Review

Menikmati Ikan Bakar di Kawasan Jembatan Ciminyak, Rancapanggung, Cililin




Ikan Bakar Jembatan Ciminyak Rancapanggung Cililin

Bila Anda ingin melepas rasa penat sekaligus menikmati sajian kuliner yang menyehatkan, sekali-kali bisa coba menyambangi kawasan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Di kawasan Desa Rancapanggung, Kec. Cililin, ada tempat kuliner serba ikan. Ikan-ikan yang disajikan juga masih segar, karena langsung diambil dari kolam penampungan yang terdapat di depan tiap rumah makan. Makanan yang disajikan biasanya nasi liwet, ikan nila, ikan gurame, ayam yang bisa digoreng atau dibakar.

Lokasi yang biasa jadi primadona pengunjung ada di dekat jembatan yang menghubungkan Kec. Cililin dengan Kec. Sindangkerta. Di dekat jembatan yang menghubungkan Kecamatan Cililin dan Kecamatan Sindangkerta tersebut, berjejer rumah-rumah makan yang menyediakan pilihan menu ikan. Sambil menikmati kuliner, pengunjung pun bisa menyaksikan keindahan Waduk Saguling.

Tempat makan di sini sangat cocok untuk ngumpul bareng keluarga. Selain itu, harganya pun ramah di kantong. Untuk nasi liwet porsi enam orang seharga Rp60.000 dan untuk nasi biasa harga satu bakul (porsi enam orang) Rp23.000. Untukmenu ikan gurame Rp 80.000 / kg dan ikan nila Rp35.000/kg. Untuk rute, keluar tol Padalarang ambil ke arah Cimareme terus ke arah Batujajar.

Di kawasan ini pun terdapat pula rumah makan terapung, yang lokasinya berada sangat dekat dari pinggiran jembatan Sungai Ciminyak tersebut. Tidak perlu naik perahu untuk sampai ke rumah makan tersebut, Anda cukup berjalan kaki menuruni beberapa buah anak tangga untuk sampai ke tepi sungai, dan melintasi sejenis jembatan kecil berjarak 10 meter, barulah Anda sampai di rumah makan terapung tersebut.

Waduk Saguling
Waduk Saguling terletak di Rajamandala, Kab. Bandung Barat dengan luas area 53 meter persegi dan kedalaman 92 meter. Saguling mulai dibangun pada Agustus 1981 dan menghabiskan dana sebesar USD 662.968.000.Waduk yang diresmikan oleh Presiden RI, Soeharto ini dikelola PT PLNa untuk memasok listrik kawasan Jawa-Madura-Bali.

Struktur bangunan Waduk Saguling terbuat dari urukan batu dengan inti kedap air. Hal tersebut dilakukan untuk efisiensi dana dengan memanfaatkan potensi batu dari Gunung Karang yang ada di sekitar Saguling. Waduk Saguling letaknya dekat dengan Sanghyang Tikoro dan Sanghyang Heuleut.