Bank BJB

Bank BJB

Mau Beli Motor Bekas? Sebelumnya Cek Beberapa Tips Berikut




Motor memang menjadi kebutuhan penting bagi sebagian besar masyarakat saat ini. Pergi ke kantor, sekolah atau untuk usaha pasti membutuhkan kendaraan ini. Apalagi motor dinilai lebih praktis dalam pemakaian, biaya dan terutama lebih lincah melewati jalanan macet yang sudah menjadi hal umum di Indonesia. Namun untuk memiliki motor, harus menyiapkan dana yang cukup besar. Banyak orang juga memilih membeli secara kredit atau angsuran untuk mengatasi dana yang belum ada. Memilih secara kredit tentu harus siap dengan bunga yang cukup tinggi dan tagihan rutin hingga bertahun-tahun. 

Nah, untuk itu ada cara lain untuk Anda yang tidak ingin memiliki tagihan rutin apalagi bunga yang semakin mencekik. Beli motor bekas adalah pilihannya, Anda bisa membayar tunai, sepeda motor masih nyaman digunakan dengan harga yang lebih terjangkau. Pilihan ini juga cukup bagus untuk dipilih namun perlu lebih berhati-hati agar tidak salah memilih. Apalagi saat ini Anda sudah bisa membeli motor second secara online, maka banyak hal lagi yang perlu diperhatikan. Jika tertarik memilih motor second simak ulasan berikut ini.

Tidak Akan Tertipu, Sebelum Beli Motor Bekas Cek Beberapa Hal Berikut
Beli produk bekas tentu harus lebih berhati-hati, melihat barang secara lebih teliti dari berbagai aspek. Jika perlu uji coba barangnya agar mengetahui kondisi langsung dari barang. Begitu pula dengan motor bekas, Anda harus mengeceknya dari berbagai sisi mulai dari spesifikasi produk, kekurangan hingga administrasinya dan surat penting lain seperti BPKB dan STNK. Ada proses lain yang dilalui jika ingin membeli motor second seperti balik nama dari pemilik sebelumnya. Nah, agar yakin dan tidak salah pilih inilah tips jitu beli motor second.

1. Pilih Penjual Terpercaya
Baik membeli secara online ataupun offline, Anda harus mengecek terlebih dahulu penjualnya. Kini sudah banyak penjual nakal yang tidak bertanggung jawab dan tentu merugikan pembeli. Maka dari itu, cari tahu reputasinya seperti review dari orang lain dan banyaknya motor yang sudah dijual. 

Jika memilih secara online akan lebih mudah mengeceknya dari pembeli lain yang lebih dulu bertransaksi di sana. Banyak toko online atau agen khusus motor second online yang menyediakan produk lebih terpercaya serta memiliki reputasi yang baik. Sebaiknya Anda memiliki lebih dari satu penjual untuk menambah pilihan motor.

2. Tentukan Bujet
Sebelum membeli cek dulu isi dompet Anda agar lebih mudah memilih harga dan tipe motor nantinya. Membeli barang bekas akan lebih mudah menyesuaikan budget dan Anda bisa mendapatkan barang bekas dengan harga pas jika pintar memilih penjual. Jika Anda mematok dana maksimal terlebih dahulu untuk beli motor akan gampang memilih secara cepat dan spesifik barang yang diinginkan. 

Sesuaikan harapan Anda juga dengan harga yang Anda patok tersebut. Agar tidak kecewa dan salah pilih, tentukan harga yang masuk akal. Bel secara online umumnya harganya lebih murah namun ingat ada harga ada kualitas.

3. Pilih Tipenya dan Cek Harganya Pasarannya
Setelah itu, pilihlah tipe motor idamanmu yang sesuai dengan budget. Tak sampai disitu, cek harga pasarannya di beberapa agen sekaligus agar bisa membandingkan. Untuk motor second, harganya bisa berbeda meski satu tipe karena bergantung pada kondisi motor masing-masing. Nah, ketika mengecek harga pasarannya haruslah mengecek juga bagaimana kondisi motor. 

