Review

Inilah Beberapa Lokasi Kampung Kreatif di Kota Bandung




Kota Bandung sedang berada dalam masa  implementasi rencana pengembangan kota kreatif. Dalam  membentuk suatu kota kreatif dibutuhkan faktor-faktor pembentuk Kota Kreatif diantaranya adalah  tersedianya  ruang-ruang  kreatif  dan  adanya  kalangan  yang  mampu  mengekspresikan  ide  kreatif  mereka.  Bentuk  ruang  kreatif  yang  sedang  dikembangkan  saat  ini  salah  satunya  adalah  kampung  kreatif. Hal yang harus menjadi perhatian dalam membangun sebuah kampung kreatif mencakup berbagai hal. Aktivitas masyarakatnya bukan hanya dalam bidang seni dan budaya, tetapi juga harus memasukkan nilai edukasi.

Lokasi Kampung Wisata Kreatif di Bandung

Kota  Bandung  menjadi  salah  satu  kota yang diusulkan  oleh Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk masuk ke  dalam   jaringan   kota   kreatif  di  dunia  milik UNESCO. Pengakuan  dari  luar  negeri  terlihat dengan  terpilihnya  Kota  Bandung  sebagai Pilot Project Kota  Kreatif di Asia ketika diselenggarakannya pertemuan internasional  kota- kota berbasis ekonomi kreatif di  Yokohama, Jepang pada Juli 2007. Pemkot Bandung, menurut Ridwan Kamil, mendorong pembangunan Kampung Kreatif sesuai dengan julukan Kota Bandung sebagai Kota Kreatif. Selain itu, pembangunan Kampung Kreatif juga dalam mendorong terciptanya kampung yang penuh aktivitas seni budaya yang mendorong pada sektor perekonomian.

Berikut ini beberapa Kampung Kreatif yang ada di seputaran Bandung:

1. Kampung Kreatif Dago Pojok
Terletak di Jalan Dago Pojok, RW 03 Kelurahan Dago Kecamatan Coblong Kota Bandung. Kampung wisata yang digagas Rahmat Jabaril warga setempat, kini keberadayaan telah banyak memberikan innovasi terhadap warga di Kampung Kreatif Dago Pojok. Beberapa kerajinan yang giat digalakkan di sini adalah kerajinan pembuatan wayang, pembuatan alat musik bambu, pembuatan kertas tradisional dari pohon Saeh, dan juga keterampilan-keterampilan kontemporer, contohnya pembuatan perhiasan wanita dan kerajinan puzzle.

Adapun barudak (anak-anak kecil) di kampung ini, mereka biasa membuat dan memainkan mainan anak-anak tradisional Sunda. Di sini pun dikenal menjadi tempat kunjungan wisatawan asing serta wisatawan lokal dari kota lainnya. Untuk menginap, di sini disediakan homestay. Lihat video Kampung Kreatif Dago Pojok di sini.

2. Kampung Akustik Cicadas
Terletak di Jln. Cicadas Pasar II, RW 04,  Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul dahulunya dikenal sebagai sarangnya pengamen Bandung. Saat ini para pengamen tak sedikit yang telah berganti profesi. Keunikan kampung ini hampir keseluruhan warganya pandai memetik gitar. Berbagai kesenian tradisional pun biasa dipentaskan di sini dengan mengambil tempat ruang terbuka. Kampung Kreatif Akustik Cicadas memiliki MCK ramah lingkungan yang dinamai MCK Hijau. Kampung ini dilengkapi dengan rumah kreatif sebagai tempat pendidikan informal bagi warga, terutama anak.

3. Kampung Kreatif PasundanKampung kreatif ini berada di tengah Kota Bandung, yakni di Jalan Balonggede. Kampung kreatif ini adalah tempat masyarakat berkreativitas dengan adanya pelatihan tari-tarian, seni rupa, seni musik, seni peran (teater), dan lainnya.

4. Kampung Belekok
Lokasinya di Rancabayawak RT 02 RW 02, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage. Nama Kampung Blekok ini berhubuangan dengan banyaknya burung blekok yang berkembang biak di sini. Burung belekok alias araeola speciosa merupakan burung yang berkembang biak di daerah tropis. Ciri burung ini berkaki panjang dan berleher jenjang.

Bulan Agustus - September adalah waktu terbaik untuk melihat kawanan ragam burung, dimana di kampung tersebut menjadi tempat imigrasi burung se-Asia. Jumlah populasi burung  sekitar 1.027 ekor. Kawasan sekitar 600 meter persegi di Kampung Rancabayawak, Gedebage ini mendapat perlindungan Peraturan Daerah Kota Bandung No 11 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan Kota Bandung.

5. Kampung Kreatif Leuwi Anyar (Kampung Langitan)
Kampung Kreatif Leuwi Anyar dikenal dengan Kampung "Langitan" terletak di Jalan Leuwi Anyar, Kel. Situsaeur, Kec. Bojongloa Kidul Bandung. Kawasan ini berjuluk Kampung Langitan, karena tembok di gang dan rumah warga dihiasi mural bergambar langit dan awan. Sejak Juli 2012, warga di tiga RT yaitu RT 2,3, dan 4 RW 4 bergotong royong mengecat tembok. Kampung Kreatif Leuwi Anyar diresmikan pada Minggu, 21 Oktober 2012 dengan mengangkat tiga program unggulan yang diusung di daerah tersebut yakni: potensi ekonomi, kesenian, dan kreativitas yang dimiliki warga sekitar.

6.  Kampung Kreatif Cicukang, Jatayu
Terletak di pinggir rel kereta api, tepatnya kampung Cicukang. Di kampung ini terdapat beragam kreativitas. Kreativitas yang dimiliki di antaranya pertunjukan instrumen musik dapur, wayang seng, marawis, tari jaipong, dan pertunjukan teater. Kampung ini pun dikenal dengan karya lukisan mural yang dibuat oleh warga setempat.

7. Kampung Kreatif ECO Bambu Cipaku
Education Cipaku Oase (ECO) Barisan Muda Bandung Utara berada di kawasan Cipaku Indah, Jln. Dr. Setiabudhi/Ledeng Bandung (seberang Kampus UPI). Arah masuknya persis berada di belokan Kampus UPI.  ECO Bambu Cipaku merupakan salah satu wahana rekreasi yang tidak hanya menyuguhkan beragam hiburan dari kesenian, namun juga memberikan edukasi. Di sini, pengunjung bisa melihat beragam permainan zaman dahulu atau pembuatan salah satu alat musik tradisional yakni angklung.

Kampung kreatif lainnya di di Bandung salah satunya kawasan Bandung Kulon. Di Kecamatan Bandung Kulon terdapat sentra industri kain (Cigondewah), Kampung Tahu (Cibuntu), Kampung Tauge dan Kampung Boneka (Blok Sayuran). Kampung-kampung di Bandung Kulon tersebut menjadi target titik pengembangan wisata kreatif. Tempat lainnya yang akan dikembangkan menjadi kampung wisata kreatif terdapat di kawasan: Kampung Situs (Kecamatan Bandung Kidul), Kampung Batik (Cibeunying Kaler), Kampung Peuyeum (Mandala Jati), dan Kampung Boneka (Sukajadi/Cidadap).