Misteri Hilangnya Yana di Cadas Pangeran, dari Viral Hingga Jadi Kesal




Pertengahan November 2021 mungkin jadi "sejarah" para netizen, aparat, nepikeun makhluk gaib sekalipun. Tercatat dalam peradaban manusia di kuloneun Jawa kum ogé masyarakat Indonesia kena prank berjamaah yang berujung sumpah serapah kekesalan. Dan ini bisa jadi bagian bahan picaritaeun engké ka kanak incu: "Yeuh Jang... baheula mah jaman si Covid geus rerep. Aya kajadian geunjleung di urang..bla...bla. bla. Ketika semua kabalérang ti penghuni alam nyata, alam maya, sampai alam goib."

Kisah di Pelaku alam nyata, ketika suatu hari masyarakat dan aparat sibuk neangan namanya Yana yang hilang dibawa penjahat karena motorna ngajugrug di sisi Jalan Cadas Pangeran. Ini terkait pesan suara (voice note) Yana yang dikirim ka pamajikanna dimana pesan suara awal normal dia mau solat di sebuah masjid. Eh, di pesan suara kedua kok malah berganti pikahariwangeun seakan dia sedang dibawa diculik oleh penjahat yang akan ngarogahala alias membantai dia akibat diberi tebengan. Parahnya, pesan suara ini cepat menyebar ke seantero negeri dari smartphone ke smartphone.

Hasilnya, bijillah analis-analis dadakan dari warganet. Dari yang mengira-ngira namanya Yana sudah digusur ke belantara bukit Cadas Pangeran. Ada yang meminta pihak kepolisian melacak posisi terakhir di HP Mang Yana. Analisis lain muncul dengan melibatkan saksi yang terakhir melihat posisi dia. Dan polisi tetap bekerja sesuai prosedur, sampai bawa anjing pelacak untuk mencari laratan Mang Yana.

Dan ieu.......yang lebih unik dari sisi pelaku alam gaib, aktivis penghubung alam gaib pun muncul. Dari Kuncen Cadas Pangeran yang menyatakan bahwa Mang Yana sudag digiwing sama oray konéng alias siluman oray kuning. Kata sang Kuncen, bila tiga hari tidak kapanggih, maka keluarga Mang Yana diharap mengikhlaskan sajah alias tos takdirna.

Ada lagi ibu-ibu berhelm yang mendadak kasurupan dengan kemasukan siluman monyet dan bergerak bak binatang berbulu tersebut sambil norowéco menyebut dimana jasad Mang Yana berada. Tak mau kalah, ada si Abah paranormal yang beraksi di Jembatan Cadas Pangeran sambil bahamnya gerenyem-gerenyem menyebut bahwa jasa Mang Yana sudah palid kabawa cai walungan. Makin angker dan serulah cerita leungitnya Mang Yana ini. "Sungguh mati aku jadi penasaraaaaaan...." begitulah kata Bang Haji Rhoma mah untuk mewakili perasaan penasaran banget akan info nasib beliau.

Sementara di pergerakan pelaku dunia maya alias internet, tentu saja gambar dan video seputar hilangnya Mang Yana dengan masif menyebar bak tsunami. Semua punya koleksi masing-masing hasil umpan silang dari netizen satu ke netizen yang lain. Untuk kevalidan data dan informasi mah nya kumaha engké, nu penting FYP ataupun banyak viewers.

Pro kontra pun muncul antara yang berpikir logis, mistis, hingga kronologis. Malah ada yang nepikeun paséa antara suami dan istri, tetangga dan tetangga, mitoha dan minantu, anak dan orang tua, hingga someone dengan keluarga besarnya. Ini demi "membela" nasib Mang Yana yang memang sangat ahéng di zaman TikTok dan Instagram ini. Apalagi dalam kepercayaan masyarakat Tatar Sunda namanya kawasan Cadas Pangeran -yang jadi TKP tersebut- sudah melegenda menyimpan kisah-kisah misteri di dalamnya.

