Review

Tips Wisata ke Ciwidey Saat Musim Liburan




Wisata Ciwidey Musim Liburan

Kawasan wisata Bandung Selatan yang berjarak kurang lebih 50 km dari pusat Kota Bandung ini selalu menjadi primadona. Beberapa tempat wisata alam memang menjadi tujuan para wisatawan yang biasanya berasal dari luar daerah juga luar negeri. Dan pada Desember ini, setelah hari libur Maulid Nabi Muhammad Saw (Senin, 12/12/2016) akhir tahun serta ada libur long weekend cuti bersama tahun baru sampai Senin, (02/01/2017). Dipastikan kawasan wisata Ciwidey pun dipastikan kembali menjadi destinasi para wisatawan.

Apalagi, pergerakan wisatawan ke Bandung Utara (Lembang) agak terhambat dengan ditutupnya jalur ke Jln. Kol. Masturi (Parongpong) karena masih dianggap rawan longsor sejak kejadian longsor November kemarin. Maka, kawasan wisata Ciwidey pun menjadi alternatif pada musim liburan akhir tahun 2016 ini.

Ditambah lagi di Ciwidey kini hadir beberapa tempat wisata favorit yang banyak menarik perhatian para pelancong, seperti Barusen Hills, Rumah Makan Kapal Pinisi Situ Patenggang, Taman Kelinci, Ciwidey Valley Resort, Glamping Legok Kondang, Kawah Rengganis, Bukit Jamur, Curug Tilu Rancabali, dan lainnya.

Berikut ini beberapa tips saat Anda akan berwisata ke Ciwidey:

1. Jalur padat dan lumayan menantang
 Akses ke kawasan wisata Ciwidey dari dulu terbilang jalur padat apalagi saat liburan akhir tahun. Para wisatawan bukan hanya dari luar kota, wisatawan lokal Bandung pun biasa meramaikan kawasan wisata di Bandung Selatan tersebut, biasanya dengan konvoi motor. Sayangnya, untuk jalur ke Ciwidey kondisi infrastruktur jalan masih begitu-begitu saja, yakni terbilang sempit dan menanjak. Kepadatan lalu lintas biasa mencapai puncaknya saat malam tahun baru.

Hal tersebut akan menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan yang bawa kendaraan roda empat. Pastikan kondisi kendaraan yang siap menghadapi kondisi di jalan karena akan menemui beberapa titik kemacetan dan jalur yang menanjak. Apalagi sekarang musim hujan dimana jalan ke Ciwidey terbilang licin. Persiapkan rem dan kopling mobil yang prima.

2. Gunakan jalur alternatif
Para wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi ke Ciwidey biasanya melalui jalur keluar tol Kopo - belok kanan - Sayati - Margahayu - Soreang - Ciwidey. Beberapa titik di jalur ini biasanya macet, salah satunya di dekat jembatan tol/Miko Mall/Kopo Sayati. Anda bisa mengambil rute alternatif keluar tol Buah Batu - belok kanan - Jln. Bojongsoang - Baleendah - Banjaran - Terminal Banjaran - di perempatan lurus (Jln. Raya Banjaran - Soreang) - Terminal Soreang - Ciwidey.

3. Booking hotel atau penginapan jauh-jauh hari
Bagi yang ingin menginap di kawasan wisata Ciwidey, booking tempat menginap (hotel/penginapan) jauh-jauh hari. Hal ini karena biasanya, terutama hotel, saat musim liburan biasanya full booking. Alternatifnya Anda bisa menyewa penginapan (villa atau guest house) yang banyak bertebaran di kawasan Ciwidey. Penginapan tersebut harganya pun terbilang murah (biasanya antara Rp200.000 - Rp300.000 per malam).

