Review

Bandung Creative Hub (BCH), Wadah Para Pegiat Kreatif




Alamat gedung Bandung Creative Hub

Bandung Creative Hub (BCH), sudah rampung, siap2 dipakai oleh komunitas2 kreatif Bandung. Hadiah untuk anak-anak muda kreatif Bandung. Ada Design Store, Library, Co-Working Space, Design Museum, Bioskop, Studio Musik, Keramik, ICT/Games, Senirupa, Studio Fashion, Cafe/Resto, Kelas/Workshop, Innovation room (3D printer, laser cutting dll). Fasilitas terbaik se-Indonesia. Komitmen Pemkot Bandung agar Bandung menjadi kota ekonomi kreatif kelas dunia. Amin. Hatur Nuhun. *Peresmian BCH ini akan mengundang BCL.

Itulah wawaran yang diposting oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di akun Instagram-nya pada Selasa, 14 Februari 2017. Bandung Creative Hub (BCH) atau sebelumnya disebut Bandung Creative Center merupakan gedung pusat kreatif Bandung yang ada di Jalan Laswi, Kota Bandung (dekat Jln. Sukabumi). Proyek Gedung Bandung Creative Hub (BCH) rencananya bakal selesai dikerjakan pada Mei 2017. Bangunan serupa yang dimiliki negara lain di Asia Tenggara ada di Thailand dengan nama Thailand Creative and Design Center (TCDC).

Bangunan dengan arsitektur unik
Bangunan tersebut memiliki arsitektur yang menarik. Desain bangunannya berbentuk poligon (segi banyak) dan menarik perhatian bagi pengendara yang lewat di jalan lokasi berdirinya gedung tersebut. Ornamen warna terang menghiasi gedung tersebut, bahkan sekilas mirip aneka permen warna-warni. Setelah Proyek Bangunan Bandung Creative Center selesai, diharapkan standar pembangunan gedung di Kota Bandung akan mengacu kepada standar yang diterapkan pada bangunan Bandung Creative Hub ini. Bangunan ini dmemiliki lima lantai.

Agar sesuai jadwal pengerjaan proyek, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sendiri akan langsung memonitor pembangunan gedung kreatif ini.  Gedung yang dibangun Pemerintah Kota Bandung tersebut menjadi pusat aktivitas kreatif warga. Untuk isinya, gedung tersebut menghadirkan design store, perpustakaan, co-working space, museum desain, bioskop, studio musik, ruang pamer keramik, ICT/Games, studio seni rupa, studio fashion, cafe dan resto, ruang workshop seni, innovation room (3D printer, laser cutting), dan lain-lain.

Sementara untuk teknis pengisi dan pengelola akan ada pemilahan untuk sejumlah aktivitas kreatif, serta alat pendukungnya. Dengan berdirinya pusat kreatif ini, diharapkan bisa menjadi wadah bagi kalangan kreatif sehingga masyarakat tahu bahwa Kota Bandung memiliki tempat dan diisi oleh orang-orang kreatif. Saat pembangunan selesai dan gedung siap digunakan, rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Bandung masuk jaringan kota kreatif UNESCO
Kota Bandung sendiri pada akhir 2015 lalu terpilih menjadi bagian jaringan kota kreatif (Creative Cities Network) oleh UNESCO. Waktu itu, Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova mengumumkan penunjukan 47 kota dari 33 negara sebagai anggota baru dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) di markas besar UNESCO, Paris, Prancis, Jumat (11/12/2015).

Dalam rilis tersebut, Kota Bandung diumumkan sebagai salah satu kota yang masuk dalam jejaring tersebut, dalam bidang Desain. Bandung adalah kota kedua di Indonesia yang masuk dalam jejaring ini, setelah Pekalongan di tahun sebelumnya, dalam bidang Kriya dan Seni Rakyat.

Jaringan Kota Kreatif UNESCO merupakan potensi besar untuk menegaskan peran budaya sebagai pendukung pembangunan berkelanjutan. UNESCO Creative City Network diluncurkan tahun 2004, Jaringan yang terdiri atas 116 kota di seluruh dunia bertujuan mendorong kerjasama internasional antar kota yang berkomitmen berinvestasi pada kreativitas sebagai pendorong pembangunan perkotaan berkelanjutan, inklusi sosial dan budaya.

Video Bandung Creative Hub LIHAT DI SINI.