandung dari ketinggian.

Bukan hanya tempat kuliner yang bernuansa alam, tempat kuliner yang lagi digandrungi adalah yang menyajikan konsep kuliner dan nongkrong. Beberapa tempat kuliner ini banyak bisa ditemui di kawasan Jln. Riau Bandung. Juga ada nama Picknick di Jln. Pasirkaliki yang menyajikan tempat kuliner dan nongkrong di rooftop yang kini banyak diminati wisatawan.

Sementara untuk jajanan makanan, tahun ini kurang memunculkan nama makanan khas Bandung yang booming kayak tahun-tahun lalu, seperti seblak atau kue cubit. Uniknya, tempat makan yang legendaris di Bandung kembali naik daun. Salah satunya Sate Hadori yang turut naik pamor setelah jadi tempat bersantap Presiden Jokowi dan rombongan saat berkunjung ke Bandung.

3. Wisata event
Patut diakui, selama Ridwan Kamil jadi Wali Kota Bandung, event-event wisata di yang digarap Pemkot Bandung jadi bergairah. Namun, setelah Ridwan Kamil pindah jabatan jadi Gubernur Jabar, wisata event rada kurang bergairah. Wali Kota Bandung Oded M Danial masih kurang lincah Ridwan Kamil dalam promosi atau mengadakan event wisata.

Kini wisata event "berpindah" ke Gedung Sate. Ridwan Kamil masih membawa konsep wisata event seperti beliau menjabat Wali Kota. Namun bedanya kini lebih bersakala luas yakni se-Jabar. Salah satunya wisata event Gedung Sate Fest hingga yang terakhir pergelaran Festival Film Bandung 2018. Untuk booming wisata event bisa dilihat nanti menjelang perayaan tahun baru, akhir Desember nanti.

4. Wisata seni budaya
Program pendidikan karakter yang didengungkan pemerintah direspons baik oleh para pengelola wisata seni budaya di Bandung. Salah satunya dengan pengenalan kembali wisata seni budaya hingga permainan tradisional. Beberapa tempat wisata yang giat dengan wisata seni budaya ini terlihat di wisata Pasir Kunci, Ujungberung; pembangunan kampung seni budaya di Cibiru; juga yang selalu diminati anak-anak-anak sekolah ada wisata seni budaya di ECO Bambu Cipaku, kawasan Ledeng, Kota Bandung.

5. Hotel dan penginapan
Untuk penginapan di Bandung, wisatawan banyak yang memilih yang dekat dengan tempat wisata. Atau penginapan itu sendiri menghadirkan tempat wisata seperti villa-villa di kawasan Lembang atau Ciwidey. Tren lain terkait penginapan di tahun 2018 adalah konsep unik seperti hadirnya hotel kapsul Bobobox Pods di Jln. Pasirkaliki.

Juga layanan penginapan dengan booking online pun banyak diminati. Dan tentunya penginapan harga murah dengan fasilitas lumayan jadi tujuan para wisatawan, terutama yang berwisata berombongan. Alternatif lain pun, penginapan dengan sewa apartemen di Bandung jadi pilihan wisatawan.

6. Lainnya
Untuk lainnya, wisata belanja di Bandung masih dikatakan biasa saja. Walaupun ada program promo Bandung Great Sale, namun boomingnya belum begitu terasa. Untuk wisatawan dari luar seperti Malaysia, nama Pasar Baru masih jadi tujuan. Namun menurut para travel agent, kini nama Pasar Tanah Abang pun dijadikan alternatif wisatawan Negeri Jiran untuk berbelanja.

Untuk lainnya, FO, distro, dan outlet busana muslim masih jadi tujuan wisata belanja di Bandung. Walaupun sekarang sudah dipadukan dimana para pelaku usaha ini mengembangkannya dengan online shop. Di sisi lain, mall-mall di Bandung pun terus bergeliat dengan promosi mengadakan event-event.

Lalu layanan Bandung Tour on Bus alias Bandros masih jadi favorit wisatawan untuk berkeliling di beberapa ruas Kota Bandung. Namun untuk layanan wisata bersepeda Boseh agaknya masih kurang diminatsi wisatawan. Tren lain yang muncul dalam urusan transportasi wisata ini, para pelancong kini banyak yang menggunakan layanan transportasi online untuk mengunjungi tempat-tempat wisata.





share to whatsapp