Review

Profil Ridwan Anugrah Permana Pemeran Darmaji di Sinetron Preman Pensiun





Jika Anda yang pernah menggemari dongeng Sunda "Si Rawing" yang dibawakan almarhum Wa Kepoh pada era 1980-an, ada istilah Darmaji. Darmaji adalah singkatan dalam heureuy Sunda: dahar lima ngakuna hiji (makan lima ngakunya satu). Misalnya, saat Anda makan gorengan seperti bala-bala atau gehu, ngambilnya lima namun saat ditanya tukang warung, ngakunya cuma ngambil satu. Ini digambarkan pada orang yang rewog alias suka makan.

Walau tak ada kaitannya dengan "Si Rawing", dalam Sinetron "Preman Pensiun" sosok tokoh Darmaji ini digambarkan sebagai tukang parkir di Pasar Buku Palasari. Ia yang biasa mangkal di depan toko buku Agus. Ia sehari-hari membawa uang recehan sebagai kembalian juga piriwit (peluit). Peran Darmaji menggambarkan sosok rakyat kecil yang juga merasakan kondisi Kota Bandung. Salah satunya ia biasa ngobrol dengan Agus tentang bagaimana kuasanya preman di Kota Bandung. Hal tersebut saat Agus dan keluarganya kena teror para preman yang disuruh oleh pengembang apartemen untuk pembebasan lahan.

Profil Pemeran Darmaji

Nama lengkapnya Ridwan Anugrah Permana. Ia lahir di Bandung pada 23 Mei 1990. Urang Ujungberung. ini dulu pernah menempuh pendidikan di SDN Ciporeat, SMP Al-Ghifari, MAN 2 Cipadung, dan dilanjutkan ke Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI)/dulu STSI, Jurusan Teater angkatan 2008. Ia main di "Preman Pensiun" setelah ikut casting. 

Setelah dinyatakan lulus casting, beberapa hari kemudian ia dikontak dan berperan menjadi Darmaji, tukang parkir di Pasar Buku Palasari. Pria yang mengaku hobinya makan ini adalah aktor yang sudah menjadikan dunia peran sebagai jalan hidupnya. Baginya akting adalah hobi. Pria yang lulus dari ISBI tahun 2013, lama berkecimpung di seni tradisi Sunda longser berama Mr. Jun, Ceu Popon, dkk. 

Ia juga kerap menjadi Ki Lengser di upacara-pacara adat, misalnya di acara pernikahan. Menjadi Ki Lengser sudah ia lakoni sejak zaman SMA. Ia saat SMA aktif di ekskul seni Sunda. Kegiatannya kini adalah suka rutin latihan teater di ISBI. Ia juga pernah bekerja di Trans Studio Bandung di bagian perform untuk menghibur para pengunjung.

"Main di Preman Pensiun mah, saya disangka tukang parkir asli. Waktu saya naik angkot juga, supir pernah menanyakan: Gaya euy tukang parkir ayeuna mah bisa maen sinetron. Gak keganggu tugas markirnya, Kang?" papar sulung dari tiga bersaudara ini. Bagi Ridwan, main di "Preman Pensiun" adalah  berkah sekaligus mempraktikkan ilmu akting yang selama ini dipelajarinya. Ia bercita-cita ingin jadi aktor yang menjadikan dunia peran sebagai jalan hidupnya ke depan.

Bicar tentang aktor favoorit, Ridwan mengaku penggemar berat aktor kawakan Didi Petet dan Deddy Mizwar. Sementara untuk tontonan di televisi, ia penggemar sinetron "Keluarga Cemara" dan "Si Doel Anak Sekolahan". Untuk film, favoritnya adalah film action, salah satunya film "The Raid". Untuk urusan musik, Ridwan mengaku suka musik klasik dan musik pop.