Review

Wisata Pasar Kontemporer Sarijadi, Pasar Rakyat Berkonsep Modern




Pasar Kontemporer Sarijadi Bandung

Kesan pasar tradisional yang kumuh dan bikin malas pengunjung datang, di Kota Bandung kini mulai dikikis. Walaupun namanya pasar tradisional namun tampilan plus fasilitasnya modern. Ini seperti yang terlihat di  pasar yang baru diresmikan yakni Pasar Sarijadi. Wajah baru Pasar Sarijadi menarik perhatian pengunjung dan pedagang. Pasar ini beroperasi sejak Selasa, 23 Mei 2017 tersebut tak lagi kumuh dan kotor. Pasar lainnya yang telah direvitalisasi adalah Pasar Cihapit. Sementara pasar lainnya yang menunggu revitalisasi adalah Pasar Kiaracondong, Cihaurgeulis, dan Palasari.

Lalu apa saja kelebihan Pasar Sarijadi Bandung tersebut? Berikut ini beberapa informasinya:

1. Pembangunan sempat terhenti
Peletakan batu pertama Pasar Sarijadi dilaksanakan sekitar Januari 2015. Pasar yang terletak di Jln. Sariasih no. 54, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, ini baru beroperasi Mei 2017.

2. Pasar ramah difabel
Pasar Sarijadi, adalah pasar kedua yang termasuk ramah difabel setelah Pasar Cihapit.

3. Arsitek Unpar
Proyek pembangunan pasar dikerjakan oleh PT Ambarhasa sebagai pemenang lelang. Sedangkan konsep baru pasar Sarijadi dirancang oleh arsitek Andar Matin dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung.

4.  One stop service
Mengusung konsep one stop service, pasar tersebut menyediakan hampir seluruh fasilitas yang ada di swalayan. Di pasar ini terdapat penitipan anak, ruang laktasi untuk ibu menyusui, ATM center, co working space, tukang cukur dan bengkel motor. Ada ojek call, vallet parking, bengkel dan barber shop

5. Hiasan dinding
Jongko terbuat dari kayu berderet rapi di lantai dasar. Luas ukuran setiap jongko sekitar 1 x 1,5 meter. Ada ikon unik di dalam pasar tersebut. Bagian tembok tampil menarik dengan hiasan gambar aneka sayur mayur dan lauk pauk.

7. Konsep modern
Pasar berlantai empat ini mengusung konsep modern.
- Lantai 1: dihuni kios pedagang sembako.
- Lantai 2: diisi oleh penjual pakaian.
- Lantai 3: tiga untuk kuliner lokal
- Lantai 4:  foodcourt.

8. Area bersantai
Dilihat dari sisi bangunan, tampak terbuka sehingga tak diperlukan AC ataupun kipas angin. Selain itu, terdapat area bersantai yang bisa digunakan pembeli dan pedagang di tengah pasar.

9. Akses WiFi
Di dalam pasar juga terdapat beberapa fasilitas penunjang yang jarang dimiliki pasar tradisional lainnya, mulai dari akses WiFi hingga taman bermain untuk anak-anak.

10. Bahan berkualitas
Sebagian besar furnitur seperti meja dan kursi, dipilih kayu jati Belanda. Furnitur tersebut dinilai tahan lama dan kualitasnya bagus. Sementara untuk lapak bahan makanan basah, digunakan por­selen.

11. Keamanan 24 jam
Untuk keamanan, pihak operator memberikan layanan keamanan 24 jam dan melengkapi ruangan dengan CCTV. Adapun karyawan pasar diwajibkan ramah kepada pengunjung.