Review

Bandung International Art Festival (BIAF) Digelar 9-11 Desember 2016




BIAF Bandung 9-11 Desember 2016

Acara pembukaan Bandung International Art Festival (BIAF) 2016 digelar pada Jumat (9/12/2016). Event internasional ini dihadiri oleh puluhan seniman dan budayawan dari dalam dan luar negeri. BIAF 2016 berlangsung selama tiga hari dari 9 hingga 11 Desember 2016. Event ini berlokasi di Curug Batu Templek dan Argo Wisata Pesanggarahan.

Sejumlah seniman dan budayawan yang terlibat dalam event ini di antaranya: Tisna Sanjaya, Wawan Ajen, Mas Nanu Muda, Iwan Madrib, Agus Riyanto, Bah Enjum, dan Wanggi. Event ini turut pula melibatkan seniman dari dalam dan luar negeri, antara lain dari Aceh, Pacitan, Kediri, Batu Malang, Solo, Makassar, Kalimantan, Sumatera, dan dari Australia, India, Malaysia, Mesir, Jepang, Amerika, dan Hongaria.

Ragam kegiatan BIAF 2016
Sementara tema yang diangkat dalam kegiatan ini “Langit Bumi Manusia”.  Dalam pelaksanaannya, lebih dari 300 seniman dan budayawan dari 13 provinsi dan 8 negara terlibat dalam perhelatan. Pembukaan BIAF sendiri telah dilaksanakan pada Jumat (9/12/2016) pukul 14.00. WIB bertempat di Curug Batu Templek, Lebak Cisanggarung, Pasir Impun, Cimenyan yang menampilkan Gelar Syukuran Lembur dan Helaran. Sementara Hiburan Rakyat akan digelar pada Sabtu (10/12/2016) pukul 08.00. WIB di Kampung Budaya Pasanggrahan, Ujungberung. Sementara gelaran tari dan musik akan dilaksanakan pada Minggu, (11/12/2016) pukul 10.00 WIB di Curug Batu Templek.

Dalam acara BIAF digelar agenda festival, instalasi, workshop, forum, pesta rakyat dan syukuran lembur. Ke-8 negara yang mengkonfirmasi hadir adalah tuan rumah Indonesia, Malaysia, India, Mesir, Jepang, Amerika, Australia dan Hungaria. Sedangkan Indonesia diwakili oleh daerah-daerah seperti Bandung, Solo, Jogjakarta, Lampung, Kediri, Kalimantan, Surabaya, Makassar, Salatiga, Batam, Padang, Batu Malang, Pacitan dan Bangka Belitung," papar.Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti, yang didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal.

Pengembangan wisata budaya
Wisata budaya merupakan salah satu wisata unggulan di tanah air yang harus dijaga dan digelar secara konsisten. Portofolio pariwisata itu ada 3 yakni wisata alam atau nature 35%, wisata budaya atau culture 60%, dan wisata manmade atau buatan 5%. dan porsi tersebut berbeda di setiap destinasi wisata. Event ini mengedepankan Wisata Budaya yang akan ditampilkan dengan apik.

Perhelatan BIAF adalah langkah penting pengenalan aset budaya nasional terhadap wisatawan mancanegara maupun wisatawan Nusantara terutama generasi muda. Investasi terhadap seni telah membawa perubahan pada perkembangan seni hingga menjadi salah satu komoditi industri yang menguntungkan baik bagi industri pariwisata dan karier para senimannya itu sendiri.