Review

Menyeruput Kopi Gayo di Two Beans Coffee Bandung




two beans coffee jalan ganesha bandung

Selain  memiliki  koleksi kuliner yang berlimpah, Bandung juga dikenal dengan berbagai jenis penganan dan  produk pemanja rasa dari luar daerah. Oleh karena itu, tak heran bila di Bandung pun dapat ditemui produk kuliner yang merupakan ciri khas suatu daerah. Contohnya tahu gejrot dari Cirebon atau rujak jegeg yang merupakan ciri khas Bali, sudah menempatkan wakilnya di Kota Kembang.

Salah satu produk "luar" lainnya yang juga ada di Bandung adalah kopi  gayo  yang merupakan kopi terkenal dari  Aceh.  Kopi  jenis Arabika  ini sudah memiliki nama besar dan sudah  diakui  sebagai salah  satu  jenis kopi terbaik di dunia. Tak mengherankan  bila kopi gayo telah mendapat sertifikasi dari Organisasi Internasional  Fair Trade berupa Fair Trade Certified, kemudian sertifikat Indikasi  Geografis (IG) dari Menteri Hukum dan HAM, dan meraih peringkat tertinggi saat cupping score Event Lelang Special  Kopi Indonesia 2010.

Kopi Asli Aceh
Dengan keunggulan dan kualitas kopi gayo, maka Mohammad Adhyatma dan  Abdul Hadi Kamilsyah pun percaya diri mendirikan  Two Beans Coffee di Kota Bandung, yang merupakan pusat jajanan terkenal  di Indonesia sehingga tentu saja dipenuhi banyak pesaing. Untuk menjaga kualitas citarasa dan menjawab kepercayaan  pelanggannya, maka kedai kopi yang terletak di Jl. Ganesha (seberang Masjid Salman ITB)  Bandung ini  benar-benar  mendatangkan kopi gayo dari daerah asalnya di dataran tinggi Tanah Rencong, yaitu Kabupaten Bener Meriah,  Aceh Tengah,  dan  Gayo Leles. 

Two Beans Coffee pun memiliki keahlian "memperlakukan" kopi  gayo sehingga  menyeruputnya merupakan momen istimewa. Melalui metode ekstraksi yang tepat dan presisi, diperoleh saripati kopi gayo yang "maknyuss" untuk dihidangkan kepada pengunjung. Oleh  karena  itu, tak salah bila para penikmat kopi  sejati  dan sangat fanatik dengan citarasanya, akan menjadikan Two Beans sebagai  salah satu tempat favorit untuk nongkrong. Tidak susah menemukan kedai ini. Terletak di spot terkenal di  Kota  Bandung dan berada di pusat kota, membuat Two Beans mudah dijangkau bagi yang sedang menyambangi tempat-tempat favorit di Kota  Bandung.

Murah dan Berkelas
Walaupun memiliki sajian utama kopi berkelas dunia, kedai yang dibuka pada Agustus 2014 ini ternyata memasang tarif yang cukup murah  dan terjangkau oleh kantong anak muda, terutama bagi  para mahasiswa  yang banyak bertebaran di kawasan Tamansari Bandung. Untuk satu gelas kopi gayo, Two Beans berani memasang  harga  Rp 15.000. Dan dengan harga  semurah  itu, Two Beans  tetap tidak melupakan citarasa kopi gayo yang memang  nikmat.

Two Beans Coffee yang buka setiap hari mulai pukul 18.00 WIB hingga  24.00 WIB  ini pun memiliki beberapa varian rasa kopi dengan bahan utama kopi gayo, tersaji dalam Black Coffee,French Press, Vietnam Drip, Cafelatte, dan Cappucino.

Anda  yang tidak ingin sekadar ngopi, tapi juga ingin  membelinya untuk  dibawa  pulang,  Two Beans juga menjual biji  kopi  dalam kemasan dengan dua citarasa yang bisa dipilih sesuai selera. Anda yang tidak terlalu suka kopi yang pahit dan kental, bisa  memilih medium roast yang lebih ringan dan nyaman diseruput tanpa  harus mengerenyitkan dahi. Sedangkan bagi Anda para penggemar kopi kelas berat, bisa memilih dark roast yang sangat pahit, namun  langsung menyengat sehingga membuat saraf langsung terjaga waspada.

Two Beans pun tak segan-segan menambah pengetahuan para  pelanggannya  dengan mengedukasikan berbagai hal mengenai kopi.  Antara lain  cara menyeduh kopi, menyajikan ilmu tentang  metode  manual brewing  seperti pour over, aeropress, manual espresso, dan  shyphon. Nah, bila akhir pekan ini Anda sedang berada di Bandung, singgahlah di Two Beans Coffee untuk meneguk kopi gayo panas yang ternama,  di tengah dinginnya suhu Kota Bandung pada musim  hujan ini. Wah, pasti nikmat!