Review

Sentra Oleh-Oleh Camilan Khas Bandung dan Jawa Barat di Pasar Kosambi





Pasar Kosambi termasuk salah satu pasar bersejarah yang sudah lama berdiri di Kota Bandung. Mungkin bagi Anda yang ingin belanja oleh-oleh khas Bandung, Pasar Kosambi bisa dijadikan pilihan. Pasar ini terletak di Jalan Ahmad Yani. Dari Alun-Alun Bandung ke sebelah timur. Pasar ini termasuk ramai, apalagi pada sore hari. Di sini, termasuk sentra para penjual kuliner, dari mulai martabak, gorengan, buah-buahan, dan lainnya yang berjejer di pinggir jalan.

Pasar Kosambi letaknya sekitar 3 Km arah Timur Alun-alun Bandung. Jika Anda datang dari gerbang tol Pasteur selanjutnya bisa melewati jalan layang Paspati lalu turun di Taman Sari, selanjutnya ikuti Jl. Dago ke arah Merdeka, susuri Jl. Lembong, Veteran, Sunda, dan Ahmad Yani ke arah timur. Jika Anda berada di sekitar Jalan Riau, bisa belok di kawasan Taman Pramuka ke arah selatan dengan menyusuri Jalan Gandapura. Di perempatan kawasan pertokoan Segitiga Emas, belok kiri dan beberapa puluh meter ada stopan, kemudian belok kanan ke arah Ahmad Yani (melewati rel dekat stasiun Cikudapateuh). 

Nah, jika Anda ingin membeli oleh-oleh khas Bandung bisa membelinya di Pasar Kosambi. Anda tinggal memarkirkan kendaraan di depan pasar, kemudian masuk ke Pasar Kosambi. Anda bisa melewati tangga menuju sentra penjual penjual oleh-oleh khas Bandung. Para penjual oleh-oleh tersebut ada juga di bagian belakang pasar. Harap maklum saja jika kondisi pasar sangat jauh berbeda dengan Pasar Baru. Pasar ini setelah direnovasi terlihat agak kumuh.

Di sini, pengunjung bisa leluasa memilih. Ada banyak pilihan aneka oleh-oleh makana yang dipajang di kios-kios. Makanan khas Jawa Barat tersedia di sini dimana Anda bisa membeli goreng oncom, goreng tempe, sale pisang aneka rasa, dodol Garut, wajit Cililin, tengteng, kremes, opak Conggeang, dan sebagainya. Ingin mencicipi kue-kue kering? Di sini dijual juga pastel, kue keju, kacang Bandung, hingga bolu kering. Setiap jenis bisa Anda beli kiloan atau cukup 1/2 Kg atau 1/4 Kg saja. Anda juga bisa mencicipi tester makanan yang djual.

Sementara menyangkut kepadatan pengunjungnya, kepadatan jauh berbeda dengan Pasar Baru. Pengunjung Pasar Kosambi relatif lebih sedikit apalagi jika menjelang sore hari. 

"Para pengunjung di sini biasanya ramai saat akhir pekan atau saat liburan. Nah, kalau bulan Puasa menjelang Lebaran itu baru ramai pisan," begitu yang diutarakan Kang Didin, salah seorang penjual makanan, kepada tim wisatabdg.com. Kang Didin, sendiri sudah lama berjualan di Pasar Kosambi. Ia mempunyai kios Simanalagi (I.S. Masittoh) yang terletak di Blok B1, A15.  Tlp. (022) 4236444 - (022) 4261702. *(Tim lipuran wisatabdg.com)