Review

Curug Malela Direvitalisasi, Kini Makin Instagramable Banget

share to whatsapp



Wajah Baru Curug Malela

Air terjun di Kab. Bandung Barat dikenal juga dengan "Niagara Mini". Sebelumnya kondisi jalan dan fasilitas di curug ini kurang terperhatikan. Namun, Pemprov Jabar memberikan bantuan kepada Pemkab Bandung Barat untuk melakukan penataan objek wisata Curug Malela di Kecamatan Rongga tersebut. Penataan ini didanai bantuan Provinsi Jawa Barat senilai Rp3 Miliar dimulai 10 September 2019 lalu.

Dan... kini setelah direvitalisasi, Curug Malela tampil lebih cantik dan instagramable banget  dengan adanya pembangunan plasa berbentuk lingkaran dengan diameter 15 meter, shelter berukuran 4x4 meter sebanyak 8 unit dengan jarak masing-masing 50 meter, pedestrian sepanjang 120 meter, anjungan swafoto berukuran 2x4 meter, taman, toilet, dan jembatan sepanjang 3 meter yang menghubungkan plasa ke anjungan spot selfie.

Akses jalan pun kini sudah dibenahi menuju area parkir. Di sini pun akan disediakan area camping ground, amphiteater mini untuk pertunjukan, gallery craft, foodcourt, track motor, dan lainnya. Namun, bagi para pemburu wisata alam eksotik, bisa menjajal menuju tempat wisata yang dipastikan jadi tambah ngehits ini.

Kondisi curug dengan bebatuan berundak menampilkan keunikan tersendiri bagi yang melihat. Curug Malela memiliki ketinggian sekitar 60-70 meter dan lebar 50 meter. Airnya sangat deras dan bila sedang beruntung, kita dapat menyaksikan ratusan monyet ekor panjang (macaca pasciscularis) minum air di bawah curug.

Air terjun Malela berasal dari hulu sungai di lereng utara Gunung Kendeng. Ke hilir, air sungai membentuk jaringan sungai Cidadap dan bermuara ke Cisokan. Curug Malela merupakan air terjun paling atas dari tujuh air terjun di sepanjang sungai. Setelah Curug Malela, Anda bisa menelusuri Curug Katumiri, Curug Manglid, Curug Ngebul, Curug Sumpel, Curug Palisir dan Curug Pameungpeuk di hilirnya. Ketujuh air terjun itu hanya berjarak sekitar 2 kilometer saja. Semuanya terletak di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Harga tiket dan rute menuju Curug Malela
Anda ingin mencoba menjajal berwisata ke tempat ini? Siapkan fisik juga mental karena jalannya lumayan jauh dari pusat kota Bandung. Tapi jika Anda ingin coba dengan touring motor, misalnya, silakan jajal perjalanan Anda ke tempat ini. Namun, jika Anda petualang alam sejati rasanya tidak terlalu ribet dengan tantangan perjalanan tersebut. Yang penting Anda memang ingin menikmati keindahan alam. Update terakhir, harga tiket masuknya hanya Rp5.000, namun harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu, ya!

Berikut ini beberapa pilihan akses menuju Curug Malela:
1. Jika  naik kendaraan pribadi arahkan saja kendaraan keluar tol Padalarang laju ke arah Batujajar - Cililin - Cililin atau via jalur keluar tol Soroja  keluar Soreang - Cipatik - Cililin terus ke Sindangkerta - Gununghalu - Rongga dengan kondisi jalan menanjak dan berbelok-belok.
2. Jika naik kendaraan umum, dari arah pusat Kota Bandung, naik bus Madona dari Terminal Leuwipanjang sampai ke Terminal Sindang Kerta, lalu menyambung menggunakan elf ke Terminal Gunung Halu. Dari sini, naik angkot sampai di daerah bernama Buni Jaya, lalu naik ojek untuk sampai Cicadas. Rata-rata, orang yang mengunjungi Curug Malela menggunakan kendaraan pribadi agar lebih mudah. 
3. Jakarta – Purwakarta – Padalarang – Cililin – Gununghalu – Cicadas, Kab. Bandung Barat.
4. Jakarta – Cianjur – Cibeber – Cicadas, Kab. Bandung Barat.
5. Jakarta – Cianjur – Rajamandala – Saguling – Cicadas, Kab. Bandung Barat

Untuk update info terbaru seputar curug ini, cek saja akun Instagram: @curugmalela.id