Review

Seputar Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Kota Bandung




 1. Pembenahan Trotoar
Pemkot Bandung berbenah dengan mempercepat perbaikan trotoar di Jalan Braga, Jalan Asia Afrika, Jalan Pajajaran, serta penataan ruang terbuka hijau di Tegallega yang pada 2005 lalu peserta KAA menanam pohon di lokasi tersebut.  Trotoar di Jalan Asia Afrika dilengkapi dengan kursi yang antik dan cantik serta dihiasi bunga-bunga.  Di trotoar Jalan Asia Afrika dan Braga juga dipajang 300 buah bola batu. Khusus bola batu di trotoar Jalan Asia Afrika diukir nama 109 negara yang tergabung dalam Konferensi Asia Afrika.

2. Bola Dunia
Di persimpangan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun Timur berdiri dengan megah sebuah bola dunia yang berukuran cukup besar. Di bola dunia itu tercetak peta dunia dengan peta negara-negara Asia Afrika yang lebih menonjol.

3. Pemantauan Melalui Command Center
Total ada 30 pekerjaan fisik yang tengah dilakukan Pemkot Bandung jelang KAA. Bandung Command Center pun dibangun untuk memantau progres persiapan. Demi mendukung event ini, ada 4.000 kamera pengintai disebar guna pemantauan.

4. Ruwatan Menjelang Peringatan KAA
Kelompok budaya Sunda di Bandung menggelar ruwatan pada 20 April 2015.  Upacara budaya ruwatan dilaksanakan di sekitar Gedung Merdeka yang dihadiri ratusan orang dengan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah di Bandung. Tim aparat kemanan dibantu kelompok warga terdiri 24 ormas dan LSM yang bergabung dalam Forum Jaga Lembur untuk persiapan pengamanan.

5. Penjaringan Relawan
Untuk mendukung peringatan KAA, tercatat 3.000 relawan disiapkan sebagai LO. Lalu masih ada 4.000 relawan yang masih menunggu perannya. 

6. Pajangan Ratusan Payung di Atas Jalan Otista
Jalan Otto Iskandardinata atau Otista tepat di depan pusat perbelanjaan Pasar Baru. Sepanjang sekitar 100 meter, pengguna jalan akan disuguhkan pemandangan ratusan payung yang dipasang di atas jalan.

7. Historical Walk 
Saat puncak peringatan ke-60 tahun KAA di Bandung, para delegasi akan melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka untuk menyampaikan pidato sekaligus berfoto bersama di ruang utama Gedung Merdeka.

8. Kubus di Jalan Cikapundung
Di Jalan Cikapundung, tepat di sebelah Gedung Merdeka, tempat diselenggarakannya Peringatan KAA Ke-60. Jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Sebagai gantinya, di jalan sepanjang 100 meter itu berdiri beberapa ornamen berbentuk kubus yang dipasang bertumpuk. Di empat sisi masing-masing kubus, tergambar wajah tokoh-tokoh Asia Afrika lengkap dengan biodatanya. Seperti, Presiden RI pertama Sukarno, Perdana Menteri Myanmar pertama U Nu, dan Perdana Menteri Srilanka John Kotelawala

9.  Penjagaan Keamanan
TNI sudah menyiapkan personel gabungannya bersama Polda Jawa Barat. Personel gabungan tersebut akan melakukan pengamanan di berbagai objek lokasi peringatan KAA setiap hari, sejak Senin (20/4) hingga hari Jumat 24 April. Selain itu, TNI juga akan menyiapkan puluhan penembak jitu atau sniper di beberapa lokasi penyelenggaraan KAA.

10. Taman Braga
Taman ini persis berada dekat Gedung Bank BJB Pusat. Taman ini dibangun khusus untuk menyambut Peringatan KAA di Bandung, melengkapi taman-taman tematis lainnya yang telah lebih dulu dibuat.  Di taman ini terpasang huruf-huruf membentuk kata BRAGA dimana hurufnya berukuran besar, jenis hurufnya menarik, dan berwarna merah terang.

