Review

Roti Sidodadi, Kuliner Legendaris dari Bandung

share to whatsapp



Roti Sidodadi Bandung

Sebagai kota wisata, usaha kuliner di Bandung dari waktu ke waktu terus berkembang. Tak sedikit bisnis kuliner tersebut yang mengusung konsep-konsep unik sehingga viral di media sosial. Bahkan ada pula yang memanfaatkan branding dengan mengangkat nama-nama selebritas. Namun, ada pula bisnis kuliner di Bandung yang masih bertahan dari zaman ke zaman.

Salah satu kuliner legendaris di Bandung ada toko roti Sidodadi yang berada di bilangan Jln. Otto Iskandardinata no. 255. Toko Roti Sidodadi yang berdiri sejak tahun 1950an. Toko roti ini kini telah dikelola oleh generasi ketiga dari pemilik pertama toko roti ini. Roti ini biasa jadi tujuan wisatawan yang melancong ke Bandung. Belum ke Bandung bila belum mencicipi Roti Sidodadi.

Toko kue yang termasuk paling "sepuh" di Bandung ini berjarak sekitar 500 meter dari kawasan Pasar Baru Bandung. Tampilan tokonya sederhana dengan plang kayu yang dipaku di dinding mendekati atap bangunan hanya bertuliskan "Toko Sidodadi". Sebelum jualan roti, Sidodadi jualan carabikang,” ujar Bu Otih kepada Kompas.com, belum lama ini. Baru di tahun 1960an, Sidodadi membuat roti yang dibuat secara tradisional dengan tangan, tanpa bahan pengawet, sehingga roti hanya bisa bertahan 3-4 hari.

Toko roti ini biasanya mulai menerima pengunjung pukul 10 pagi dan para pelanggan setianya biasanya sudah antre buat beli roti di toko ini sebelum jam tersebut. Roti-rotinya disusun dalam etalase kaca dengan rangka kayu itu. Biasanya, antrean panjang pembeli jadi pemandangan rutin di toko roti "Sidodadi", apalagi di akhir pekan.

Pengunjung bisa membeli roti baso sapi atau roti baso ayam. Roti baso adalah isian roti berupa daging cincang yang dimasak dengan irisan bengkoang dan daun bawang. Juga ada roti ham keju, yakni daging asap yang dicincang halus dicampur dengan keju sebagai isian, atau roti kismis dengan aroma kayu manis pada adonan rotinya, dan roti jagung dengan campuran krim manis.

Untuk harga roti manis di kisaran Rp4.200 dan roti asin keju dan daging Rp5.200 per potong. Untuk ukuran roti ukuran besar yang paling banyak dibeli adalah roti frans cokelat yang dijual seharga Rp 13.000, dan roti tawar seharga Rp 16.000. eunikan lain dari toko yang melegenda ini adalah kemasannya. Packaging roti terbuat dari plastik berwarna putih dengan gambar seorang perempuan membawa roti tawar. Di bagian atas gambar terdapat tulisan nama toko roti dan alamatnya. Lalu tertera bahan baku yang digunakan serta nomor perizinan.

Toko Roti Sidodadi
Jl. Otto Iskandardinata No.255,  Astanaanyar, Kota Bandung
Telepon: (022) 4203361




share to whatsapp