Review

Bulan Ramadan, Momennya Usaha Kuliner di Bandung Menangkap Peluang

share to whatsapp



Usaha kuliner Bandung saat Ramadan

Tahun ini, bulan Ramadan dimulai pada awal Mei 2019. Bila merunut pada kalender, ada yang memulainya pada hari Minggu, 5 Mei 2019 dan Idul Fitri sekitar tanggal 4 Juni 2019. Selama sebulan tersebut merupakan momen menangkap peluang bagi para pelaku usaha kuliner di Bandung. Memang saat bulan puasa, wisata kuliner biasa jadi primadona. Namun bukan berarti usaha lainnya seperti tempat wisata kurang, hanya saja mungkin jumlah pengunjung biasa merosot dan akan kembali ramai saat libur Lebaran.

Lalu bagaimana dengan para pelaku usaha kuliner buat menangkap peluang momen Ramadan? Berikut ini tim wisatabdg.com akan uraikan  beberapa informasinya sesuai dengan analisis dan kebiasaan warga dari tahun ke tahun saat bulan Ramadan di Bandung.

1. Budaya Munggahan
Munggahan atau cucurak di kalangan masyarakat Sunda merupakan kebiasaan kumpul dan makan bareng saat beberapa hari menjelang bulan Puasa. Untuk tahun ini, kebiasaan ini mungkin akan ramai saat penghujung bulan April dan awal Mei 2019. Bagi pengelola tempat makan atau tempat wisata ini bisa jadi peluang untuk menghadirkan program layanan makan bareng bagi pengunjung. Kebiasaan ini biasa juga dikenal dengan ngabotram, selain sebagai ajang makan bareng juga sebagai ajang silaturahmi dan maaf-maafan sebelum melaksanakan ibadah shaum.

2. Promosikan tempat buka puasa bersama
Kegiatan bukber atau buka puasa bersama menjadi "kewajiban" sebagian masyarakat di bulan Ramadan. Buka puasa bersama biasanya akan ramai mulai pertengahan bulan Ramadan. Tak heran bila banyak masyarakat yang mencari informasi tempat-tempat mana saja yang cocok buat mengadakan bukber. Bukber biasanya diadakan oleh komunitas, keluarga, alumni, hingga kantor.

Masyarakat biasanya mencari informasi tempat bukber yang representatif bahkan dari menjelang bulan Puasa. Untuk itu tak ada salahnya promosi tempat kuliner buat bukber ini bisa dimulai dari  pertengahan atau awal April 2019. Karena penyelenggara bukber biasanya akan reservasi jauh-jauh hari biar lebih tenang. Maklum saja, kalau saat bulan Ramadan, apalagi pertengahan atau akhir dimana-mana reservasi sudah penuh.

Bagi Anda pengelola tempat kuliner, hotel, atau cafe informasikan sejelas mungkin layanan dan paket buat program bukber tersebut. Utamanya dari harga dan pilihan menu, fasilitas (mushola, parkiran, hingga WiFI), hingga DP yang harus dibayar. Masyarakat biasanya akan lebih tertarik bila dikasih bonus tambahan, misalnya buy 5 get 1 atau adanya gratis ta'jil buat buka.

3. Bukber di hotel kian jadi favorit
Bila melihat pada beberapa tahun sebelumnya, kebiasaan buka puasa bersama di hotel kian diminati masyarakat. Hal ini karena fasilitas di hotel biasanya lebih lengkap, terutama dengan daya tampung. Apalagi bila penyelenggara kegiatan mengadakannya dengan acara lain, misalnya bakti sosial kepada anak-anak yayasan yatim piatu.

Hal lainnya juga urusan dari parkir, mushola, sampai layanan makanan di hotel gak terlalu ribet. Peserta buka puasa bersama tinggal datang, parkirkan kendaraan, mengikuti acara, makan, dan pulang. Dan tentunya ini berhubungan dengan menu paket makanan yang disediakan oleh pihak catering hotel. Bahkan tak sedikit pihak hotel pun yang biasanya selalu membuat spanduk khusus terkait kegiatan bukber. Ini akan jadi nilai plus karena ada kepuasan tersendiri pada konsumen. Ya, minimal bisa dipakai jadi background buat berselfie ria.

4. Bukber di tempat wisata? Mengapa tidak?
Di bulan Puasa, kadang bikin tempat wisata kurang jadi pilihan buat kegiatan buka puasa bersama. Mungkin karena di Bandung sendiri lebih dikenal dengan tempat-tempat wisata alam yang notabene jauh aksesnya. Dimana kebanyakan tempat wisata alam adanya di daerah pegunungan Bandung Utara atau Bandung Selatan.

Tapi itu sebenarnya masih bisa disiasati. Hal ini bilamana pihak pengelola tempat wisata jeli dalam mengolah promosi dan layanan. Misalnya ada paket ngabuburit sebelum masuk buka puasa pas adzan magrib berkumandang. Bagi para pengunjung, akan ada suasana lain saat buka puasa bersama di tempat wisata.

5. Momen jualan produk makanan
Bagi Anda para pelaku usaha kuliner, khususnya makan seperti kolak, kue, dan makanan ringan lainnya tentunya jadi momen potensial di bulan Ramadan ini. Apalagi zaman sekarang berjualan makanan selain offline juga bisa secara online. Kalau di Bandung sendiri sih yang kayak gini sudah jadi tradisi. Misalnya yang dagang kolak atau gorengan biasanya pada muncul saat sore hari menjelang buka, dari yang jualan depan rumah, pinggir jalan, sampai tempat-tempat keramaian.

Dan setiap menjelang Lebaran, usaha seperti ini akan makin ramai. Terutama ibu-ibu rumah tangga juga tentunya yang biasa usaha jualan kue. Konsep marketing dan makanan yang unik dan enak tentunya akan jadi pilihan konsumen. Buat yang dagang makanan online, bisa berjualan di FB atau Instagram. Dan wisatabdg.com sendiri biasanya kerja sama promosi dengan para pelaku usaha jualan makanan ini di instagram  @wisata_bandung. Akankah di bulan Ramadan tahun ini dari Bandung akan ada makanan unik yang ngehits? Kita lihat saja nanti.

6. Event di Bulan Ramadan
Ini nih yang biasanya jadi tradisi saat bulan Ramadan. Beberapa event seperti pameran makanan, pameran produk makanan, sampai pameran belanja pakaian jadi diselenggarakan saat bulan Puasa. Ada juga yang menyelenggarakan dari awal Ramadan, namun biasanya lebih ramai menjelang Lebaran. Ini dikarenakan menjelang Lebaran, masyarakat sudah menerima tunjangan hari raya (THR). Event-event biasa diselenggarakan di skala lingkungan masyarakat, organisasi, komunitas, perusahaan, sampai event organizer.

Bagi Anda pelaku usaha kuliner bisa menangkap peluang ini dengan mengikuti kegiatan pameran. Buat di Bandung sendiri, event pameran di bulan Ramadan biasa diselenggarakan di beberapa lokasi, dari kawasan perumahan, perkantoran,  hingga gedung-gedung (seperti di Pusdai, Sabuga, Graha Manggala Siliwangi, dll.). Beberapa instansi dan perusahaan pun biasa menggelar event Ramadan rutin seperti di Pemkot Bandung (biasa di Alun-alun atau Balai Kota), Pemprov Jabar di Gedung Sate, Bank BNI Jln. Perintis Kemerdekaan, Bank BJB di Gedung Pusat Jln. Naripan, dan lainnya. Carilah informasi event yang bakal digelar di bulan Ramadan dari sekarang.




share to whatsapp