Review

Menikmati Sajian Rujak Ciherang, Banjaran






Sekilas, warung tempat dagang rujak di daerah Bandung selatan ini cukup sederhana. Di bagian depan terdapat meja kayu yang memajang beberapa stoples berisi bumbu rujak, sirup bandrek, dan beberapa makanan oleh-oleh lainnya. Di dalamnya sendiri terdapat lemari yang dipenuhi dengan aneka kue kering dan jajanan khas Desa Ciherang,antara lain  opak (kerupuk), kicimpring, dan borondong.

Setelah pengunjung lain pergi, kami pun duduk dan memesan rujak Ciherang. Mmmh... irisan buah-buahan yang dicoelkeun ke bumbu rujak sangat sedap. Cita rasa rujak di sini memang unik dengan adanya  aroma buah honje (kecombrang). Ini mungkin resep rahasia rujak di sini. Jadi ingat masa kecil dulu, lezatnya rujak dengan bumbu dasar gula aren, garam, cabai, dan honje ini menjadikan rujak di sini dikenal oleh masyakat luas. Pantes saja banya urang Bandung yang datang ke tempat ini dan menjadi buah bibir bahwa rujak Ciherang ini begitu nikmat. Walaupun lidah harus suhah karena kepedesan, rasanya ajib juga. 

Adapaun lokasi rujak Ciherang ini di Jalan Ciherang No. 81, Kampung Ciherang, Desa Kiangroke, Banjaran, Bandung. Katanya, saat musim haji, tak sedikit para jamaah haji asal Bandung membawa rujak di sini untuk dijadikan salah satu cemilan untuk dibawa ke tanah suci. Ini yang patut jadi catatan, bumbu rujak Ciherang ini bisa bertahan hingga tiga bulan. Malah, penulis sengaja membeli bumbu yang sudah dikemas dalam wadah plastik (toples) dan disimpan di dalam lemari es, hingga hampir lima bulan bumbunya tidak terasa tengik. Rasanya sama saja ketika pertama kali membeli.

Rujak Ciherang yang kami santap ini sederhana saja, ada irisan aneka buah yang terdiri dari mangga muda, bengkuang, kedondong, nanas, mentimun, jambu air, juga ubi merah yang disiram dengan sambal rujakn. Kata sang penjual, jenis buahnya biasanya suka ganti-ganti (sesuai dengan perubahan musim buah). Ciri khas irisan ubi merah biasanya selalu ada di dalam racikan rujak ini. Nah, jika Anda agak merasa jauh untuk mendatangi pusat rujak di Jalan Ciherang ini, bisa mendatangi juga cabangnya yang ada di daerah Warung Lobak (Soreang) dan Kampung Sadu (Ciwidey). Rujak Ciherang ini buka setiap hari dari pukul 9 pagi hingga 6 sore.