4. Bila menggunakan angkutan umum
Kawasan wisata Ciwidey biasanya ramai dari pagi hingga sore hari. Bila malam hari termasuk sepi. Oleh sebab itu, bila Anda ingin menggunakan kendaraan umum, bisa naik angkutan umum dari Terminal Leuwipanjang ke Ciwidey. Kalau bisa berangkatnya pagi-pagi sekali dan pulangnya bisa sore hari. Untuk perjalanan sore hari atau malam hari ke Ciwidey menggunakan kendaraan umum kurang disarankan.

Angkutan umum biasanya sampai Terminal Ciwidey dan ke kawasan wisata naik lagi angkutan kota. Alternatif lainnya, Anda bisa rental mobil atau sewa ojek wisata. Sekarang banyak yang menyewakan ojek wisata di Bandung. Untuk rekomendasi info ojek wisata klik di sini. Ini bisa menjadi solusi untuk efektivitas dan efisiensi waku perjalanan Anda. Maklum, saat musim liburan jalur ke Ciwidey biasa padat dan kerap terjadi kemacetan di beberapa titik.

5. Efektif dan efisienkan perjalanan wisata Anda
Seperti tadi disebutkan bahwa banyak pilihan wisata favorit di Ciwidey. Anda bisa memilih tempat-tempat wisata sesuai jadwal perjalanan dengan memperhitungkan waktu dan tenaga. Misalnya, Anda bisa memilih tempat wisata awal Barusen Hills, lalu ke Kawah Putih, setelahnya turun menuju wisata Situ Patenggang (naik perahu atau ke Pinisi Resto Dan Glamping Lakeside Rancabali). Di Situ Patenggang, Anda bisa sekalian beli oleh-oleh di warung-warung yang ada di sana. Untuk wisata kuliner bisa ke rumah-rumah makan yang ada di jalan bawah kawasan Wisata Ciwidey/jalur ke Soreang.

Info lokasi-lokasi wisata di Ciwidey yang sedang ngehits lihat di sini.

Setelah itu, bisa berendam di pemandian air panas Ciwalini atau Cimanggu. Selesai berenang, bisa foto-foto atau mengabadikan keindahan perkebunan teh Rancabali. Anda kemudian bisa istirahat sambil mengisi perut atau membeli oleh-oleh di warung-warung yang ada di pinggir sepanjang jalan Ciwidey. Perjalanan bisa dilanjutkan ke Kampung Cai Rancaupas untuk melihat penangkaran rusa. Kemudian kembali ke arah Bandung.

Lain halnya bila Anda sekalian menginap misalnya wisata selama dua hari. Anda datang pagi-pagi dan check in di penginapan kemudian melakukan perjalanan ke tempat-tempat wisata. Namun, tetap harus memperhitungkan waktu dan kondisi di perjalanan, apalagi bila sampai terjebak macet ke tempat-tempat wisata. Anda bisa mengunjungi tempat-tempat wisata di Ciwidey pagi-pagi sekali karena biasanya tempat wisata di sana pagi sekalipun sudah buka.

6. Siapkan perlengkapan lain
Ciwidey merupakan kawasan wisata Bandung Selatan yang berada di ketinggian alias di pegunungan. Sudah pasti hawanya sangat dingin. Pakailah pakaian tebal agar tubuh Anda tidak menggigil. Juga pakai sandal gunung atau sepatu yang cocok untuk dipakai berjalan di trek pegunungan. Hal ini karena Anda akan berjalan di kondisi jalan alami seperti di area pasir Kawah Putih, Kawah Rengganis, Situ Patenggang, atau tea walk di perkebunan teh Rancabali.

Bila ingin berendam di pemandian air panas, bawalah peralatan mandi (handuk,sabun, sampo, hingaa kantong plastik untuk bungkus celana/handuk basah, dll.). Bagi yang hobi memotret dengan kamera handphone, pastikan bawa powerbank. Terutama pula bagi yang punya penyakit asma, selalu siapkan obat atau inhaler untuk asma. Jangan lupa bawa pula perbekalan makanan dan minuman. Selamat liburan!

Tips-tips lainnya seputar berwisata di Bandung lihat di sini.