Review

Musim Kemarau, Momen Jelajah Aneka Tempat Wisata di Bandung



Wisata Bandung Saat Musim Kemarau

Hingga memasuki bulan Juli 2018, suhu di kawasan Bandung terasa dingin lain dari biasanya.  Dinginnya udara begitu terasa saat malam hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Bandung menyatakan suhu udara di Bandung Raya maksimum di siang hari 30 derajat celcius. Sementara suhu udara minimum di dini hari 17 derajat Celcius. Hal ini adalah hal yang wajar, setiap tahunnya di bulan Juli sampai Agustus biasanya di Kota Bandung sedang musim kemarau.

Dan musim kemarau memang sangat direkomendasikan saatnya menjelajah aneka tempat wisata di Bandung Raya. Bandingkan dengan saat musim hujan, perjalanan wisata di Bandung saat musim ini biasanya agak kurang menarik bagi wisatawan. Selain trek ke tempat wisata pegunungan kurang nyaman saat musim hujan, aneka gangguan pun biasa jadi masalah, seperti banjir cileuncang, macet, atau longsor.

Jadi, musim kemarau adalah momen yang terbilang pas buat berwisata di seputaran Bandung. Berikut ini beberapa alasannya:

1. Akses ke tempat wisata lebih mudah
Saat kemarau, akses ke tempat-tempat wisata di seputaran Bandung Raya lebih lancar dibandingkan musim hujan. Seperti diketahui, tempat-tempat wisata alam di Bandung kebanyakan di daerah pegunungan atau perbukitan. Jadi, saat cuaca cerah seperti sekarang, perjalanan lebih nyaman dan bisa lebih banyak menjajal aneka tempat wisata dibanding musim hujan.

2. Saatnya menikmati pemandangan Bandung
Bila Anda ingin menikmati pemandangan Bandung dari ketinggian, cuaca seperti sekarang adalah momen yang cocok. Melihat hamparan Kota Bandung dari ketinggian tidak terhalang kabut atau awan mendung seperti halnya musim hujan. Pemandangan city light kawasan Bandung lebih indah dan jelas terlihat saat musim kemarau.

Anda bisa menjelajah tempat wisata pegunungan di Ciwidey, Pangalengan, Dago, Lembang, atau kawasan wisata di Bandung Timur. Bila ingin lebih menikmati pemandangan alam, bisa juga dengan berwisata di alam terbuka dengan camping.

3. Nikmati sensasi dingin kawasan Bandung
Udara dingin saat musim kemarau di Bandung beda dengan saat musim hujan. Rasa sensasi dingin biasanya lebih menusuk dan suhu pun lebih rendah. Tak heran bila cuaca seperti ini adalah saat tepat buat menjajal aneka minuman atau makanan hangat yang ada di kawasan Bandung.

Seperti tadi diutarakan, wisatawan bisa menjelajah ke aneka wisata kuliner tanpa banyak gangguan di jalan seperti halnya musim penghujan. Namun yang pasti, saat musim kemarau yang biasanya hawa dingin lebih menusuk, jangan lupa untuk memakai jaket tebal atau baju sweater. Jangan lupa bawa pelembap, karena kulit biasanya kering saat hawa seperti sekarang ini.

4. Saat tepat wisata bagi anak sekolah/mahasiswa
Bulan Juli 2018 adalah momen yang pas buat anak-anak sekolah atau mahasiswa buat menghabiskan liburan panjang di Bandung. Para siswa yang akan kembali masuk sekolah pada pertengahan Juli 2018 nanti, selama libur ini bisa dimanfaatkan buat menjajal aneka tempat wisata di Bandung.

5. Nikmati wisata air dan adventure
Dibanding saat musim hujan, jelajah wisata air dengan berenang atau mengunjungi wisata air terjun, danau, rafting di sungai, dan lainnya lebih asyik saat cuaca seperti sekarang. Siang hari saat cuaca panas, Anda bisa berwisata di kolam renang biasa. Sementara saat malam hari yang dingin, bisa berwisata air panas di kawasan Ciater atau Ciwidey.

6. Ayo, wisata touring
Begitu pula bagi yang hobi wisata petualangan, saat musim kemarau seperti ini bisa menjajal touring dengan motor menuju aneka tempat wisata di Bandung Raya. Yang hobi rafting, downhill, flying fox, outbond, trekking, atau camping saat musim kemarau ini lebih nyaman.

Jadi, jangan lewatkan momen cuaca cerah ini untuk Anda menjajal aneka tempat wisata di kawasan Bandung. Anda bisa menjajal aneka tempat wisata di Ciwidey seperti Kawah Putih, Barusen Hills, Situ Patenggang, Kawah Rengganis, Ciwidey Valley, dan lainnya. Atau jelajah wisata Bandung Utara di kawasan Punclut, Lembang, atau ke arah Tangkuban Parahu.

Wisata saat musim kemarau pun lebih asyik menjelajah kawasan pusat Kota Bandung, seperti ka kawasan Alun-Alun Bandung, Braga, Taman Balai Kota, Gedung Sate, dan lainnya. Dan kini kawasan Bandung Timur pun jadi wisata pilihan baru. Di kawasan Bandung Timur ada tempat wisata Batu Kuda di kaki Gunung Manglayang, Cantigi Camp, Curug Cinulang, tempat camping Kiarapayung, dan lainnya. Selamat berwisata!