Review

Warga Bandung Bisa Memiliki Hunian Apartemen Rakyat Seharga Rp. 50 Juta




Untuk ukuran apartemen seharga Rp. 50 juta mungkin bikin "ngiler" bagi mereka yang ingin investasi atau ingin memiliki hunian dengan harga segitu. Tapi tunggu dulu, program apartemen yang terbilang sangat terjangkau itu bukan untuk mereka yang memiliki penghasilan diatas rata-rata.  Apartemen ini diperuntukkan bagi warga Kota Bandung yang berpenghasilan rendah.

Apartemen kelas menengah ke bawah ini direncanakan dibangun sekitar 15 apartemen dan telah menjadi proyek Pemerintah Kota Bandunguntuk waktu kedepan. Rencananya, pada 2015 yang akan dibangun. Lokasinya yaitu di daerah Rancacili, Tamansari, Nyengseret, Kiara Condong. Apartemen rakyat tersebut dibangun memang untuk diperuntukkan untuk warga Kota Bandung menengah ke bawah dan berpenghasilan kecil. Sementara, kisaran harga apartemen tersebut mulai Rp50 juta-260 juta.

Apartemen ini diproyeksikan untuk masyarakat paling bawah di Rp 50 juta. Sementara untuk kelas menengah paling mahal sampai Rp 260 juta. Gambarannya,  warga yang penghasilannya Rp 1,5 juta bisa memiliki hunian ini.

Adapun mekanisme pengajuan apartemen tersebut, Pemkot terlebih dahulu akan membentuk tim seleksi dengan bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad). Tim dari Unpad inilah yang nantinya akan menyeleksi warga yang berhak memiliki hunian apartemen tersebut. Ini tadi, kembali ke kekhawatiran jikalau apartemen ini malah dimanfaatkan oleh mereka yang ingin memanfaatkan apartemen untuk tujuan bisnis atau ingin memiliki tapi bukan haknya.

Setiap titik apartemen ini mampu menampung banyak warga Kota Bandung yang setiap titik apartemen mampu menyediakan sekitar 500-1600 unit. Sementara untuk biaya pembangunan apartemen ini juga berkisar antara Rp 100-300 miliar. Untuk pembiayaan sendiri, ada tiga kelompok: BPJS Ketenagakerjaan, APBN untuk rusunawa-rusunawa, dan pihak investor yang membantu, serta dengan sistem pelelangan. *(AA)