Review

Sabilulumpat Color Run, Sport Tourism dan Ajang Promosi Wisata Kabupaten Bandung




Foto Sabilulumpat Color Run 2018

Lebih dari 3.000 peserta mengikuti event Sabilulumpat Color Run 2018 yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung. Sebagai event tahunan pada rangkaian event gebyar wisata sabilulungan serta dalam memperingatati Hari Jadi ke-377 Kabupaten Bandung, Sabilulumpat Color Run dinilai bisa meningkatkan derajat kebahagiaan masyarakat. Hal itu diungkapkan Bupati Bandung Dadang M. Naser saat menyapa ribuan peserta di Dome Balerame Soreang, Minggu (6/5/2018).

“Sebagai rangkaian hari jadi, Sabilulumpat Color Run ini bisa menjadi ajang rekreasi masyarakat yang seru, menyenangkan, ekspresif, unik, menarik, dan itu semua bisa meningkatkan derajat kebahagian masyarakat,” ungkap Bupati Bandung.

Promosi pariwisata Kabupaten Bandung
Lebih lanjut Bupati meyakinkan, acara tersebut akan digelar lebih meriah lagi setiap tahunnya, sebagai strategi promosi pariwisata di Kabupaten Bandung. Untuk itu dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat agar bisa mengeksplorasi pariwisata lokal yang tidak kalah menarik dengan daerah lain di Indonesia.

“Kabupaten Bandung punya maha taman lukisan Tuhan yang luar biasa. Potensi dan keindahannya tidak kalah dengan daerah lain. Kalau event gebyar wisata Sabilulungan hari ini, kita jadinya refreshing saat hari libur, olah raga untuk kesehatan fisik, sedangkan tepung warna warni itu media ekspresinya yang bisa meningkatkan kebahagian,” ujarnya.

Rasa gembira dan terima kasih disampaikan Bupati kepada seluruh pihak yang terlibat. Dirinya berharap, dengan diagendakannya secara rutin, event ini bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap Kabupaten Bandung, sehingga masyarakat bisa mendukung dan mendoakan kepemimpinannya dalam hal meningkatnya pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan semua sponsor yang mendukung acara ini. Dan kepada jajaran Perangkat daerah serta masyarakat agar ikut mendukung dan mendoakan, agar peningkatan kapasitas pelayanan public dan pembangunan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud dengan maksimal,” kata Bupati.

Dalam waktu dekat, Kabupaten Bandung akan menjadi bagian tuan rumah Asian Games, kata Bupati. Untuk itu dia mengimbau agar masyarakat bisa menjadi tuan rumah yang baik, someah hade ka semah juga bisa menjaga kondusivitas wilayah.

Ragam event wisata Kab. Bandung
Sementara, Kepala Disparbud Kabupaten Bandung Agus Firman Zaini mengatakan event ini adalah moment kebersamaan seluruh lapisan masyarakat. Gebyar wisata Sabilulungan sebagai promosi wisata di Kabupaten Bandung, diawali dengan berbagai acara seperti Bandung Netherland Amateur Radio, Soreang Fair, Jelajah Kopi, Festival Sipatahunan.

“Beberapa waktu dekat kita juga akan melakukan event Cimenyan Festival, Gebyar Wisata, Ramadhan Fair, Majalaya Music legent, Bandung Kopi Festival dan event besar lainnya," papar Agus.

Bukan saja atmosfer euphoria kegembiraan saat berlari lanjutnya, ditaburi tepung warna warni yang penuh dengan keceriaan. Sebagai peserta, masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia itu, ikut terlibat memberikan donasi 10% dari setiap uang pendaftaran sebesar Rp. 50.000.

Kepala Disparbud Kabupaten Bandung, Agus Firman Zaini mengungkapkan, event Sabilulungan Color Run 2018 kali ini ingin membudayakan kepedulian sosial terhadap sesama. Sebagai event tahunan lanjutnya, pada rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung tersebut diharapkan bisa menebarkan kebahagian dan kebaikan kepada seluruh masyarakat.

“Event kali ini bukan hanya euphoria kegembiraan saja, tapi kita ingin semua kalangan masyarakat bisa merasakan keceriaan. 10% dari hasil pendaftaran akan diberikan kepada anak yatim, jadi semua yang menjadi peserta di acara Sabilulumpat adalah penyumbang. Mudah-mudahan berkah dan manfaat bagi penerima,” ungkapnya.

Dengan memilih pada hari libur kata Agus Firman, event tersebut bertujuan agar semua masyarakat bisa menikmati liburan bersama keluarga, sehingga hajatan ini dapat dinikmati oleh semua orang. “Bahkan 10 % dari tiket akan disumbangkan kepada kaum duafa. Jadi tanpa disadari selain menikmati liburan, mereka juga ikut bersedekah,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Promosi Pariwisata Disparbud Kabupaten Bandung Vena Andriawan menambahkan, selain pemberiaan donasi kepada anak yatim, dilakukan juga penggalangan dana hingga penyediaan pengobatan gratis untuk masyarakat.

"Sebagian pendaftar, baik yang mendaftar online atau offline, menyertakan istri, anak hingga kakeknya, semuanya menjadi donatur. Dan ini mendatangkan pahala untuk kita. Jadi meskipun terkesan penuh dengan hiburan, tapi tetap memiliki nilai ibadah dan kebaikan,’’ucap Vena Andriawan.

Diikuti peserta luar daerah
Tak hanya pendaftar asal Kabupaten Bandung, sebagian peserta juga berasal dari Kota Bandung, Bekasi, Jakarta hingga Yogyakarta. Melihat banyaknya pendaftar yang terdiri dari satu keluarga, panitia sudah menyediakan play ground buat anak-anak.

Dia menguraikan, dari uang pendaftaran Sabilulumpat Color Run 2018 ini sebesar Rp50.000. Peserta memperoleh race pack yang terdiri dari kaos eksklusif, kaca mata sport dan tepung warna, yang nantinya akan menghiasi keceriaan di event Sabilulumpat Color Run tahun ini.

Beberapa peserta yang beruntung, tambah Vena, memperoleh kesempatan meraih doorprize berupa 1 Paket Umroh Gratis, 2 voucher diskon rumah total Rp 60 juta, 2 sepeda motor, 4 sepeda gunung, 1 LCD TV dan voucher menginap di Hotel Sutan Radja.

“Acara Sabilulumpat ini berupa fun run sepanjang 4,5 Km yang ditaburi tepung warna warni. Grup band papan atas ‘Govinda’ turut memeriahkan acara ini dibarengi grup Cremona. Saya berharap Sabilulumpat Color Run jadi event rutin Kabupaten Bandung bahkan jadi event nasional," jelas Vena.