Review

Pesona Keindahan Alam Jalur Touring Ciwidey-Naringgul-Cidaun-Rancabuaya




jalur ciwidey naringgul cidaun

Jika Anda termasuk yang hobi bertualang dengan touring, satu lagi rute yang wajib dijajal adalah perjalanan wisata ke wilayah selatan. Anda bisa konvoi menggunakan motor atau mobil ke tempat wisata yang disebut "surga tersembunyi" ini. Inilah perjalanan lintas selatan Jawa Barat yang bikin para riders sekarang ini tergoda untuk menjajal perjalanan menyusuri jalur Bandung - Ciwidey - Naringgul - Cidaun - Rancabuaya. Tiga kota di bagian selatan akan dilewati jika melalui jalur ini yakni Kab. Bandung, Cianjur, dan Garut.

Jalur Perkebunan Teh, Air Terjun, Hutan, Sawah, dan Laut
Pokoknya dengan melintasi tempat ini dijamin akan membuat para petualang sejati merasakan sensasi wisata touring yang tiada duanya. Para riders akan melintasi indahnya kawasan perkebunan teh di Ciwidey hingga batas Cianjur. Ke sananya, akan menemukan sensasi perjalanan melintasi hutan dan persawahan yang tak kalah elok. Tentunya keindahan alam curug-curug (air terjun) di sepanjang jalan ini membikin pengalaman yang luar biasa. Apalagi curug itu seakan menjadi paduan alam bak di negeri dongeng. Pemandangan curug-curug terlihat mengalir dari ketinggian yang kadang tertutup kabut tips. Ini seakan kita berada di negeri awan. Keajaiban alam wilayah selatan ini memang sangat memesona namun belum tergarap dengan maksimal.

Namun tenang, selama perjalanan pun kita melintasi rumah-rumah penduduk juga ada warung-warung hingga masjid/mushola di pinggir jalan. Bahkan kita pun bisa bareng dengan riders lainnya yang sama-sama melintasi jalur ini.. Inilah yang menjadi kebiasaan jika menggunakan jalur Ciwidey - Naringgul - Cidaun - Rancabuaya yakni banyak berhentinya. Para riders biasa "pit stop" untuk istirahat sambil memotret pemandangan alam. Dan pada akhirnya, di Garut tempat wisata laut akan hadir di hadapan Anda. Inilah asyiknya wisata yang menempuh perjalanan berjam-jam namun banyak tempat yang bisa disinggahi selama touring.

Perhatikan Kelayakan Kendaraan
Sebagaimana wisata touring, yang patut diperhatikan adalah kelaikan motor, persiapan fisik dan mental, hingga perbekalan. Maklum saja selama perjalanan harus siap dengan segala hal yang mungkin terjadi. Untuk itu, cek mesin motor/mobil, ban, rem, hingga bensin yang full tank. Bawa juga perlengkapan juga bekal makanan. Untuk kamera, lebih baik bawa kamera yang DSLR karena objek air terjun kebanyakan lumayan jauh jalan. Jika itu sudah siap, maka Anda dan kawan-kawan tinggal berangkat menempuh perjalanan yang akan menguji skill juga mental Anda berkendara. Perjalanan sebaiknya dimulai dari pagi hari/subuh. Kalau sore atau malam hari sangat riskan karena sepi. Belum lagi selama perjalanan biasa ada kabut turun.

Jika ingin ngabring alias konvoi, bisa setelah Subuh. Hal ini agar bisa menghindari  macet di daerah Ciwidey. Rute awal dari Bandung bisa dari Batujajar - Soreang - Ciwidey, Kopo - Soreang - Ciwidey, atau dari Banjaran - Soreang - Ciwidey. Pacu santai saja kendaraan Anda karena nanti semakin ke sana, rute semakin menantang. Setelah masuk Ciwidey, Anda akan memasuki Situ Patengan. Lalu ambil jalur Perkebunan Teh Cibuni, Rancabali.  Tidak berapa lama akan terlihat petunjuk arah ke Naringgul.

Pesona Keindahan Curug
Tantangan pun akan dimulai, dimana kelokan, tanjakan, dan turunan akan menjadi "santapan" kendaraan Anda. Namun, hati-hati juga jika musim penghujan karena jalan bisa licin. Jika Anda dan teman-teman merasa butuh istirahat, bisa ngaso dulu di warung. Di kawasan ini pemandangannya pun mantap pisan. Lanjutkan kembali perjalanan dengan jalur yang berliuk-liuk, Anda akan menemukan tugu batas Kabupaten Bandung dan Cianjur. Anda akan mulai melewati kawasan hutan di kiri-kanan. Di sini, siap-siap Anda setelah turunan yang menikung, akan bertemu air terjun kembar yang terkenal dengan nama Curug Mala.

Setelah puas berfoto-foto, Anda melanjutkan perjalana ke Desa Balegede. Perjalanan masih dengan turunan dan belokan yang sepertinya tak berujung. Dari kejauhan akan terlihat Curug Sabuk. Nah, setelah melewati Jembatan Cipandak Anda bisa berhenti di sini, untuk sekadar cuci muka di Sungai Cipandak. Di sini, Anda pun akan melihat panorama di atasnya berderet sejumlah air tejun. Lanjutkan kembali perjalanan, dan setela turunan yang menikung Anda akan menemukan air tejun tepat yang persis berada di pinggir.

Inilah Curug Ciceret, air terjunnya memang menyiprat (cérét) ke jalan. Di lokasi inilah biasanya menjadi salah satu objek berselifie ria. Oke, lanjutkan perjalanan ke arah Naringgul dimana jalan mulus akan Anda lalui hingga memasuki wilayah Cidaun. Di sana, Anda akan menemukan petunjuk arah kiri ke Cisewu Pangalengan, arah lurus ke Cikelet, dan  ke kanan Rancabuaya. Dari sini, silakan Anda pilih ke pantai mana yang hendak dituju. Anda bisa ke Rancabuaya, Santolo, dan lainnya.

Jalur Pulang dari Rancabuaya ke Bandung
Sedangkan jalur pulangnya, Anda bisa lewat Garut kota atau bisa jalan alternatif ke Cisewu (Pangalengan) dengan nemasuki wilayah Talegong. Di pertigaan belok kanan ke arah Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan dan ikuti sampai kawasan wisata Situ Cileunca. Di Pangalengan, Anda bisa membeli dulu oleh-oleh dan kembali lagi ke Bandung.

Info lainnya:
- Foto-foto di jalur Naringgul lihat di sini
- Video Curug Ciceret tonton di sini
- Video touring tonton di sini
- Foto-foto di Pantai Rancabuaya lihat di sini
- Foto-foto jalur Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan lihat di sini