Review

Profil Denny Firdaus Pemeran Murad di Sinetron Preman Pensiun





Sosok Murad adalah preman pengawal yang berada di jaringan Bos Jamal. Namun, ia dan Pipit (tandemnya) tetap menghargai dan takut pada Kang Mus. Ia biasa bertugas dengan tim preman di depan Gedung Merdeka. Preman dengan tubuh tegap dan saat bertugas menggunakan pakaian serba hitam ini berkarakter tegas dan seram. Ia juga kerap menghardik Pipit yang suka mendadak ceuleupeung hingga membuat preman lain pun kesal, apalagi Bos Jamal. Keduanya kemudian kembali pada jaringan Kang Mus, satu tim dengan Dikdik.

Profil Pemeran Murad
Pemeran tokoh Murad di sinetron "Preman Pensiun" adalah Kang Denny Firdaus.  Sosok Murad muncul pertama kali di sinetron garapan Aris Nugraha ini di episode 9. Pria tegap ini tinggal di daerah Cijerah Blok Cikendal 1, Bandung. Pria yang lahir pada 21 Agustus ini sehari-hari bekerja sebagai bodyguard dan bagian keamanan di security service Perisai Merah Putih, Bandung.  Ia kerap mengawal tamu-tamu penting yang membutuhkan jasanya dalam kegiatan dan di lokasi tertentu.

Sementara sekarang selain melakukan aktivitas syuting di "Preman Pensiun" ia juga membawahi anggota keamanan di Cafe Pedro, Jln. Aceh Bandung. Kang Denny mengaku mempunyai hobi fitness dan tinju. Dulu sejak 2007, ia rutin berlatih tinju di Sasana Proton Boxing Camp, Bandung. Penyuka makanan kesukaan Sunda seperti dorokdok, ranginang, dan emping ini mengaku banyak sekali berkah dan pembelajaran dengan ikut main di "Preman Pensiun". Tanggapan masyarakat pun sangat positif terhadap sinetron ini dan namanya lebih dikenal, baik di tempat kerja, ormas, dan tempat lainnya. Saat berjalan di tempat umum, ia kerap dipanggil Murad oleh para pengemarnya.

Partner Preman Pipit
Awalnya ia bisa bergabung di "Preman Pensiun" setelah sang pimpinan menugasi dia untuk gabung di  "Preman Pensiun". Waktu itu dari Ully Agency meminta dua orang dari Perisai Merah Putih untuk bermain di "Preman Pensiun". Kemudian yang terpilih ketua dan wakil, namun keduanya akhirnya membatalkan. Maka, kemudian penggantina terpilih Kang Denny dan Kang Ica (pemeran Pipit). Waktu main di "Preman Pensiun", Kang Denny tidak tahu kemudian akan dipartnerkan dengan tokoh Pipit.

Bapak yang telah memiliki dua anak dua perempuan yang duduk di bangku SMP dan kelas 3 SD ini menikmati perannya di "Preman Pensiun". Adapun menurutnya adegan paling menggelikan saat episode terakhir (episode 36) saat Kang Pipit memeluk erat Murad di motor. Waktu itu, Kang Bahar meminta semua preman kumpul untuk menurunkan kekuasaan ke Kang Mus. Adegan lainnya yang dianggap paling disukai oleh Kang Denny adalah saat menendang pintu ketika mencari Agus di kawasan Antapani. Sekali tendang, pintu tersebut langsung roboh.

Menikmati Dunia Seni Peran
"Aktivitas saya sebenarnya bagian tugas penagihan, back up keamanan, hingga ngawal, dan sebagainya. Kini aktivitas saya terbagi dengan main di dunia seni peran. Ke depannya sih saya ingin main di dunia akting. Da asa kumaha kitu asup TV teh ngimpi ge henteu. Sing demi, dari awal saya mah memang tidak menyangka hingga nama saya bisa dikenal," ujar Kang Denny.

Lihat juga: Video kegiatan off air para pemain "Preman Pensiun" KLIK DI SINI

Ia merasa senang dunia yang baru baginya ini, pertama bertemu cara kerja baru dan keduanya ia ingin mendalami belajar akting  dengan lebih serius.  Dulu waktu pertama disorot kamera, ia merasa kaku dan malu dilihat banyak orang. Sekarang, ia perlahan-lahan sudah bisa menghilangkan ketakutan itu. Ia pun berharap "Preman Pensiun" episodenya bertambah panjang dan bisa memberikan tontonan dan tuntunan kepada masyarakat.

Akun Twitter: https://twitter.com/DenyMurad