Bisa jadi di agen tertentu harga motor tipe A lebih tinggi dibanding agen lain karena kondisi motor baik dengan kelengkapan surat yang lengkap. Sedangkan di agen lain motor tipe A jauh lebih murah karena surat-suratnya lebih lengkap. Anda bisa mengecek harga pasaran ini di internet atau rekomendasi orang lain. Perbanyak info ini agar tidak salah pilih.

4. Cek Kelengkapan Surat
STNK dan BPKB motor sebaiknya ada sebagai bukti kepemilikan nantinya. Jika surat ini lengkap maka harganya akan lebih mahal dibanding motor yang tidak ada surat-suratnya sama sekali.  Sebaliknya jika Anda memiliki budget yang minim bisa memilih motor tanpa surat maka harganya jauh lebih murah namun tentu akan tidak ada bukti kepemilikannya. Begitu pula jika membeli secara online, tanyakan kelengkapan ini ditambah faktur sebagai pertimbangan nantinya. Memiliki kendaraan tanpa bukti kepemilikan akan sedikit merugikan, bukan? 

5. Cek Nomor Rangka dan Mesin Motor
Nah, jika surat-surat kendaraan sudah lengkap Anda wajib cek nomor rangka dan mesinnya. Cocokkan nomor ini dengan yang tercantum pada BPKB, jika berbeda sebaiknya jangan beli barang tersebut. Tetapi jika nomor di mesin dan surat sama jangan segera tergiur, perhatikan secara lebih teliti lagi. 

Pastikan nomor pada mesin dan rangka asli bukan ketokan penjual. Biasanya motor curian memiliki nomor mesin yang di ketok sebagai asal-asalan penjual. Anda pun bisa mengantisipasinya dengan mengecek nomor ini melalui layanan polisi. Misalnya kirim SMS, ketik Metro(spasi)nomor polisi kirim ke 1717, format SMS bisa berbeda-beda setiap provinsi. Setelah itu informasi motor akan akan terima secara lebih valid dan lengkap.

6. Cek kondisi fisik motor
Baik membeli secara offline maupun online penting untuk mengecek kondisi fisik motor. Datangi lokasi penjual dan lihat tampilan motor seperti spion, baut dan lainnya. Cek juga goresan-goresan yang mungkin ada di motor dan menjadi pertimbangan apakah motor pernah jatuh atau tidak.

7. Cek kebocoran motor
Mendatangi lokasi penjual tak cukup hanya dengan melihat kondisi motor, namun cobalah test ride untuk meyakinkan lagi. Saat test ride cek kebocoran dengan menutup knalpot, jika mengeluarkan suara tersendat maka artinya motor perlu di servis. Cek pula apakah oli dan air radiator dalam keadaan aman dan tidak bocor.  

Pada bagian roda, pastikan masih lurus karena jika bengkok motor pernah jatuh dan rusak parah. Bagian roda yang bengkok juga membahayakan pengendara. Test ride bagian ini dengan melaju cukup kencang dan rem secara mendadak, jika bagian roda bergetar dan tidak nyaman artinya velg atau roda dalam keadaan tidak lurus.

8. Cek Speedometer dan Jangan Tergiur dengan Low KM
Jika ingin motor yang masih dalam keadaan baik tidak ada salahnya memilih motor yang speedometernya normal karena bagian ini cukup penting untuk melihat isi bensin, kecepatan, lampu sen dan lainnya. Selain itu, pada cek juga kilometernya, batas wajar kilometer untuk motor bekas umumnya 20.000. 

Angka tersebut masih layak untuk motor yang sudah dipakai dan akan Anda beli dan jika di atas itu sebaiknya cari motor yang lain. Namun jangan sampai tertipu dengan km yang kecil karena hal ini bisa dimanipulasi. Jika motor dalam keadaan cukup tidak stabil namun km kecil sebaiknya pilih yang lain saja.

9. Cek Kelistrikan
Kelistrikan pada motor berhubungan dengan aki, jika bagian listrik tidak bermasalah maka aki dalam kondisi yang baik. Nah, cek lah bagian-bagian seperti klakson, lampu sen, lampu speedometer, lampu depan dan belakang menyala dengan normal. 