Semua menunggu hasil pencarian dari pihak terkait akan nasib Mang Yana ini. Apakah ketemu dalam keadaan sehat bugar? Ketemu dalam kondisi badan penuh bekas siksaan? Ketemu sudah dalam keadaan tak bernyawa? Atau ketemu sudah hasil motong-memotong anggota badan alias mutil*si? Buat berpikir Mang Yana ketemu dalam keadaan sehat bugar sambil séséréngéhan mah jigana asa jajauheun. Hal ini karena berpatokan pada bukti voice note ke-2 tadi. Daaaaan.....

*** 

Sang sumber cerita alias boga lakon bernama Yana Supriatna berusia 40 tahun tersebut eeeeeeh.....ahirna kapanggih dalam kondisi sehat di wilayah Dawuan, Kecamatan Dawuan, Kab. Majalengka, Kamis (18/11/2021) sore. Warga Desa Sukajaya, Kec. Sumedang Selatan, Kab. Sumedang yang bekerja di salah satu kantor notaris di Jatinangor itu terlihat sedang culang cileung dengan watados alias wajah tanpa dosa saat akan diinterogasi di ruangan kantor polisi setempat. Adapun alasan beliau melakukan aksi di voice note dan ninggalkeun motor tersebut teuing naon aslina mah. Biarlah Mang Yana yang curhat sambil dicatat sama aparat.

Pokona mah bagi netizen, dari sisi nunggu jawaban pasti mah kasebut ngalegakeun haté. Tapi dari segi proses akhir kapanggihna.... ini yang bikin netizen meradang. Semua bener-bener asa kena prank massal. Teu sangka teu nyana....ku téga éta Mang Yana. Bisa dibilang ini yang disebut reuwas kareureuhnakeun.

Sudah mah jurig kapitnah; paranormal kena wirang bin malu karena ngasih info jongklok; anjing pelacak capé gawé teu kapaké; dan tentunya para petugas yang habis waktu habis tenaga dikerjai si Mang Yana ini. Semua pun berubah jadi ajang ngutruk dengan batin kekeremed. Dan lainna gé urang Sunda mun bijil ciri khasnya yang semua akhirnya dibawa heureuy wé biar teu napsu kapegung teuing.

Bergantilah dunia maya dari suasana tegang menjadi meme dan aneka banyolan dunia maya yang kemudian bertebaran. Muncul aneka kreasi netizen Sunda dari gambar ngacapruk, video balakasadut, sampai nyanyian-nyanyian pendek sabulangbéntor. Untuk kontennya, dari yang mengasihani si oray koneng yang kena fitnah; mangkarunyakeun ka paranormal yang pastina bakal berpengaruh pada tingkat kapercayaan pelanggan; anjing pelacak yang tiba-tiba gak mau dikasih makan sebelum bisa ngégél Mang Yana; hingga usulan dari netizen akan perlunya dibangun Tugu Yana dibeulit oray konéng di Cadas Pangeran sebagai pangéling-ngéling drama prank terbaik abad ini...mengalahkan prank Youtuber sekelas Atta Guludug, Oeja Koeja, hingga Baim Wow sekalipun.

Dan kali ini yang diuntungkan? Media....tentunya paling gurih yang punya media sosial, sisanya media cetak dan media elektronik karena arus berita meningkat trending banyaknya di medsos yang lebih realtime menit ke menit. Tentunya pula omzet penjualan paket data meningkat. Da nyetél video jeung muka foto téh butuh biaya. Yang dirugikan? Oray Konéng... mungkin nanti dia waktunya ganti kulit akan mengubahnya jadi warna héjo ataupun pink, biar gak kena pitnah deui.

Namun di sisi lain nama Sumedang dan Cadas Pangeran terkatrol di seantero negeri +62. Memang di balik kejadian selalu ada hikmah. Mungkinkah nanti Mang Yana terpikir untuk bikin prank jilid 2? Akankah Mang Yana diundang jadi bintang tamu Brownies? Jadi narasumber di podcast Mang Deddy tukang sulap atau Sule Channel? Atau malah jadi bintang iklan sosis sonais? Teuing atuh... térétét gonjréng!!! Cag ah!

----------
Ingin belajar seputar bahasa Sunda? LIHAT DI SINI