11.  Ada Bajaj di Bandung
Perusahaan Gas Negara  menyediakan layanan bajaj gratis. Bajaj ini akan dipergunakan mulai 20 April hingga 25 April 2015. Sebanyak 20 unit bajaj berbahan bakar gas (BBG) siap mengantar para awak media yang meliput peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Kota Bandung, Jawa Barat. Bajaj ini siap mengantarkan mereka ke sejumlah lokasi liputan terkait peringatan KAA. Bajaj ini tersebar di beberapa titik di Kota Bandung. Sebelum beroperasi, bajaj tersebut akan berkumpul di Media Center, Jalan Braga, Kota Bandung.

12. Solidarity Day
Sedikitnya 25 komunitas kalangan muda menampilkan beragam kreasi di acara bertajuk 'Solidarity Day' di Taman Film Bandung, Jawa Barat, Selasa 21 April. Aksi mereka itu bertujuan merangkul komunitas lain untuk membangun dan mewujudkan Indonesia kreatif serta berkesenian.

13. Aneka Kegiatan
Rangkaian memperingati KAA ke-60 di Kota Bandung dimeriahkan kegiatan di berbagai tempat. Salah satunya Even Asia African Carnival (AAC) diprakasai Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung yang berlangsung 21-27 April 2015. Acaranya yaitu Angklung Harmony for The World, Solidarity Day (Tribute Soekarno & Mandela), Culture Break, Festival Of Nations, Photo Exhibition Of AAC, dan Asian African Parade.

14.  Pengiriman Video dari Ridwan Kamil
Jelang peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan mengirimi surat berupa video berdurasi 2 menit kepada 109 negara yang akan datang sebagai peserta. Video tersebut berisi tentang kondisi Kota Bandung saat ini seperti taman-taman dan ladnmark bangunan-bangunan.

15. "Proyek Sangkuriang"
Pemerintah Kota Bandung memberlakukan sistem reimburse terhadap para kontraktor yang mengerjakan proyek infrastruktur di Bandung dalam menyambut KAA ke-60. Dalam hal ini, semua kontraktor bekerja dulu, baru dibayar belakangan. Ridwan Kamil sempat meminta pemerintah menyediakan Rp 20 miliar untuk memaksimalkan pelaksanaan KAA. Namun, pemerintah hanya menetapkan Rp 10 miliar. Pemkot diberi waktu dua bulan untuk membenahi kota. Masalah pembenahan ini, Presiden baru menginstruksikan pada Februari 2015.

16. Menara Jam di Simpang Lima
Monumen Dasa Sila di Simpang Lima (Jalan Asia Afrika - Jalan Ahmad Yani - Jalan Gatot Subroto - Jalan Sunda - Jalan Karapitan) dipindahkan ke samping Gedung PLN di Jalan Cikapundung Timur, Bandung, tak jauh dari Gedung Merdeka. Di lokasi bekas monumen Dasasila Bandung, sebagai gantinya kini telah berdiri menara jam setinggi 15 meter.  Sebanyak 109 nama negara Asia Afrika tertulis di dinding menara. Di bagian atasnya, di empat sisi, menempel jarum jam.

17. Siaran ke 200 Negara oleh Orari
Organisasi Amatari Radio Indonesia (Orari) Jawa Barat menyebarluaskan informasi pelaksanaan peringatan KAA di Bandung ke leuruh dunia. Ditargetkan informasi bisa dikomunikasikan dengan 6000 stasiun radio amatir di 200 negara. Orari Jabar menurunkan 40 personel yang terdiri atas 25 operater yang tidak hanya dari Bandung tapi juga dari Jakarta, Bali, Tangerang, dan Bogor. Mereka akan bekerja dua hari dua malam nonstop. Untuk mendukung siaran, dipasang pemancar di 9 lokasi (Balai Kota, Padalarang, Sekretariat Orari Jln. Situ Aksan, dan rumah-rumah anggota Orari.)

18. Pengerjaan Poster Pemimpin Negara
Poster pemimpin negara di jalanan Kota Bandung ada yang dilukis dengan krayon oleh Zahrah Zubaidah dan poster gaya pop art oleh komunitas WPAP (Wedha's Pop Art Portrait) Chapter Bandung. WPAP Chapter Bandung mengerjakan 13 standing figure tokoh-tokoh KAA, 5 instalasi, dan panel pop art sepanjang 200 meter. Panel dipasang di sekitar bekas Gedung Palaguna Nusantara.