Review

Profil Roy Chunonk (Alm.) Pemeran Maman Suherman di Sinetron Preman Pensiun





Pada adegan terakhir, episode 2 sinetron "Preman Pensiun" (tayang 13 Januari 2015), Kang Bahar berhadapan dengan anak buahnya, Maman Suherman  di sebuah lapangan. Disaksikan Kang Mus, Kang Bahar menasihati Maman Suherman:

"Dulu saya pernah membaca sebuah syair, yang sampai sekarang saya masih ingat:
Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria. Bukan dari kepalanya untuk dijadikan atasannya. Bukan dari kakinya untuk dijadikan alasnya, tapi dari sisinya untuk teman hidupnya. Dekat dengan lengan untuk dilindungi. Dekat dengan hati untuk dicintai...."

Kang Bahar kemudian menyuruh Maman Suherman untuk mendekat. Maka, hantaman demi hantaman dari Kang Bahar mampu membuat preman berbadan besar itu tersungkur di tanah dan meremukkan beberapa tulang iga Kang Maman. Itulah adegan dimana Kang Bahar digambarkan sebagai pucuk pimpinan preman yang sangat menghormati wanita. Sikap tegas pada Maman Suherman dilakukan karena anak buahnya tersebut telah melakukan KDRT pada istrinya hanya karena cemburu buta. 

Selamat Tinggal Roy Chunonk
Saat "Preman Pensiun" tayang Januari 2015, Aktor Roy Cunonk telah tutup usia pada umur 42 tahun. Ia wafat pada 28 Oktober 2014 lalu saat sinetron "Preman Pensiun" season 1 masih dalam masa penggarapan. Pria asal Sambongpari Kidul, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya itu menghembuskan napas terakhir sehari setelah menginjakkan kaki di kampung kelahirannya tersebut.

Berdasarkan berita dari Radar Tasikmalaya, dikabarkan waktu itu Kokoy Rokayah, ibu dari pria bernama asli Uus Sudirman ini, 28/10/2014 pada pukul 10.00 menemukan sang anak meninggal di kamar rumah anaknya (kakaknya Roy Chunonk) di daerah Sambongpari, Tasikmalaya. Saat itu, Kokoy memanggil-manggil Roy –yang mengaku sakit perut—untuk meminum obat. Namun tidak ada jawaban. Sebelumnya Roy sekitar pukul 9.00 pindah dari ruang tengah ke kamar setelah mengeluh sakit perutnya.

Mengaku aneh dengan anaknya itu, Kokoy pun mendatangi kamar Roy. Tampak dia sedang tidur telungkup di atas kasur. Kokoy curiga. Kokoy kemudian memegang kaki anaknya itu. Terasa dingin. Dia kaget. Kemudian memanggil tetangganya untuk meminta bantuan melihat kondsi Roy. Setelah dicek, ternyata pria berbadan besar itu sudah meninggal.

Kata Kokoy, sebulan sebe­lum­nya, Roy memang mendapat pe­nyakit ambeyen. Dia juga sebelumnya kerap mengeluh ke­sakitan di perutnya, namun dalam saat diperiksa tidak ditemukan ada gangguan dalam organ dalamnya. Sebelumnya, Roy baru tiba di Kota Tasikmalaya Senin sore (27 Oktober 2014). Dia yang baru pulang syuting di Puncak, Bogor mengantarkan Kokoy ke Kota Tasikmalaya. Jasad aktor berbadan besar tersebut di makam keluarga di Tasikmalaya.

Filmografi Roy Chunonk
Aktor Uus Sudirman alias Roy Chunonk dikenal pubik sebagai pemain di film "The Maling Kuburans" (2009), "Modus Anomali" (2012) dan "Caleg By Accident" (2014) serta beberapa sinetron. Ia juga turut bermain di film "Garuda Superhero". "Garuda Superhero" adalah film pahlawan super dari Indonesia yang tayang di awal tahun 2015 dan juga menjadi film pertama Indonesia yang menggunakan tekhnik CGI. Film pahlawan super ini dibintangi oleh Rizal Idrus sebagai Garuda dan Slamet Rahardjo sebagai Durja King. Sementara Roy Chunonk berperan sebagai Gull, sang penjahat bertopeng. *Abah