Review

Dermaga Ponton Kawah Putih Jadi Spot Selfie Favorit Wisatawan




Jembatan ponton Kawah Putih Ciwidey

Berada di ketinggian +2090 m dpl dibawah puncak/titik tertinggi Gunung Patuha, objek wisata Kawah Putih menjadi primadona wisatawan dari masa ke masa.  Kawah Putih bukan sekadar jadi tempat wisata yang hingga kini masih menjadi destinasi wisata Ciwidey. Kawah Putih pun sarat akan sejarah. Zaman dahulu, belum ada yang berani mengeksplor kawah tersebut hingga pada tahun 1837 seorang ahli bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang memutuskan untuk pergi ke puncak Gunung Patuha demi ilmu pengetahuan.

Kini, Kawah Putih menjadi primadona wisatawan. Kawah Putih adalah ikon Ciwidey. Belum sah rasanya ke Ciwidey bila belum merasakan tanjakan panjang menuju kawah yang dulunya bekas penggalian belerang tersebut. Sajian kawah dengan air yang berwarna putih cenderung kehijauan; suasana sejuk dan dingin menusuk tulang; juga hiasan kabut yang biasa kadang turun menyelimuti kawah menjadi pesona tersendiri. Tak heran bila banyak wisatawan yang berbondong-bondong ke tempat wisata alam ini.

Dermaga apung Kawah Putih
Apalagi, kehadiran tol Pasirkoja yang dibuka pada Desember 2017 akan membuat tempat wisata alam ini makin banyak dikunjungi dengan ketersediaan akses lebih mudah dari pusat Kota Bandung. Itulah mengapa Kawah Putih pun kini tidak menyajikan yang "itu-itu saja". Pihak pengelola Kawah Putih pun menghadirkan inovasi baru demi lebih menggaet wisatawan untuk mengunjungi wisata alam di Bandung Selatan ini.

Kini di tengah danau vulkanik dengan lanskap Gunung Patuha, hadir dermaga apung yang melintang sepanjang 50 meter dan lebar 2 merer. Menjorok dari pinggir danau ke pulau kecil yang menyembul di tengah permukaan danau. Dermaga apung atau Dermaga Ponton menjadi wahana baru di objek geo wisata Kawah Putih yang dibangun padapertengahan bulan Agustus 2017 lalu. Dibangunnya dermaga ponton merupakan inovasi pengelola Kawah Putih untuk menghadapi persaingan wisata di Wilayah Bandung Selatan.

Dermaga Ponton tersebut mengapung di atas danau yang berwarna putih kebiruan dan kehijauan bercampur belerang khas danau vulkanik. Dermaga ini pun kini jadi spot selfie favorit wisatawan.  Dermaga tersebut dapat mengapung karena di bawah jembatan terdapat drum plastik yang berfungsi sebagai pelampung yang mengambang di atas air. Setiap sisi jembatan ditahan menggunakan tali tambang.

Tarif naik dermaga apung Kawah Putih
Adapun ketinggian jembatan akan menyesuaikan dengan tinggi muka air danau dan akan naik turun secara otomatis tergantung Tinggi Muka Air (TMA) dapat menurun saat air surut di musim kemarau dan dapat naik jika TMA sedang pasang. Bagi wisatawan yang ingin beswafoto di Dermaga Ponton itu akan dikenai tiket khusus di luar tarif masuk ke Kawasan Kawah Putih seharga Rp 10 ribu. Dan untuk keselamatan pengunjung, dermaga ponton itu hanya diperbolehkan dinaiki maksimal 30 orang.

Sementara untuk alasan kesehatan, diimbau agar wisatawan paling lama 15 menit saja di atas Dermaga Ponton. Untuk diketahu, kandungan belerang di Kawah Putih jenis tipe B, tidak terlalu menyengat seperti kawah Tangkuban Parahu. Untuk informasi lebih lengkap, silakan hubungi di nomor 0821 1716 6543 atau cek di akun Instagram @kawahputihecotourism.