Review

Istilah Sifat-Sifat Manusia dalam Bahasa Sunda



Istilah sifat manusia dalam bahasa Sunda

Berikut ini istilah sifat-sifat manusia dalam Bahasa Sunda beserta artinya:

Adigung: takabur, punya rasa lebih hebat dari orang lain (sombong).
Aduan: suka mengadukan permasalahan yang dialami orang lain ke orang lain.
Agul: suka menceritakan harta, keturunan, atau keahliannya kepada orang lain dengan maksud disanjung.
Amis budi: baik budi, tidak suka marah dan kalau bicara dibarengi senyuman.
Ancad laér: bicaranya pelan sekali.
Ancin: makannya sedikit.
Andalemi: pendiam dan sopan tingkah lakunya.
Aral: sering kesal dengan kondisi/keadaan yang dialaminya.

Babarian: mudah tersinggung atau mudah sedih.
Badeur: nakal, tidak bisa dinasihati
Bageur: baik hati
Baketut: wajah yang selalu terlihat masam/manyun
Balaga: banyak gaya
Bangkawarah: kelakuan yang jelek seperti tidak mendapat pengajaran
Bangor: nakal, tidak bisa dilarang
Baragajul: sebutan kepada orang yang kelakuannya tidak baik
Barangasan: gampang marah
Basangkal: anak yang tidak nurut sama orang tua
Bawél: cerewet, banyak omong
Belegug: tidak tahu tatakrama atau kesopanan
Belet: bodoh, susah dalam belajar
Belikan: cepat merajuk, gampang sakit hati
Bengis: keras dalam tingkah laki
Berewit: mudah terkena penyakit atau anak banyak keinginan tapi keingannya susah dipenuhi
Berséka: peduli pada kebersihan
Binangkit: cakap, banyak bisa/keterampilan
Binékas: kreatif
Bodo: bodoh
Bodo aléwoh: bodoh tapi mau bertanya
Borangan: penakut
Boyot: lambat, sering ketinggalan saat jalan rombongan

Calakan: cepat mengerti terhadap pelajaran yang disampaikan
Caleuy: tidak bergairah, lesu
Calutak: tidak sopan kepada orang tua
Ceceremed: suka mencuri/mengutil, panjang tangan
Céréwéd: cerewet, banyak omong
Centil: perempuan yang tak mau diam ingin jadi pusat perhatian

Daréhdéh: sopan dan ramah
Daria: suka melakukan pekerjaan dengan serius
Dedegler: gampang memukul orang lain tanpa pertimbangan terlebih dahulu
Deleka: julid, suka menyusahkan atau mencelakai orang lain

Épésméér: gampang menangis
Eucreug: benar dalam pekerjaan atau tingkah laku
Eusleum: rada gila, kurang ingatan

Gehgeran: latah, suka meniru/mengikuti omongan orang lain
Goblog: tolol, bodoh

Handap asor: hormat kepada orang lain

Kalem: santai, tidak mudah gugup atau tergesa-gesa
Karooh: mudah tertarik/minta barang yang tidak seberapa
Kayungyun: membuat suka orang lain
Kedul: pemalas
Korét/pedit: pelit
Kuuleun: malas, tidak punya keinginan

Lénglé: pelan-pelan/pemalas dalam mengerjakan pekerjaan
Leumpeuh yuni: gampang terpengaruh orang lain
Limpeuran: pelupa (biasanya terjadi pada lansia)

Nalaktak: anak yang suka manjat dan tak mau diam serta mengundang celaka
Ngeleyed: terlihat pendiam, tapi kalau tidak ada orang lain tidak mau diam
Nurustunjung: tidak tahu malu

Panasan: gampang iri pada harta yang dimiliki orang lain

Poksang: berani bicara kekurangan orang lain/mengkritik langsung di hadapannya

Rancagé: kreatif dan banyak keahlian

Saliwang: suka salah dengar
Soméah: ramah kepada setiap orang
Sompral: ngomong seenaknya
Songong: urang yang sok dan tak mau menghargai orang lain terutama kepada yang lebih tua

Tangginas: cekatan, cepat dan semangat dalam mengerjakan sesuatu
Teu kaopan: gampang marah atau tersinggung

Wani: berani





share to whatsapp