Review

Air Mancur Lapangan Gasibu Jadi Magnet Wisatawan





Lapangan Gasibu pun seiring perkembangan tak lepas dijadikan area publik dari konser musik, upacara 17 Agustus, apel akbar, hingga salat Ied yang biasa digelar pihak Pemprov Jabar. Namun bagi masyarakat Bandung sendiri, kawasan ini lebih dikenal sebagai area "sogo" alias shopping jongkok. Ya, pada setiap hari Minggu, dulu tempat ini merupakan salah satu sentra geliat perputaran ekonomi dengan pasar kagetnya.

Dari ujung dekat Gedung Sate hingga ujung di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju) tumpah ruah oleh para pedangan lapak. Selain itu, di jalan sebelah barat Lapangan Gasibu pun menjadi tempat aneka kuliner dimana para pedagang kakilima mangkal. Bahkan lapangan ini pun pernah jadi titik kumpul para Bobotoh Persib. Puluhan ribu pendukung Persib tersebut pernah menjadikan Gasibu sebagai titik kumpul saat Persib bertanding pada laga final ISL 2014 dan saat partai final Piala Presiden 2015.

Revitalisasi Lapangan Gasibu
Lalu, perubahan pun terjadi saat dibangunnya jembatan layang Pasteur-Surapati (Pasupati) yang berujung di dekat Lapangan Gasibu (perempatan). Kemacetan tak dapat dihindari jika hari Minggu, maka kebijakan untuk menata kawasan Gasibu ini diberlakukan. Dan kini, pihak Pemprov Jawa Barat pun melakukan revitalisasi Lapangan Gasibu. Penataan besar-besaran dilakukan di tempat yang biasa dijadikan tempat jogging hingga tempat berkumpulnya klub-klub motor dan mobil tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri menargetkan renovasi lahan Gasibu akan tuntas sebelum hari jadi Jabar pada 19 Agustus 2016. Proyek revitalisasi sendiri dilaksanakan dari Agustus 2015. Setelah revitalisasi tuntas, pengelolaan dan perawatan Lapangan Gasibu akan dipegang oleh Biro Humas Protokol dan Umum Setda Pemprov Jabar. Fungsi utama Lapangan Gasibu tetap dipertahankan sebagai area publik.

Area lapangan akan ditanami rumput. Jogging track pun tetap ada dengan perbaikan. Di lokasi nantinya kini ada musala, toilet berkelas hotel bintang lima, amphitheater, perpustakaan, serta air mancur dan air jeram.  Dan taman air mancur ini pun sekarang mulai jadi tempat selfie favorit wisatawan. Panggung juga bakal ada di lokasi yang disebut Panggung Gubernur dan taman flora Jawa Barat. Pengunjung bisa melihat keindahan hamparan lapangan dengan hiasan rumput hijau. Di lapangan ini pun ada tembok khusus yang memasang figura  dengan daftar Gubernur Jawa Barat dari masa ke masa.

Pesona Air Mancur Lapangan Gasibu
Dry musical fountain di Lapangan Gasibu merupakan teknologi dari Jerman dan sekarang menjadi daya tarik wisatawan. Total anggaran untuk air mancur menari ini mencapai sekitar Rp 6,5 miliar. Adapun sumber dananya dari CSR Bank BJB dan PT Telkom.

Air mancur tersebut diklaim sebagai air mancur terbesar dan tercanggih yang ada di Kota Bandung. Air mancur tersebut bisa menari dan semprotan air yang dihasilkan bisa mencapai 2 hingga 6 meter dari 62 lubang. Perrtunjukan air mancur dengan backsound musik di Lapangan Gasibu ini hanya bisa dinikmati pada sore hari pukul 17.00 WIB serta malam hari pukul 19.00 WIB dan pukul 21.00 WIB. Namun, untuk sementara air mancur menari ini masih dalam tahap pembenahan dan ditargetkan selesai pengerjaannya pada 19 September 2016 mendatang.

Uji coba pertunjukan air mancur menari di Lapangan Gasibu tersebut dilakukan pada Kamis (18/8/2016) dan pada Minggu (21/8/8/2016) malam. Uji coba pad pukul 19.00 WIB, terlihat air mancur menari mengikuti irama musik khas Sunda. Air mancur ini berlenggak-lenggok mengikuti alunan musik dengan rentang waktu antara 3- 4 menit. Saat alunan musik pelan, ketinggian air ikut merendah juga sebaliknya. Pesona air mancur itu tambah indah dengan paduan gemerlap cahaya lampu biru, merah, kuning, hijau, dan merah muda.

Dekat dengan Tempat-Tempat Wisata
Dipastikan tempat ini pun akan menjadi magnet kunjungan bagi wisatawan. Apalagi dari Lapangan Gasibu dekat dengan tempat wisata lain. Di seberang selatan ada Gedung Sate yang biasa dijadikan "bukti sah" foto-foto wisatawan yang berkunjung ke Bandung dengan berfoto di depan Gedung Sate. Tak jauh dari situ, di sebelah timur ada Museum Geologi, Taman Lansia, hingga sentra kuliner Cisangkuy.

Sementara di belakang Gedung Sate arah selatan, dekat dengan Jalan LLR Martadinata (Jln. Riau) yang dikenal dengan factory outlet dan kulinernya. Dan di sebelah utara Lapangan Gasibu ada Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat serta sentra kuliner di sepanjang Jln. Dipatiukur.

Setelah Lapangan Gasibu selesai, kawasan berikutnya yang akan direvitalisasi adalah jalur menuju Monumen Perjuangan Rakyat. Nantinya di sana akan terdapat Taman Kriya Jabar, Taman Main Jabar, Taman Musik, Taman Pusaka Jabar, dan Gerai Kriya Jabar. Nantinya, kawasan tersebut akan jadi satu kesatuan, yaitu Koridor Gasibu-Monju.

- Foto-foto terbaru Lapangan Gasibu lihat di sini.
- Video air mancur Lapangan Gasibu tonton di sini.