Review

Festival Anak Bertanya dan Festival Planet Sains 2019, Event Wisata Pendidikan di Sabuga

share to whatsapp




Minggu, 28 Juli 2019, suasana ramai tampak di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) di Jln. Tamansari Bandung. Kegiatan ini digelar dalam memperingati Hari Anak Nasional yang dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Olahraga dan Sabuga ITB.

Dari Bandung untuk Anak Indonesia
Mengusung tema “Dari Bandung untuk Anak Indonesia” event yang digelar bekerja sama dengan tim anakbertanya.com dan Planet Sains ini berlangsung dari pukul 08.00-17.00 WIB. Pembukaan festival ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat DP3APM, Irma Nuryani, Direktur Utama Planet Sains Hari Utomo, Ketua Festival Anak Bertanya Hendra Gunawan, serta Kepala UPT Olahraga dan Sabuga ITB Tommy Apriantono.

Tidak seperti festival pada anak umumnya, festival ini memang unik.  Karena anak tidak hanya sekadar berkunjung untuk melihat pameran. Di sini, anak didorong untuk mencoba berbagai alat peraga yang disediakan. Mereka pun berinteraksi dan bertemu langsung dengan para ahli untuk memperoleh jawaban pertanyaan-pertanyaan mereka sekaligus memberi gambaran berbagai profesi yang bisa ditekuni anak kelak.

“Dari Bandung Untuk Anak Indonesia” merupakan kolaborasi acara Festival Planet Sains yang diselenggarakan oleh Planet Sains yang akan memasuki tahun ke-4 dan Festival Anak Bertanya yang diselenggarakan oleh tim anakbertanya.com yang akan memasuki tahun ke-5.

Aneka petualangan sains
Saat tim wisatabdg.com ke lokasi di Gedung Sabuga, para anak-anak yang diantar orangtuanya masing-masing memenuhi area pintu masuk. Untuk anak-anak, tidak dikenakan biaya masuk namun orangtua dikenakan tiket masuk Rp10.000. Area dalam Sabuga dibagi-bagi dalam tema pengetahuan, Special Talk on Parenting, pertunjukan musik dan seni, bioskop anak, kuis berhadiah, booth lembaga, dan komunitas.

Saat memasuki area event, tampak panggung utama yang menghadirkan beragam acara. Di kiri-kanan panggung terdapat aneka booth peserta, dari kegiatan robotik sampai booth Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. Ada juga boot yang menghadirkan pembelajara menari bagi anak-anak. Anak-anak pun bisa melihat aneka karya robotik, salah satunya dengan menjajal "adu robot".

Di area bagian pertunjukan, ada sajian penayangan layar raksasa yang menghadirkan film cerita dongeng. Sementara di Festival Planet Sains yang menyajikan pertunjukan labirin sains yang ada di belakang panggung utama. Di labirin yang disekat dengan partisi stand ini, anak-anak bisa mencoba aneka percobaan sains yang menghadirkan alat peraga sains interaktif.

Permainan tradisional
Sementara di luar Sabuga ada kegiatan outdoor adventure games dan  permainan tradisional anak-anak Sunda zaman dahulu, salah satunya permainan congklak yang dihadirkan oleh Wisata Seni Budaya ECO Bambu Cipaku. Beberapa booth pun menyediakan doorprize bagi pengunjung. Sementara di dekat booth-booth pengisi event, ada juga stand kuliner.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya dunia pariwisata itu dituntut harus kreatif dan terus berinovasi. Maka dari itu pembangunan generasi penerus yang kreatif mutlak diperlukan. Sehingga Indonesia terus memiliki generasi sadar wisata yang kreatif. Siap bersaing dalam membangun pariwisata.




share to whatsapp