Satu lagi yang cukup penting terutama untuk motor matic ialah cek starter elektriknya apakah berfungsi secara normal atau tidak. Bagian kelistrikan yang baik perlu Anda pertimbangkan karena hampir 50% sudah terbukti baik dan tidak perlu ganti aki.

10. Cek Bagian Perpindahan Gigi
Satu lagi yang cukup penting ialah test ride dan rasakan bagian perpindahan ini. Jika terasa ringan dan nyaman artinya kampas kopling masih dalam keadaan baik. Namun sebaliknya jika terasa kasar, berat dan tersendat-sendat Anda masih harus mengganti kampas nya yang tentu mengeluarkan biaya lagi.

Tidak Selamanya Merugikan, Ini Keuntungan Beli Motor Bekas
Ada saatnya membeli motor second akan lebih cocok dan menguntungkan bagi Anda daripada harus membeli yang baru dengan harga mahal. Misalnya jika penggunaan motor untuk keseharian yang cukup ringan sedangkan dana yang tersedia tidak besar maka tidak salah jika membeli bekasnya. Dengan memperhatikan poin-poin tips di atas, inilah keuntungan yang akan didapatkan jika membeli motor second.

1. Angsuran Lebih Murah
Harga motor bekas umumnya 2/3 atau ½ dari barang barunya. Jika Anda ingin mengangsurnya tentu cicilan akan jauh lebih murah dan tidak mencekik kantong. Hal ini bisa menjadi pilihan jika gaji bulanan Anda tidak cukup untuk kredit motor baru. Bunga untuk motor pakai ini juga lebih kecil dan normal dari motor baru. Umumnya angsuran motor tersebut sekitar 200 hingga 300 ribuan.

2. Bisa Pilih Motor Idaman

Motor idaman biasanya lebih mahal dan tidak terjangkau. Namun dengan membeli barang second-nya Anda bisa mendapatkannya dengan harga lebih murah dan kondisi yang masih layak pakai. Selain itu, tak jarang pula orang ingin model lawas yang saat ini sudah tidak produksi lagi. Nah, tidak ada pilihan lain selain dengan membeli barang bekasnya. Motor idaman dapat, dompet pun aman.

3. Bisa Langsung Pakai
Jika Anda beli motor baru perlu beberapa waktu untuk menyiapkan kelengkapan surat-suratnya. Belum lagi jika motor yang diinginkan masih dalam proses pemesanan maka tidak akan sabar menunggu barang tersebut. Namun, jika Anda beli motor bekas, hal perlu lagi diperhatikan. Anda bisa memakainya hari itu juga dengan kelengkapan surat yang sudah resmi dan valid.

4. Lebih Mudah Bagi yang Menggunakan KTP Daerah
Jika Anda seorang perantauan dan membutuhkan motor bisa membeli motor bekas karena administrasinya tidak sulit. Jika membeli motor baru di daerah perantauan tidak akan diproses. Oleh sebabnya pilih saja motor bekas karena agen pun akan membantu urusan BPKB dan STNK. Bahkan pajak yang sudah mati saja bisa tertangani jika membeli motor pakai ini.

5. Keuntungan Lain dari Dealer/Agen
Beberapa agen memberikan keuntungan lebih misalnya garansi satu tahun. Jadi, meski bekas Anda bisa memperoleh jaminan yang menguntungkan. Selain itu free service untuk beberapa waktu juga akan didapatkan sehingga motor benar-benar dijamin oleh dealer/agen tersebut. 

Berdasarkan ulasan di atas, apakah Anda tertarik memiliki motor bekas? Saat ini bukan tampilan saja yang diperlukan namun juga kebutuhan. Ada baiknya tampil sesuai budget, jika motor second saja sudah bisa memenuhi kebutuhan Anda mengapa harus membeli barang barunya? Dengan memperhatikan tips di atas, keuntungan dari beli motor second pun akan didapat. Semoga bermanfaat!