Review

Shelter, Harga Tiket, dan Jam Operasional Terbaru Bus Bandros Bandung 2018




peluncuran bus bandros bandung 2018

Kerap berubahnya info operator bus hingga lokasi dan jadwal layanan tak sedikit wisatawan yang kebingungan. Hal ini dari tempat mangkal bus yang awalnya di Alun-Alun Bandung dan kini di area Taman Dewi Sartika Balai Kota Bandung, Jln. Wastukencana. Namun yang pasti semua itu dari kekurangjelasan informasi: harus ke manakah wisatawan untuk bertanya seputar layanan bus Bandros ini? Hal ini dari kekurangjelasan nomor layanan juga akun medsos resmi yang mewakili pihak pengelola bus Bandros.

Berikut ini informasi terbaru seputar bus Bandros Bandung (penerapan konsep, shelter, jalur, dan tarif bisa berubah sewaktu-waktu karena masih dalam tahap pengembangan dan uji coba):

1. Tambahan 12 bus Bandros baru
Dan di awal tahun ini, Pemkot Bandung telah menghadirkan 12 unit Bandung Tour on Bus (Bandros) untuk melayani wisatawan yang akan berkeliling Kota Bandung dengan lima rute yang bakal dilalui. Bandros baru ini dijadwalkan akan beroperasi Februari 2018. Launching-nya sendiri telah digelar di area Balai Kota Bandung oleh Wali Kota Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Oded M Danial pada Jumat, 19 Januari 2018.

2. Menggunakan dana APBD Kota BAndung
Pengadaan 12 Bandros ini dianggarkan dengan menggunakan dana APBD sebesar Rp 12,4 miliar.   12 Bandros yang disediakan Pemkot Bandung itu dibeli dengan menggunakan dana APBD. Menurut Kang Emil, pengadaan Bandros harus dari APBD, sebab tanpa menyediakan dan mengadakan sendiri anggaran bus Bandros sangat sulit bertambah. Sementara, permintaan mengenai Bandros semakin bertambah. Selama tiga tahun, Pemkot Bandung baru memiliki enam unit Bandros yang diperoleh dari dana CSR.

3. Disediakan bagi wisatawan
12 bus Bandros baru ini nantinya akan disediakan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung dengan melalui rute destinasi wisata dalam kota. Bahkan, jumlah bus Bandros akan ditambah jika kebutuhannya memang diperlukan.

4. Dikelola Dinas Perhubungan Kota Bandung
Untuk pengelolaan, seluruh unit Bandros sementara dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Sebab operasional Bandros kini sudah sama dengan Bus Trans Metro Bandung (TMB) yang memiliki pelat kuning. Nantinya, pihak Dishub Kota Bandung akan melakukan lelang untuk menentukan pengelola Bandros sehingga Bandros bisa dimanfaatkan dan dikelola secara lebih profesional.

5. Shelter dan harga tiket Bus Bandros
Pada Selasa, 13 Februari 2018, telah digelar peluncuran layanan lima koridor bus Bandros. Bus Bandros berkapasitas 16 penumpang ini akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB setiap harinya. Terdapat dua jenis layanan, tiket Rp 20.000 untuk sekali perjalanan, dan tarif Rp 40.000 untuk perjalanan seharian lintas rute (multiple trip/one day pass).

Sementara untuk tiket Bandros bisa dibeli langsung di atas bus Bandros. Namun, keberangkatan hanya tersedia di halte utama dan penghubung seperti Gasibu, Balai Kota Bandung, Alun-Alun Bandung, Teras Cikapundung, M Square Cibaduyut, Cihampelas Walk (Ciwalk), Alun-Alun Cicendo, Taman Cibeunying, Kampus Universitas Pendidikan Indonesa (UPI) Bandung, Alun-Alun Ujungberung, GOR Arcamanik, Forest Walk Babakan Siliwangi, China Town, Alun-Alun Regol (Pasirluyu).

Rute bus Bandros yang melayani lima koridor ini masing-masing dilayani dua bus, sehingga total menggunakan 10 bus dari 12 Bandros baru hasil pengadaan dari APBD. Untuk dua bus baru dikhususkan bagi perjalanan VIP. Adapun Bandros sistem sewa masih mengandalkan enam bus lama hasil bantuan perusahaan (CSR).

Dari hasil uji rute sebelumnya, waktu tempuh dalam satu perjalanan per koridor juga telah dihitung. Jika wisata bus Bandros dijalankan selama 8 jam, diperkirakan akan ada empat perjalanan per hari.

Update info Bandros cek akun Instagram Dishub Bandung @dishubkotabandung